<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324</id><updated>2012-02-15T19:21:55.320+07:00</updated><category term='penonton kecewa uang tidak kembali'/><category term='Kuliah'/><category term='Survival Report'/><category term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><category term='ini bukan tentang friendster'/><category term='hanya ingin menulis sesuatu setelah sekian lama'/><category term='wtf did you just read'/><category term='Scribble'/><title type='text'>Kandang Mikochin</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>86</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-6787474355147172834</id><published>2012-02-15T19:21:00.000+07:00</published><updated>2012-02-15T19:21:55.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Scribble'/><title type='text'>Rumput Tetangga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;.... kelihatan lebih hijau dan segar. Mungkin memang lebih hijau dan segar. Mungkin itu merupakan rumput keturunan yang bagus, disilangkan dari rumput jenis ini dan itu, sehingga menciptakan rumput jenis baru yang kelihatan jauh lebih istimewa dari rumput-rumput lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Termasuk rumput di halaman rumah saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kusam saja, hampir tidak berwarna. Kadang-kadang kering, dan terasa gatal ketika di pijak. Bahkan bunga-bunga tidak mau tumbuh diantara rerumputan tidak berharga ini--mungkin hanya gulma.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab itu saya lebih senang dengan rumput tetangga. Mengagumi kesegaran dan hijaunya, ikut membantu membersihkan gulma ketika musimnya tiba, serta ikut mengingatkan sang tetangga kapan rumputnya harus dipotong dan dibersihkan. Ikut memuji-mujinya saat ia kelihatan cantik dari balik pagar ke jalan raya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejujurnya saya iri pada tetangga. Kenapa rumputnya istimewa? Kenapa rumput itu bukan milik saya saja? Rumput saya jelek dan tidak membuat bangga. Lebih sering saya menjadikannya lelucon diantara teman-teman saat saya kehabisan bahan untuk bercanda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu hari ini saya iseng menatap hamparan rumput di halaman rumah saya yang lama tidak diperhatikan. Ia kelihatan semakin jelek, apalagi semenjak beberapa hari ini saya hanya peduli pada rerumputan di sebelahnya. Tidak bisa dibandingkan. Untuk apa lagi saya sirami dan saya pelihara, toh ia akan tetap jelek, seperti aslinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rumput tetangga selalu disiram setiap hari. Dibersihkan, diberi pupuk. Pemiliknya juga selalu cinta dan memuji-mujinya setiap hari. Apakah itu rahasianya kelihatan begitu indah dan cantik?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya rumput halaman saya juga cantik, mungkin. Saya sudah lupa. Saya terbutakan kekecewaan ketika rumput halaman saya tidak tumbuh sebagus yang saya inginkan. Lalu ia saya lupakan, dan perlahan-lahan tanpa sadar telah saya buang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wajar jika ia menjadi semakin jelek. Wajar jika ia tidak bisa dibanggakan. Saya tidak pernah berusaha berbuat apa-apa, menyirami, memberi pupuk, membersihkan, apapun. Ia cuma tumbuh seperti biasa di sana, sudah syukur tidak langsung mati kekeringan, atau apa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin sudah seharusnya saya berhenti mengagung-agungkan rumput tetangga. Sampai kapanpun ia tidak akan bisa menjadi milik saya. Rumput halaman saya sendiri butuh disirami, dipelihara. Tidak akan jadi secantik rumput tetangga memang, tapi saya bisa berusaha. Setidaknya ia tidak lagi memalukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setidaknya ia terselamatkan dari keringnya kematian.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-6787474355147172834?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/6787474355147172834/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/02/rumput-tetangga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6787474355147172834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6787474355147172834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/02/rumput-tetangga.html' title='Rumput Tetangga'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4192850667740383006</id><published>2012-02-08T22:22:00.000+07:00</published><updated>2012-02-08T23:35:14.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Scribble'/><title type='text'>Segitiga Tak Bersudut</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mataku melirik ragu-ragu, lalu mencoba menangkap tatapan matanya. Lirih aku mengucapkan kalimat-kalimat yang kini hampir tidak ada maknanya lagi karena terlalu sering diucapkan, seperti mantra.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Takut-takut aku memperhatikan reaksinya. Dia bertahan dalam hening. Cukup lama hingga membuat mataku kering karena takut untuk sekedar sekali berkedip.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya ia menghela napas. "Oh, begitu." Dan beberapa kalimat-kalimat lainnya yang sudah tidak fokus kudengarkan. Aku sudah cukup lega ia tidak mengamuk ataupun mengeluarkan reaksi brutal lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kubiarkan ia bercerita. Melontarkan alasan-alasan bijak, pun kulihat ia berusaha tampak tegar. Aku merasa bersalah, sedikit, namun bagaimanapun aku sudah terlalu kebal untuk terlarut dalam simpati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika ia akhirnya selesai, aku hanya berusaha secepatnya berlalu. "Sudah ditunggu Arina," alasanku. Tidak bohong, meski sama sekali bukan alasan yang utama. Aku tidak mau menatap wajah sendunya, dipaksa dibayang-bayangi cap penjahat tanpa perasaan yang semena-mena.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Lagi?" tanya Arina. Retoris sebenarnya, karena aku bisa melihat salah satu sudut bibirnya terangkat; menertawakanku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kamu sudah tahu peraturannya," jawabku seadanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia mengangkat bahu. "Kupikir dengan yang kali ini akan berbeda. Sayangnya tidak."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hanya satu orang, Rin," jawabku enggan. Malas rasanya harus mengungkit-ungkit hal ini lagi. "Jika dengan dia, semuanya pasti berbeda. Sayangnya..."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"... sayangnya tujuh tahun berlalu dan dia masih belum menyadarinya?" Arina terkikik kecil di ujung kalimatnya. "Ini hal paling bodoh yang pernah dilakukan oleh orang secerdas kamu, Bel."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Bukan aku yang tidak menyadari apapun selama tujuh tahun," sahutku defensif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Tapi kamu menunggu tujuh tahun tanpa berbuat apa-apa! Ini bisa saja berlanjut menjadi sepuluh tahun penantian, dan kamu sudah terlanjur jadi perawan tua."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Aku nggak akan jadi perawan tua. Kalau dia pada akhirnya menikah dengan orang lain," aku mengucapkannya dengan pahit, "aku akan menikah dengan siapapun yang mau denganku. Berondong muda ganteng juga boleh, toh aku punya uang."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan selama itu... kamu nggak akan pernah bilang duluan?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menarik napas panjang. "Nggak."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Prinsip bodohmu itu, ya? Ini zaman modern, Bella, nggak ada gunanya juga kamu pertahankan prinsip itu, toh nggak bakal ada yang mengapresiasi. Tidak juga dia."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Terserahmu, wanita itu harus punya prinsip."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya Arina menutup perdebatan tidak penting kami dengan mengangkat bahu, tepat sebelum aku memasuki bangku pengemudi mobil, ketika ponselku berbunyi nyaring.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dari Ergi," bisikku panik. "Kamu yang bawa mobilnya deh," kataku sambil melemparkan kunci mobil ke tangan Arina, dan kamipun berpindah posisi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Halo?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Bella, aku dengar Ryan melamar kamu? Jadi, kalian resmi tunangan akhirnya?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Arina, yang mungkin mendengar isi percakapan telepon ini, cuma memutar bola mata sambil menjalankan kemudi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Mm... enggak, Gi."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Lagi?" Ia terdengar kaget. "Kenapa?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seandainya ia bisa kuberitahu, tetapi sayangnya mulut ini terkunci serapat-rapatnya. Dan kode kombinasinya ternyata cuma sebuah prinsip bodoh, yang kata Arina mungkin akan membuatku menyesal selama-lamanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4192850667740383006?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4192850667740383006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/02/segitiga-tak-bersudut.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4192850667740383006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4192850667740383006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/02/segitiga-tak-bersudut.html' title='Segitiga Tak Bersudut'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8670394015153686708</id><published>2012-01-30T22:59:00.000+07:00</published><updated>2012-01-31T23:02:47.835+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ini bukan tentang friendster'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wtf did you just read'/><title type='text'>Testimoni</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/400548_2631771029207_1103334519_32094070_819004830_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/400548_2631771029207_1103334519_32094070_819004830_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/424543_2628816675350_1103334519_32092474_1024590239_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/424543_2628816675350_1103334519_32092474_1024590239_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Saya ingat waktu itu sedang iseng memantau dashboard blogger, tetiba terbacalah sebuah post dari &lt;a href="http://bintangmerahmenari.blogspot.com/"&gt;Gilang&lt;/a&gt;&amp;nbsp;tentang testimonial teman sekelas, sebuah '&lt;a href="http://bintangmerahmenari.blogspot.com/2012/01/komunike-dari-situ-gunung-21-22-januari.html"&gt;komunike&lt;/a&gt;' (istilahnya beliau haha) yang tersisa dari perjalanan kami para makhluk-makhluk penghuni Core I3 ke Situ Gunung, Sukabumi. Mendadak merasa iri dan ingin juga mengabadikan testimoni untuk saya yang dicorat-coret di atas sebuah kaos kepanitiaan yang baru pernah dipakai sekali, maka inilah hasilnya:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ter-hot, lucu, sok imut, jarang ngomong.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pendiam, tapi aslinya lain. Sering ngelamun paskuliah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Lama eci ngelamun = lama saya makan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Awalnya pendiem, tapi rame juga kok..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Easy going banget, diem tapi bisa rame, kadangjayus, manis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kamu itu hot banget ci! Tapi cerewetnya koksering di dunia maya sih, haha.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Punya kepribadian yang dalam. Jago nulis,pengertian, cute. A lovable friend.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Leeemot... imutmut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Akhirnya bisa juga diajak maen :D&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Temen telat gue. Keliatannya ga sediempenampilannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keliatannya polos tapi ternyata aneh juga,hehe..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Update terus blog-nya. Hidup emang lebih menarikjika dilihat dari sisi yang beda...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;CALM&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sukses chi. Tambah dewasa aja! &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Echi unyuuu xD &amp;nbsp;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;©&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Cantik &lt;u&gt;kalo ga jutek.&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Eciii, mari kita jadi vegetarian!!! :D&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sepertinya pendiem, tapi blognya “waw”. Salut!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pertahankan jilbabmu &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dengan segudang buku yang kamu baca, kamu cukupsedikit berbicara untuk menjadi luar biasa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kalem!!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mana karya-karyanya, kok berhenti. Ayo terusinjangan pikirkan apa kata orang, pikirkan apa yang membuat kita “bahagia”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Echi kocak, lugu (bo’ong) :p&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jangan sering telat cik... semangat!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tetap jadi wanita yang feminim ya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Cewek ter-easy going. Lil bit freak but I likeyour style &lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;©&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tampang diem tapi rame juga.. sukses terus yaa..^_^&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Maaf ci, selama ini aku Cuma bercanda, semuayang lo denger dari gue itu gak bener =D&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Be yourself ya ^_^ chi, ayo &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kutunggu undanganmu 7 tahun lagi. Semoga menjadiwanita sakinah mawadah warahmah. Alhamdulillah amin!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;Kesimpulan yang saya dapat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;Hmm, ternyata di mata orang yang berbeda, kesan yang sampaikan juga berbeda-beda. Bipolar disorder saya belum sembuh benar ternyata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;Pelajaran yang bisa diambil?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;Saya mungkin harus bisa belajar lebih terbuka ke lebih banyak orang. Gak diem mengkerut melamun di kelas tapi heboh grasa grusu di dunia maya. Bahkan sampai ada yang bilang kalem dan feminim... luar biasa, terima kasih saya haturkan kepada Anda yang berhasil termakan pencitraan saya hahaha :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;Dan saya baru sadar, ternyata banyak juga yang baca blog saya... dipuji-puji pula. Aduh mak, saya jadi besar kepala. Hahaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;Intinya saya ingin berterimakasih sangat-sangat-sangat pada teman-teman yang telah menuliskan kesan dan pesannya di kaos butek ini. Terima kasih atas perjalanan dua harinya yang cukup berharga untuk dikenang sampai tua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-indent: -18pt;"&gt;Saya senang semesta menempatkan saya diantara kalian semua; saya senang menjadi bagian dari 'kita'. :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8670394015153686708?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8670394015153686708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/01/testimoni.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8670394015153686708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8670394015153686708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/01/testimoni.html' title='Testimoni'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5907123732384097573</id><published>2012-01-20T00:52:00.002+07:00</published><updated>2012-01-20T01:00:47.396+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Scribble'/><title type='text'>Aku Suka</title><content type='html'>"Bilang kamu benci."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengerutkan alis. Heran dengan sikapnya yang tiba-tiba aneh; menarik pergelangan tanganku dengan kasar, lalu melontarkan kata-kata yang juga tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa, sih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akhirnya melepaskan tanganku, perlahan, seakan-akan hendak meletakkan sebuah benda sangat berharga yang akan pecah karena sedikit saja hentakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mendadak aku merasa paham apa masalahnya. Aku teringat. Menghela napas, aku membalik badan, menatap matanya dalam-dalam, lalu menggumam perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku nggak benci."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak tampak puas. Memang tidak pernah. Matanya entah kenapa berkilat-kilat di bawah lampu taman yang temaram. Sekarang aku mulai ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Vin, aku sayang sama kamu. Sayang banget. Aku nggak akan bilang kalau aku benci sama kamu, ngerti, kan?" Rasanya seperti bicara kepada anak kecil yang masih TK dan berak di celana. Harus pelan-pelan, dengan gerak bibir yang maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh waktu yang lama hingga ia akhirnya berhenti mengerutkan alisnya dan mengangkat kedua ujung bibirnya. Senyum itu. Senyum yang membuatku tergila-gila, jatuh cinta kepadanya lagi dan lagi setiap kali aku terlupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku juga sayang sama kamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang bilang aku aneh. 'Kenapa dia?' saat memar di bagian atas lenganku mengintip dari ujung lengan baju. Belum lagi ketika aku belum sempat merapikan alis ketika guntingnya tidak sengaja terlempar dan memotong alisku beserta kulit daging disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana? Aku suka senyumnya. Aku suka memeluk punggungnya dari jok belakang motor balapnya. Aku suka menatapnya. Suka sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah hal itu yang terpenting? Aku pun, rasanya, sudah cukup bahagia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5907123732384097573?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5907123732384097573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/01/aku-suka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5907123732384097573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5907123732384097573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/01/aku-suka.html' title='Aku Suka'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1979161658786689384</id><published>2012-01-15T19:41:00.000+07:00</published><updated>2012-01-15T23:30:56.147+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penonton kecewa uang tidak kembali'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hanya ingin menulis sesuatu setelah sekian lama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Survival Report'/><title type='text'>Survival Report: Izinkan Saya Menikmati Kegilaan Ini</title><content type='html'>&lt;i&gt;If you care about someone's life more than yours, you either fall in love, or you live a fucked up life.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Relativitas waktu akhir-akhir sangat terasa di hidup saya. Tiga jam di dalam kelas terasa jauh lebih lama dibanding sepuluh jam berada di depan layar. Ah, bahkan dalam tiga jam yang seharusnya sangat singkat itu, sempat pula saya mencuri-curi celah untuk mengintip sejenak ke dunia maya, dan masih belum puas juga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Obsesi itu sebuah kegilaan. Mendadak kamu tidak peduli pada apapun di sekitar kamu. Mendadak senyum tiga detiknya lebih berharga daripada menikmati makan siang sehingga rela kelaparan sampai makan malam (atau bahkan keterusan sampai besok paginya). Kamar berantakan pun terasa baik-baik saja asal kamu masih bisa dengan nyaman mengawasi setiap gerak-geriknya dari balik batasan tipis antara kita dan dunia maya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ah, mungkin hanya saya saja yang menjadi gila.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Tumben kali ini bertahan lama. Biasanya sebulan dua bulan kamu udah bosan."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seandainya kali ini pun saya bisa bosan dalam sebulan dua bulan! Setengah menyesal, setengah bahagia. Saya menjawab setengah hati, "Sebelumnya itu fase pencarian. Untungnya kali ini, cinta sejatinya berhasil saya temukan."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Euwuh, cinta sejati. (Lagi-lagi) seandainya, semuanya bisa berhenti di fase 'jatuh cinta'. Tidak malah upgrade level menjadi obsesi sakit jiwa.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terima kasih telah menjadi obsesi saya. Terima kasih pula karena secara nggak langsung membuat hidup saya berantakan. Dan terima kasih yang paling tulus karena telah membuat saya menemukan kegilaan ini; saya benar-benar menikmatinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1979161658786689384?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1979161658786689384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/01/survival-report-izinkan-saya-menikmati.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1979161658786689384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1979161658786689384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2012/01/survival-report-izinkan-saya-menikmati.html' title='Survival Report: Izinkan Saya Menikmati Kegilaan Ini'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-260540639527541135</id><published>2011-10-06T00:30:00.005+07:00</published><updated>2011-10-09T02:28:23.310+07:00</updated><title type='text'>Klise; Tambah Usia ≠ Tambah Dewasa</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya termasuk orang yang takut menjadi tua. Oke, nggak sebanyak takut (&lt;i&gt;lebih tepatnya jijik, geli, serangan rasa mual tiba-tiba)&lt;/i&gt; akan makhluk bernama kecoa, tapi tetap saja. Rasa takut itu—jadi tua, bukan kecoa—adalah salah satu alasan terbesar saya cenderung suka sok imut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Sok imut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Tolong jangan hakimi saya dulu. Maksudnya bukan saya berusaha keliatan kayak bocah usia 6 tahun dengan pita di mana-mana dan suara cadel dibuat-buat yang bikin pendengarnya sariawan. Yah, mm, kadang-kadang, mungkin, yaaa tahulah, saat alam bawah sadar memegang kendali fungsi tubuh atau efek samping akibat saya kebanyakan menonton drama Asia yang mana tokoh wanitanya bertingkah laku minimal 7 tahun lebih muda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Nah, definisi sok imut yang &lt;s&gt;lebih sering&lt;/s&gt;&amp;nbsp;saya lakukan ini tepatnya yaitu mengaku-ngaku minimal 1 tahun lebih muda dengan mata berkedip-kedip dan berbinar-binar kemilau. Terima kasih pada orang-orang di sekitar saya yang sudah membangun mental sok imut pada diri saya dengan mengatakan bahwa kelihatan lebih muda dari usia saya sebenarnya—ya, lihatlah bapak-bapak ibu-ibu kakak-kakak dan adik-adik, lihat akibatnya, sekarang saya menyombongkan diri di blog sepi rendah mutu tentang keimutan saya yang setelah dipikir-pikir belum jelas valid tidaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Omong-omong soal validitas, beberapa waktu yang lalu saya pergi ke bank sendirian untuk mengganti buku tabungan serta meminta nomor TAN baru untuk aktivitas net banking. Demi kesan dewasa yang sesuai dengan imej perbankan, maka saya pun memilih mengenakan &lt;i&gt;wedges&lt;/i&gt; 7 cm kesayangan dan kacamata (sebenarnya saya berhenti pake softlense karena terlalu malas untuk repot). Namun apa yang terjadi, saya malah menerima pertanyaan tak senonoh dari customer service, “Jadi, Dik Desy masih sekolah, ya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Ya, sejujurnya saya senang dibilang masih kecil. Saya senang dibilang tampak lebih muda. Saya senang saat adik kelas saya mengira saya satu angkatan dengan mereka atau dengan seenaknya memanggil saya tanpa embel-embel ‘Kak’ (sebenarnya karena saya yang suruh, soalnya ternyata dia lebih tua satu bulan). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Kenapa oh kenapa?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Simpel saja. Saya tidak cantik dan aset terbesar saya adalah tampak imut. HAHAHA. Bercanda.... oke, setengah bercanda. Setengahnya lagi adalah karena:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;... saya takut tidak cukup dewasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Terlepas dari kontroversi imut atau tidak ini, saya punya banyak sifat kekanakan, bahkan tanpa menyertakan tindakan-tindakan di definisi sok imut di awal. Egois, manja, mau menang sendiri, keras kepala, bergantung pada orang lain, hobi merengek...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya takut meski usia saya bertambah namun sifat-sifat itu masih diam tak bergerak, seenak-enaknya bercokol pada diri saya yang keburu menjadi inang yang terlalu nyaman untuk ditinggal pergi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya takut hanya akan menjadi bocah yang selamanya terperangkap dalam tubuh yang terus bertumbuh menjadi tua. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya takut tidak mampu menghadapi dan dihakimi oleh dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Mengapa saya begitu senang bila dikatakan lebih muda?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Cukup jelas: supaya saya punya alasan, punya izin untuk tidak bersikap dewasa karena usia saya (seperti yang mereka kira) terlalu muda untuk harus menjadi bijak sesuai tuntutan usia. Atau bila melakukan hal bodoh yang tak semestinya, mereka cuma maklum dan tidak mempermasalahkan apa-apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Tapi pada akhirnya, saya toh memang tidak lebih muda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya tidak pernah ikut kelas akselerasi—bukan hanya karena program akselerasi tidak tersedia di sekolah manapun di kota asal saya saat itu, tapi karena kemampuan akademis saya rasanya juga tidak cukup memadai—tidak juga terlalu cepat memasuki bangku sekolah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya hanya gadis normal dengan usia normal, tidak terlalu muda, tidak pula terlalu tua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saat semua orang seusia saya menjadi dewasa, maka seharusnya saya pun juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Tahun ini saya akan berusia dua puluh tahun. Ya, saya anggap ini sesuatu yang besar karena dengan ini, saya akan mulai menyandang predikat ‘dewasa’ alih-alih remaja. &lt;i&gt;No more teenage dreams for me&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya was-was karena dari sederetan panjang daftar yang saya tulis untuk ‘hal-hal yang harus dilakukan sebelum berumur 20 tahun’, bahkan seperempatnya belum berhasil terlaksana. Namun, entah kenapa hal-hal tersebut terasa tidak penting lagi saat saya menyadari bahwa saya hanya butuh satu hal untuk bisa dicapai:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Seiring dengan bertambahnya usia, saya ingin bertambah dewasa dalam menyikapi segalanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;P.S. Omong-omong, tinggi badan saya kalau ditambah &lt;i&gt;wedges &lt;/i&gt;kira-kira 165 cm, dan walaupun sering dibilang kurus, tubuh saya proporsional loh ya. &lt;i&gt;(Teruntuk: my pseudo brothers yang sering bikin joke tentang badan saya. Bukannya saya peduli, sih. .... oke, sedikit.)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;P.P.S. Rentang tahun lahir &lt;i&gt;angkatan saya&lt;/i&gt; di kampus adalah dari 1989 – 1994. Yak, nggak heran saya frustasi pengen kelihatan muda. Saya cuma anak tengah di tahun 1991. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-260540639527541135?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/260540639527541135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/10/klise-tambah-usia-tambah-dewasa.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/260540639527541135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/260540639527541135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/10/klise-tambah-usia-tambah-dewasa.html' title='Klise; Tambah Usia ≠ Tambah Dewasa'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7719189105515128934</id><published>2011-05-21T02:32:00.003+07:00</published><updated>2011-05-21T04:01:32.801+07:00</updated><title type='text'>Pengakuan Seorang Anorexia—Cuma Bercanda</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya paling nggak suka kalau dibilang gendut. Titik. Nggak peduli bahwa orang lain meyakinkan saya kalau saya sama sekali nggak gendut, tapi selama masih ada satu orang yang bilang saya gendut, saya akan sangat sensitif dengan yang namanya berat badan dan bakalan mogok makan semingguan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apa saya pernah bilang di blog ini kalau saya vegetarian? Kalau belum, berarti saya bilang sekarang: ya, saya seorang vegetarian. Sebenarnya sih masih semi-vegetarian karena susah buat meyakinkan orang-orang tentang pilihan hidup menjadi seorang vegetarian: kalo saya beli makan di warteg terus cuma pake lauk sayur-sayuran, pasti saya dikira anak kosan kere gara-gara nggak makan pake ayam. Selain karena pengen lebih langsing, saya juga pengen lebih sehat berhubung saya selalu ketakutan mendengar penyakit-penyakit serem kayak stroke atau diabetes atau apa yang penyebab utamanya adalah pola makan yang nggak sehat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Oke, sejujurnya menurut saya orang yang ngatain saya gendut itu gila karena BMI saya 18,4 dan itu masih dalam kategori &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;underweight&lt;/i&gt;. Tapi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;normal weight &lt;/i&gt;&amp;nbsp;itu 18,5 dan saya nggak mau jadi orang normal, sebelum ini BMI saya selalu di bawah angka 18 &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;L&lt;/span&gt; Kalo saya kurus-tinggi-langsing, siapa tahu waktu saya ke Korea, saya ditawarin buat jadi anggota &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;girlband &lt;/i&gt;baru atau gantiin personel SNSD atau apa. Yang penting kan punya badan langsing dulu, kalau soal tampang mah gampang, tinggal oplas dan jengjengjeng kalian semua akan memutar video saya dan anggota &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;girlband&lt;/i&gt; saya berulang-ulang sebelum tidur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang saya takutkan dari perasaan nggak-suka-jadi-gendut-ini (selain omelan teman-teman saya karena ketidaktahudirian saya yang sok gendut) adalah jangan-jangan saya mengidap anoreksia nervosa? Saya beberapa kali cuma makan sekali sehari gara-gara insiden dibilang gendut itu dan sama sekali nggak berselera dengan cemilan-cemilan macam cokelat putih dan Oreo yang semula sangat saya sukai. Saya juga sering membiarkan diri saya menikmati rasa lapar dan mengatasinya cuma dengan minum air putih—karena katanya bisa bikin kulit tambah putih. Kalau dipikir-pikir, ya, saya waktu itu kayak orang gila. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya takut jadi gendut, ya. Saya, yang jarang makan ayam dan tidak pernah makan daging, bahkan cuma makan bagian putihnya di telor ceplok karena saya tahu kuning telor banyak lemak jenuhnya. Saya minum teh hijau daripada teh melati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tapi saya suka es krim. Saya suka Oreo, saya suka Toblerone dan Silverqueen White. Saya suka mie instan dan saya suka gorengan pinggir jalan yang banyak minyak-minyaknya itu. Dan saya paling suka kerupuk, suka sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://25.media.tumblr.com/tumblr_kwtrqoeYJW1qztggxo1_500.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="197" src="http://25.media.tumblr.com/tumblr_kwtrqoeYJW1qztggxo1_500.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jadi saya berpikir, saya jadi kurus buat apa, buat siapa? Artis Korea bukan, cowok tidak punya. Mama saya malah terus-terusan bilang kalau saya terlalu kurus, mungkin baru berhenti waktu berat saya menembus angka 85 dan saya butuh kain seprei untuk dijahitkan menjadi baju baru. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lagipula teman-teman saya yang baik itu, yang mungkin karena saking kesalnya karena saya selalu bersikap seolah-olah jadi wanita paling gendut sedunia, pada akhirnya akan bilang: “Badan kamu udah bagus kok, Des, mau jadi lebih kurus apalagi coba.” Lalu cuping hidung saya akan mengembang dan bibir tersungging bahagia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jelas, saya bukan pengidap anoreksia. Mana ada seorang anoreksik yang sadar dirinya anoreksia dan mengumumkannya secara terbuka? Lagipula setelah efek dibilang-gendut usai saya pasti langsung habis-habisan balas dendam makan semua makanan yang saya suka tanpa pikir panjang. Sehat atau tidak sehat, menu vegetarian ataupun bukan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada akhirnya, saya tahu bahwa saya cukup mencintai diri saya sendiri apa adanya. Bukan mengeluh panjang lebar tentang kenapa saya tidak cukup kurus, padahal saya tahu bahwa seperti halnya terlalu gendut, terlalu kurus juga bisa sangat berbahaya untuk kesehatan. Begitu pula saya tidak akan menyalahkan diri saya yang kurus—atau saya lebih senang kalau kita sebut langsing saja—karena saya yakin begitu banyak wanita di luar sana yang rela membayar mahal untuk bisa mendapatkan tubuh seperti yang saya punya. Saya mungkin kesulitan dalam mencari pakaian kuliah yang ukurannya pas dengan saya (karena seragam saya yang ukuran S saja masih gedombrongan kemana-mana) dan dengan lapang dada menerima bahwa jaket almamater tidak bisa kelihatan pas kalau saya pakai. Tapi saya juga senang masih bisa memakai kaos-kaos oblong yang saya punya sejak kelas 3 SMP, juga terhindar dari memakai pakaian-pakaian ketat yang memamerkan aurat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yah, intinya, seperti kata-kata bijak yang sudah sering kita dengar bersama: kalau saya sendiri tidak bisa menerima dan mencintai diri saya apa adanya, bagaimana orang lain bisa melakukannya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7719189105515128934?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7719189105515128934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/05/pengakuan-seorang-anorexiacuma-bercanda.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7719189105515128934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7719189105515128934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/05/pengakuan-seorang-anorexiacuma-bercanda.html' title='Pengakuan Seorang Anorexia—Cuma Bercanda'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5299801573518153260</id><published>2011-05-15T22:51:00.002+07:00</published><updated>2011-05-20T13:38:55.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#10 Sayang, Kamu Tidak Tahu</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Tidak, Sayang, kamu tentu tidak tahu, bahwa kata-kataku yang tajam selama ini jauh dari kesan yang kautangkap tentangku. Begitu pula tentang tatapan jahatku. Wajahku yang tanpa senyum. Usahaku untuk berusaha berada paling dekat sejauh lima meter darimu. Atau apapun itu, yang kau pikir kulakukan padamu, karena aku merasakan hal tertentu terhadapmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Kamu pasti sudah sering mendengar kalimat bijak tentang jangan menilai sesuatu dari penampilan luarnya saja. Awalnya, kupikir aku sudah berhasil melakukannya padamu. Aku tidak tertipu, tidak terpukau oleh penampilan luarmu semata seperti gadis-gadis muda hilang akal yang langsung berjatuhan di sisimu saat kau lewat atau apa. Kita sudah sama-sama dewasa; sepertimu yang&amp;nbsp; tidak tertarik kepada gadis-gadis muda yang malang itu, tidak pula aku tertarik padamu sebagai penyebab mengapa gadis-gadis itu bersikap seperti kebanyakan menghirup lem. Aku menilaimu sejak kita pertama bertemu, langsung menyimpulkan di detik mata kita pertama kali beradu: aku tidak akan tertarik kepadamu hanya karena wajahmu terpampang di sampul majalah wanita favoritku bulan lalu dan tinggi badanmu membuatmu tidak cukup melewati pintu masuk ruang kantorku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Sayang, ternyata semesta jauh lebih luas dari yang pernah kubayangkan di masa kecil dahulu. Begitu banyak kemungkinan yang terhampar luas tepat di bawah hidungku—terlalu dekat untuk diabaikan, namun cukup jauh untukku menyadari kenyataan-kenyataan apa saja yang ia coba paparkan. Sebagai satu contoh kecil, sebutlah... kamu. Aku tidak tahu kita akan sering bertemu. Aku tidak pernah tahu kita punya minat dan kesukaan yang sama. Aku tidak menyangka bahwa ternyata kita punya begitu banyak bahan cerita untuk diobrolkan berdua, baik yang harus mengerutkan kening berpikir atau melengkungkan punggung tertawa. Dan satu hal paling penting, kemungkinan yang tidak pernah kubayangkan ketika di hari itu kita pertama kali berjumpa: kesimpulanku telah salah dan ternyata akulah yang menilai sesuatu hanya dari penampakan luarnya saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Rasanya bodoh sekali saat menyadari bahwa aku begitu naif. Aku berusaha untuk tidak tertipu oleh seindah apapun penampilan luar sesuatu hingga malah mengabaikan bahwa sesuatu itu juga berkemungkinan sama indahnya di dalam. Seperti kamu, Sayang, persis seperti kamu. Entah kenapa tiba-tiba aku teringat gadis-gadis yang menatapmu kagum dari balik gelas jus jeruk mereka saat kita makan siang bersama. Apa sikapku akan berubah tolol seperti itu, saat kusadari bahwa aku mungkin telah, katakanlah, jatuh cinta padamu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Pada akhirnya, aku tidak melakukannya. Entah aku harus bersyukur bahagia atau menangis menyesalinya, aku pun bingung. Percayalah, aku hanya terdiam saja saat itu; saat sahabatku mengatakan bahwa ia pun jatuh cinta padamu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Ah, cinta, apa itu? Sejenak kurasa aku tahu, namun pengertian dangkal yang kutahu itu pun akhirnya dikaburkan oleh pernyataan sahabatku. Karena kamu tinggi dan tampan? Karena kamu mapan dan punya rumah di kawasan elit? Kalau itu semua alasannya, maka kalian sesuai. Sahabatku langsing dan cantik. Peluang karir bagus dan tinggal di apartemen mewah di salah satu pusat kota. Apa yang kurang, Sayang? Tidak ada. Maka aku pun menyingkir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Berterimakasihlah kepadaku yang memberikan peluang yang sangat bagus ini padamu, Sayang, bukannya menyia-nyiakannya dengan berusaha mengejarku kembali. Tidak ada yang salah denganmu, atau denganku. Tidak juga orang lain, termasuk sahabatku tersayang. Seperti yang kutuliskan di awal, semua perlakuanku padamu yang mungkin agak berubah bukanlah karena aku memiliki perasaan tertentu padamu. Bukan lagi cinta dan jauh pula dari benci. Sebaliknya, aku melakukannya supaya aku tidak memiliki perasaan tertentu padamu. Tidak mengerti? Ah, begitu pun aku, pada awalnya. Namun kamu akan terbiasa, Sayang, satu hal itu aku tahu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Lihatlah sekarang, dirimu dan dirinya. Syukurlah usahaku tidak sia-sia. Kulihat matamu, matanya. Kalau sekarang, berada di dekatmu sedekat satu meter pun tidak mengapa lagi, kurasa. Seutuhnya diriku sudah digantikan olehnya, tidak ada aku, tidak ada kita, tidak ada semesta. Hanya kamu, dia, dan sisanya lenyap entah kemana, membuatku kembali nyaman berada di antara kalian tanpa takut merusak apa-apa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Sayang, satu hal yang juga tidak kamu tahu, ternyata memang benar cinta yang sempat kurasakan waktu itu. Cinta jugalah yang kurasakan sekarang, padamu, masih kepadamu. Tetapi tenang saja, meski tidak pernah terucapkan, namun aku telah berjanji tidak akan pernah sekalipun berusaha merusak hubungan kalian. Aku mencintaimu, namun aku juga mencintai sahabatku. Aku mencintai kalian berdua bersama dan betapa aku benar-benar tulus mengharapkan pernikahan kalian ini akan bertahan selama-lamanya serta kalian dikaruniai anak-anak menakjubkan yang mungkin salah satunya akan kalian beri nama sama denganku, siapa tahu. Aku tidak mengharapkan apa-apa, tidak pernah, namun kali ini aku ingin memohon satu hal padamu: izinkan aku untuk terus mencintaimu. Hingga kamu menikah dengan sahabatku sekarang, sampai saat kamu beranak cucu, atau bahkan jauh lebih lama lagi daripada itu, aku akan tetap mencintaimu. Hanya kamu, hanya kamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Tetapi biarlah saat ini, besok, bahkan selamanya, kamu tetap tidak tahu, Sayang, kamu tidak perlu.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5299801573518153260?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5299801573518153260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/05/10-sayang-kamu-tidak-tahu.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5299801573518153260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5299801573518153260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/05/10-sayang-kamu-tidak-tahu.html' title='#10 Sayang, Kamu Tidak Tahu'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-6456952604513651200</id><published>2011-03-27T01:15:00.005+07:00</published><updated>2011-03-27T18:37:20.701+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#9 Benci</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_PuPPSOWdxes/SaOrD1BgjII/AAAAAAAAAB0/Xxzm19FlfGY/s320/LOVE+WATER.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_PuPPSOWdxes/SaOrD1BgjII/AAAAAAAAAB0/Xxzm19FlfGY/s320/LOVE+WATER.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari awal, aku tahu dia membenciku. Aku tahu dari cara dia menatapku dan berharap semoga aku tidak berada di sana di sampingnya. Aku tahu dari cara dia berbicara padaku, setiap kata yang diucapkannya jelas mengusirku untuk pergi jauh-jauh darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku tidak terlalu tahu alasannya membenciku. Entahlah, aku memang bukan orang yang mudah disukai, tapi kurasa aku juga bukan orang yang segampang itu untuk dibenci. Yang kutahu pasti adalah aku membencinya, karena ia membenciku. Aku hanya berusaha membuat supaya perasaan kami seimbang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Padahal sejujurnya, dia bukan orang yang mudah dibenci. Apalagi olehku. Tidak dengan mata besarnya yang mendongak menatapku pagi ini saat aku membangunkannya yang tertidur dalam tendanya yang nyaman.&amp;nbsp;Tidak pula dengan tawanya yang terdengar paling keras saat aku mulai menceritakan lelucon di tengah lingkaran api unggun.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, terkadang kurasa ia tidak benar-benar membenciku. Kami bisa mengobrol panjang lebar, lama dan panjang—sebagian besar diisi dengan saling sindir, ejekan, dan bentakan—tapi aku tidak bisa bilang itu tidak menyenangkan. Malah sebenarnya, sangat melegakan. Kami hidup di lingkungan dengan tekanan tinggi, di mana semua orang berusaha menjilat dengan kata-kata manis yang  membuat perut mual. Bertemu dengan seseorang yang mampu menyindirmu dan mengatakan keburukan-keburukanmu ditengah serbuan pujian dan sanjungan berlebihan kurasa bahkan bisa digolongkan sebagai suatu kebahagiaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ya, baiklah aku mengaku. Sebenarnya, aku menyukainya. Aku hanya berpura-pura membencinya karena dia terlihat membenciku. Aku hanya tidak mau tampak menyedihkan karena menyukai seseorang yang menyatakan benci padaku secara terbuka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, bagaimanapun, aku memang tetap menyedihkan. Ia terlihat sangat cantik dengan jaket tebal dan syal yang melilit di leher, matanya tampak semakin bulat dan besar di tengah kegelapan malam. Aku ingin memeluknya saat kulihat ia menggosok-gosokkan kedua telapak tangannya agar tetap hangat. Aku ingin menahannya di sampingku sepanjang perjalanan, berada dalam jangkauan tanganku, agar aku bisa selalu melindunginya apapun yang akan terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya hubunganku dan dia hanya sebatas benci. Kami hanya bisa saling bertukar kalimat-kalimat teriakan bernada tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Seandainya ada kesempatan, aku ingin mengatakan padanya. Kurasa ia tidak akan percaya, sebagaimana ia selalu membantah dan membalik setiap kata yang kuucapkan padanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Namun aku akan tetap akan mengatakannya. Supaya akhirnya ia tahu bahwa apa yang ada di dalam sini, selama ini, sama sekali bukan rasa benci.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-6456952604513651200?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/6456952604513651200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/9-benci.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6456952604513651200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6456952604513651200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/9-benci.html' title='#9 Benci'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PuPPSOWdxes/SaOrD1BgjII/AAAAAAAAAB0/Xxzm19FlfGY/s72-c/LOVE+WATER.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2230748215219206670</id><published>2011-03-13T22:11:00.003+07:00</published><updated>2011-03-13T23:21:15.606+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#8 Coba Saja Percaya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Matanya berkilau di bawah sinar lampu senter yang kusorotkan padanya. Segera ia menutupi wajahnya dengan tangan, memperdengarkan dengungan protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau ini kenapa, sih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melipat tangan di dada, senter kumatikan dan kuselipkan di bawah ketiak. Dia masih belum juga menangkap ekspresi di wajahku, kukira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hei, jawab aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau yang harusnya jawab aku!" teriakku akhirnya. "Kita terjebak di tengah hutan, kehilangan tiga orang anggota tim, dan kau malah sibuk mencari kunang-kunang. Apa kau sudah gila? Kau pikir malam ini kita akan tidur di mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gampang," ucapnya. Tiba-tiba ia merengkuh bahuku, mendekapku di dadanya, dan mengistirahatkan wajahnya di sisi leherku. "Kita akan tidur berpelukan di sini supaya tetap hangat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menamparnya, sekuat tenaga yang hanya kusisakan untuk berteriak seperti orang gila. "Kau pikir sekarang waktu yang tepat untuk bercanda? Demi Tuhan, kita sedang di tengah hutan, Ryan! Bisa saja seekor ular, atau harimau, atau binatang buas lain yang bahkan tidak pernah kau bayangkan datang menyergap saat kau sedang tidur!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu, kau ingin aku untuk apa?"Ia memegangi sisi wajahnya yang mungkin memerah terkena tamparanku. "Berteriak-teriak seperti orang gila seperti yang kau lakukan sekarang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, jadi sekarang kau mengejekku? Setidaknya aku berusaha menyadarkanmu untuk melakukan sesuatu! Dan apa yang kau lakukan? Mencari kunang-kunang? Kita bukan sedang dalam jurit malam perkemahan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku mencoba untuk tetap tenang," ucapnya. "Percayalah padaku, ketenangan adalah hal yang paling kita butuhkan saat ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ia benar. Mungkin kami memang harus tetap tenang dan memikirkan baik-baik langkah selanjutnya. Aku menarik napas panjang. "Maafkan aku. Aku... kau tahu, aku benar-benar panik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan takut. Aku memeluk lenganku erat, angin malam yang berhembus membuatku menggigil di balik jaket tipis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada yang bisa kita lakukan di malam gelap seperti ini. Tidak ada penerangan, tidak ada api, tidak ada penunjuk jalan. Lebih baik kita beristirahat di sini dan menunggu pagi datang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi--"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ssst, Diana, dengarkan aku. Kali ini saja, tolong dengar dan percaya padaku." Ia menatapku dalam gelap, matanya yang tajam seolah menghujam tepat ke dalam diriku. "Kita akan baik-baik saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menarik lenganku, menyeretku lembut, dan mendudukkanku bersamanya, bersandar di sebuah pohon besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba percaya padaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena angin malam, atau matanya yang menatapnya tajam, atau genggaman hangatnya di lenganku, aku hanya diam dan menurut. Tak bersuara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama, tidak ada binatang buas di hutan ini. Termasuk binatang buas yang mungkin tidak pernah kubayangkan sebelumnya." Oh, dia menyindirku. "Mungkin ada beberapa serangga aneh, dan beberapa ular, tentu saja, tapi aku akan berusaha sebisa mungkin menjaga agar mereka tidak mendekati kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengangguk, tanpa sadar berusaha mendekatkan wajahku ke bahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kedua, tenanglah dan beristirahat. Siapkan tenaga untuk petualangan kita di esok hari. Pastikan tubuhmu cukup kuat karena kurasa besok akan menjadi hari yang sangat, sangat... panjang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mm-hmm." Aku mulai merasa sangat lelah dan mengantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketiga, kita akan tidur bersisian agar tetap hangat. Tentu saja kau boleh memelukku kalau kau mau." Ia menambahkan dengan cengiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengus, tapi entah kenapa malah merapatkan sisi tubuhku padanya, dan menyandarkan wajahku di bahunya. "Baiklah. Sudah semua?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tertawa. "Anehnya, kali ini kau diam saja tanpa membantah omonganku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku kan sedang panik. Lagipula kau sendiri yang menyuruhku untuk diam dan percaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gantian ia yang terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah, selamat tidur," kataku akhirnya. Menguap. Rasanya ingin melingkarkan tanganku ke tubuhnya, tapi aku terlalu gengsi. Hubunganku dengan Ryan selama ini tidak begitu bagus, penuh pertengkaran dan segala macamnya. Kalau aku memeluknya sama saja dengan mengakui kekalahanku terhadapnya. Uh, tidak usah, ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm?" Mataku sudah terpejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku serius tidak apa-apa kalau kau mau memelukku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajahku pasti memerah sekarang, untunglah sekarang sedang gelap. Seolah-olah ia bisa membaca pikiranku saja. "Mm..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku suka padamu dari dulu, lho."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini mau tidak mau mataku terbuka lebar. Apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diam dan percaya saja, Diana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, ia yang merengkuh tubuhku, meletakkan wajahnya yang dingin di kepalaku. Dapat kurasakan hembusan napasnya meniup pelan rambutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku percaya."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2230748215219206670?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2230748215219206670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/8-coba-saja-percaya.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2230748215219206670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2230748215219206670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/8-coba-saja-percaya.html' title='#8 Coba Saja Percaya'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7033251207889904609</id><published>2011-03-07T11:07:00.001+07:00</published><updated>2011-03-07T11:09:48.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#7 Tanpa Kata</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Kata selamat tinggal sama sekali bukan kata-kata yang kuharapkan keluar dari mulut seorang Willy padaku. Namun, itulah yang dia katakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Air mataku tertahan. Mataku kering. Aku bahkan tidak bisa bersuara untuk membuatnya mengubah pikirannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;Kenapa? &lt;/i&gt;Aku meringis, tapi kata itu tercekat, tersangkut di tenggorokan. Willy menangis, menatapku, ia sepertinya juga tidak menginginkan perpisahan ini, tetapi kenapa ia tetap melakukannya?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Aku mencintaimu, Lin. Sangat. Hatiku hancur jika harus meninggalkan kamu begitu saja. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa, Lin, tidak ada.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Aku tidak bisa menatapnya. Isakannya membuatku merasa tersayat-sayat. Sakit, sangat sakit.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Tapi ini tidak adil buatmu, Lin, tidak adil bila aku memaksamu untuk terus bertahan bila kamu sendiri sudah tidak kuat. Kamu sudah terlalu lama menderita, Lin, aku tidak bisa terus bersamamu hanya untuk melihatmu terus tersakiti.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;Menderita? Tersakiti? Apa maksudnya semua itu? Aku mencintaimu, Willy! &lt;/i&gt;Kuteriakkan kalimat-kalimat itu dalam benakku, berhenti mencoba mengutarakannya lewat mulut. Aku berusaha meraih tangan Willy, mencoba menggenggam kepalan tangannya, membuatnya merasakan keyakinanku bahwa aku begitu mencintainya—tapi ia menghindar, menarik tangannya jauh dariku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Kalau aku ingin pergi, silahkan pergi, Lin. Aku... kurasa aku akan bisa melepasmu. Mungkin akan sedikit—bukan, sangat—sakit pada awalnya... tapi aku pasti akan baik-baik saja.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;Aku tidak ingin pergi, Wil, aku ingin di sini, aku ingin bersama kamu. Tidak bisakah kita bersama selamanya seperti janjimu dahulu?&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Willy melangkah keluar, pergi. Rasanya separuh diriku sudah pergi bersamanya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Separuhnya lagi, tertinggal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Lalu kusadari, sekelilingku putih. Kamar rumah sakit. Selang-selang di sekujur tubuh. Bunyi mesin penanda detak jantung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Apa aku bisa hidup hanya dengan separuh bagian diriku? Sementara Willy membawanya pergi tanpa pernah akan mengembalikannya?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Aku tidak pernah tahu kekuatan itu datang dari mana. Aku bahkan tidak pernah membayangkan aku akan melakukannya. Namun, begitu saja, saat aku akhirnya mampu membuka mataku dengan jelas dan tanganku mampu untuk digerakkan—meski sangat lemah—satu-satunya hal yang ingin kulakukan adalah mencabut paksa masker oksigen yang terpasang di wajahku. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Lepas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sesak, dan mendadak semuanya menggelap.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Satu-satunya yang kusesalkan adalah aku tidak sempat menyaksikan ekspresi Willy saat ia  mendapati bahwa aku benar-benar pergi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7033251207889904609?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7033251207889904609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/7-tanpa-kata_07.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7033251207889904609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7033251207889904609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/7-tanpa-kata_07.html' title='#7 Tanpa Kata'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-3327728334570288586</id><published>2011-03-06T04:52:00.006+07:00</published><updated>2011-03-06T06:31:52.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#6 Sakura</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awal Maret dan sekarang sudah memasuki musim semi. Udara mulai menghangat; aku mulai pergi ke sekolah tanpa syal rajutan melilit di leher, namun pohon-pohon sakura masih belum berbunga. Ada satu barisan pohon-pohon sakura yang selalu kulewati di setiap perjalanan menuju dan kembali dari sekolah, dan aku selalu mendongak, menunggu kapan kuncup-kuncup yang mulai tumbuh itu mekar, dan lepas berhamburan seperti badai salju ketika tertiup angin. Aku tidak pernah melihat langsung sakura mekar sebelum ini. Pertama kali aku datang ke negara ini beberapa bulan lalu, musim panas sedang terik-teriknya dan aku melewatkan musim semi beserta sakuranya. Kali ini aku tidak akan melewatkannya, karena aku benar-benar menyukai sakura.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sekolahku terletak di kota sebelah, sehingga untuk sampai aku harus naik kereta melewati dua stasiun, dan berjalan kira-kira satu kilometer dari stasiun tempatku turun. Sebuah sekolah swasta juga terletak tidak jauh dari sekolahku, yang murid-muridnya berangkat ke sekolah dengan mobil mewah dan mengenakan seragam blazer hitam mereka yang elegan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Aku selalu iri pada mereka, bukan karena sekolah mereka yang mewah atau kehidupan kelas atas yang mereka jalani, tetapi kudengar mereka memiliki satu pohon sakura yang mekar sepanjang musim, termasuk musim dingin, di taman dalam sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pagi ini cerah, satu jam sebelum bel masuk sekolah berbunyi aku sudah sampai di stasiun tujuan. Aku melangkah pelan keluar stasiun, mengira-ngira apakah hari ini pohon-pohon sakura itu mulai mekar dengan indah... lalu aku tidak tahu apa yang terjadi berikutnya, tiba-tiba aku sudah tersungkur ke trotoar dengan lutut menghantam keras paving block, dan tas jinjingku terlempar jauh ke depan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Aaaah!" teriakku refleks. Bukan saat jatuh, tapi saat melipat lututku yang ternyata lecet dan berdarah. Kepalaku pusing; aku selalu lemah saat melihat darah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Maaf, maaf... kamu tidak apa-apa?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kalau saja tas jinjing itu berada di dekatku, aku mungkin aku akan menghantam kepala orang yang menabrakku sekuat-kuatnya. Karena tidak, aku hanya menjawab ketus, "Aku berdarah."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ia mengangsurkan sapu tangannya, lalu merogoh tasnya dan mengeluarkan seplester band-aid. "Sekali lagi, maaf."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sambil bersungut-sungut aku berdiri, cukup susah karena kakiku masih nyeri, dan meraih tasku beberapa meter di depan. Saat itu aku sadar, orang yang menabrakku ternyata murid SMA swasta tetangga. Aku memperhatikannya dari atas ke bawah: seragamnya yang terlihat mahal, sepedanya yang juga tampak mewah, dan sapu tangannya yang kupegang juga jelas-jelas bermerek terkenal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Ya, tidak apa-apa." Aku luluh. Bukannya apa-apa, selama ini kupikir murid-murid SMA swasta itu adalah tipe-tipe remaja sombong yang seumur hidup tidak akan pergi keluar tanpa mobil-mobil berkaca gelap milik mereka. Pikiranku mungkin sempit, tapi memang itulah satu-satunya kesan yang dapat kutangkap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Kamu murid SMA Senzoku? Ayo kuantar ke sana."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Tapi arah sekolahmu berlawanan."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Tidak apa-apa, aku memang sengaja bersepeda untuk menikmati sakura di sana."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Aku terkejut. Menatap matanya yang terlapisi kacamata, yang lagi-lagi, bermerek mahal. Apa anak laki-laki ini serius?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Kamu suka sakura?" Aku memancing. "Bukannya di sekolahmu terdapat sakura abadi?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ia tersenyum, hampir-hampir tertawa. "Tidak, tidak ada sakura abadi. Cuma pohon sakura imitasi yang di pajang di gerbang taman. Lagipula kalaupun sakura seperti itu ada di sekolah, aku tetap akan melihat sakura yang satu ini. Sesuatu akan terasa lebih menyenangkan saat kita menanti-nantikan kedatangannya, bukan?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Angin yang lembut meniup rambut sebahuku, membuatnya melambai mengikuti arah angin. Sesuatu mendarat di wajahku. Lembut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Kelopak sakura," desisku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kami berpandangan. Hari ini, sakura-sakura itu mulai bermekaran. Kami melintasi jalanan berpagar pohon-pohon sakura itu sambil memandang berkeliling pada kelopak-kelopak bunga yang mekar dengan indah. Aku menghirup napas dalam-dalam, menyesap aroma sakura masuk jauh ke dalam paru-paruku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Kamu suka sakura, ya?" tanyanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Aku tersadar bahwa masih ada anak laki-laki ini di sampingku. Aneh rasanya, tapi sekarang entah kenapa dia terlihat berkilau, seperti sakura. "Ya, aku benar-benar suka sakura. Ini pengalaman pertamaku bertemu dengannya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wajahnya memerah entah karena apa, lalu dia menanyakan namaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Oh, iya, perkenalkan, namaku Amanda." Seperti biasa, orang-orang tampak heran saat mendengar namaku. "Siapa namamu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Sakuragi Tsuyoshi."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Aku tersenyum, melupakan lututku yang berdarah, rokku yang kotor, kulit tanganku yang terkelupas... aku benar-benar menyukai Sakura.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-3327728334570288586?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/3327728334570288586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/6-sakura.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3327728334570288586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3327728334570288586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/03/6-sakura.html' title='#6 Sakura'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7147972618518386532</id><published>2011-02-26T21:44:00.008+07:00</published><updated>2011-02-28T23:06:29.349+07:00</updated><title type='text'>Kisah Malam Minggu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Sejak saya selalu *uhuk*jomblo*uhuk* maka malam minggu saya jelas tidak pernah dilewati dengan tradisi apel mengapel atau kencan-kencan ga jelas bersama sang pacar. Saya selalu menikmatinya dengan berbagai cara lain, yang hampir selalu berakhir, mmm, tragis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;b&gt;Kisah Satu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;UAS&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;hampir&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;berakhir, dan &lt;i&gt;take home exam&lt;/i&gt; merengek minta dikerjakan tadi pagi (&lt;i&gt;thanks to procrastination for once again ruining my life)&lt;/i&gt;, menyebabkan saya nggak bisa datang rapat penting tadi pagi. Merasa ga enak, saya pun mengajukan usul pada sang teman untuk mengerjakan proposal di sabtu malam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Awalnya, semua terasa biasa-biasa saja, tidak ada firasat buruk, atau primbon khusus seperti kedutan di bawah mata atau alis atau apapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Saya santai-santai setelah selesai mengumpulkan ujian saya ke email sang ketua kelas. Online, cekakak cekikik membaca blog saya sendiri (ya, saya menertawakan kekonyolan sendiri, seperti orang bodoh) dan menunda-nunda mandi. Tau-tau hari sudah berganti malam, dan saya teringat akan janji kepada teman untuk mengerjakan proposal. Itupun setelah dia meminta izin makan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;seolah-olah saya bos&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;karena capek menunggu saya yang datangnya kelamaan. Akhirnya satu jam setelah sms izin makan itu, saya berangkat menuju kosan sang teman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Sampai di kontrakan teman, yang merangkap basecamp klub yang saya ikuti di kampus, dan biasanya selalu ramai oleh anak-anak klub. Kali ini cukup sepi, cukup wajar, mengingat anak-anak akuntansi yang sudah selesai oleh ujian mereka&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;ya, &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;saya tau, dunia tidak pernah adil kepada anak pajak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Firasat saya masih belum muncul saat seorang senior memberi tahu bahwa teman yang saya cari sedang pergi keluar.  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Karena saya udah terlanjur dateng, saya jadi malas balik lagi, hingga saya memutuskan menungg&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;u. Beberapa menit setelah saya duduk di atas sofa, senior yang tadi bicara dengan saya pergi, membawa seluruh penghuni yang semula ada di EC House (dan belakangan saya ketahui mereka pergi ke PIM, blah). Baca: saya ditinggal sendirian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Saya baik-baik saja, menunggu dengan santai di atas sofa, sambil chatting dengan junior saya lewat henpon. Anehnya, dia terlalu mengkhawatirkan saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;K=Kei, S=Saya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;K: Kak, punya temen yang kosannya deket situ gak?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;S: Ada sih, Kei, emang kenapa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;K: Mending minta temenin, daripada ntar kakak ditemenin sama...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;S: Jangan nakut-nakutin deh Kei,  tadi saya berani-berani aja, kok, bener deh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;K: Iya, tapi anak ECHo sendiri kok yang cerita kalo....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya memberanikan diri, menunggu salah satu senior penghuni kosan pulang, sambil menelpon teman yang kosannya tepat di depan ECHo. Ga diangkat. Sial sekali nasib saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika akhirnya senior itu datang, dan saya sudah berada di luar pagar untuk pulang menuju kosan, saya akhirnya berani b&lt;/span&gt;erkata,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Kak, tadi aku dengar kayak suara teriakan loh dari dalam rumah."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sambil berjalan pulang, saya memikirkan kata-kata saya pada senior tadi. Sejujurnya, suara teriakan itu benar-benar ada. Campuran antara suara teriakan anak kecil dan wanita dewasa&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;gabungan keduanya yang menghasilkan suara aneh yang sejujurnya membuat saya merinding. Saat duduk di sofa, saya memang merasakan tiupan-tiupan angin dingin dikarenakan pintu yang terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Untunglah saat berada di sana saya lebih sibuk ketakutan akan serangan kecoa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kisah Dua&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini mungkin malam minggu paling tragis saya entah sejak kapan. Terjadi dua minggu lalu, malam minggu terakhir sebelum uas hari pertama dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya stres. Teman-teman saya yang pintar dan rajin entah kenapa sudah mulai belajar padahal uas hari pertama baru dimulai hari rabu. Saya memutuskan untuk pelesir sebentar, mengasingkan diri sendirian... lalu teringat kalau saat itu malam minggu. Malam minggu? Cewek jalan sendirian? &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; "&gt;Bukannya melepas stres, yang ada mungkin saya malah jadi depresi gara-gara terlalu banyak dikasihani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Akhirnya ditemani dengan seorang junior saya, &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://http//www.facebook.com/dwiindah.astuti"&gt;Dwi&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt; saya memutuskan menjelajahi ibukota di suatu malam minggu yang cerah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Perjalanan pertama dimulai dengan.... saya ke kosan Dwi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rencananya kami akan menyusul teman yang lain yang udah duluan ke BP (Bintaro Plaza, red) tapi ternyata mereka udah mau pulang dan akan ke Harmonyong, eh, Harmony. Patut diketahui Harmony adalah nama sebuah swalayan kebanggaan milik mahasiswa kampus kami dikarenakan letaknya yang dekat dengan kos-kosan dan harganya yang lumayan miring.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kita udah capek-capek dandan dan ujung-ujungnya ke Harmony? Oh, please. Pun pergi ke BP. Mall yang paling dekat dengan kampus kami, yang rasanya udah  nggak ada harganya lagi sampe-sampe saya sering pergi ke sana dengan sendal jepit seharga 15ribu dua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kami toh mahasiswi dengan (sok) selera tinggi, hingga akhirnya memutuskan pergi ke Gandaria City, naik bis Trans Bintaro terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sampai di shelter bus trans, bus terakhir jam setengah tujuh dan saat itu jam delapan. Saya rasanya pengen lompat ke jalanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Terombang-ambing antara makan di D'Cost, yang letaknya cuma beberapa meter dari shelter bus, atau kekeuh  ke Gancit. Ego yang menang, maka seperti orang tolol, saya dan Dwi menganginkan diri alias menunggu taksi di pinggir jalan bintaro jaya yang cukup ramai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pengalaman saya, mencari taksi kosong di malam minggu rasanya sama dengan kemungkinan saya mau makan udang goreng tepung. Kecil sekali. Angkot berkali-kali lewat tapi saya dan Dwi berkali-kali menggeleng angkuh. Kami mau taksi. Kami mau taksiiiiiiiii! *brb ngitung uang di dompet*&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sampai akhirnya, disaat kejenuhan menunggu taksi memuncak, kami menyerah dan memutuskan untuk naik angkot saja ke sektor 9, lalu makan di McD. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi seperti karma, angkot tidak ada yang lewat. Cuma mobil-mobil, dan kemudian, kami menahan napas, segerombolan cowok-cowok alay dengan pakaian hitam-hitam dan aksesoris rantai, dan rambut lepek tapi dipaksa berdirikan dengan lem uhu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketakutan, kami bergerak menjauh, dengan bodoh, searah dengan rombongan itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Cewek, ceweeek.."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Suit, suiitttt!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Wah, tasnya bagus!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rasanya saya pengen mengeluarkan kemampuan lari sprint seratus meter saya untuk kabur dari tempat itu, tapi tidak  mungkin meninggalkan dwi sendirian dan dilahap binatang buas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kami bersabar, ketakutan, sampai rombongan itu lewat dengan gaya alaynya; saya doakan mereka tersandung batu trotoar, biji buah mangga, atau apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya lega, benar-benar lega, dan begitu satu angkot pada akhirnya mendekat, kami dengan brutal langsung merangsek masuk. Di dalam angkot, cuma ada seorang ibu-ibu bertampang sendu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya tidak merasakan pertanda, cuma sibuk bertukar cerita dengan dwi betapa takutnya kami di beberapa menit tadi itu, sampai... angkotnya berbelok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya membelalak, Dwi memukul lengan saya. Seharusnya angkot menuju sektor 9 cuma perlu lurus saja mengikuti jalan utama. Kenapa ini belok? Kenapa? Kenapaaaa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Memberanikan diri, saya bertanya pada supir angkot, takut kami tersesat meski Dwi berkeras bahwa angkot ini mengikuti jalur ke gandaria.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Pak, ini angkotnya ke arah mana, ya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Oh, ini ke Ciputat, Neng."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ciputat, sodara-sodara, CIPUTAT. Saya dari bintaro dan akan ke Ciputat dengan angkot suram ini. Buru-buru saya dan dwi menggedor-gedor keras atap angkot minta diberhentikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di pinggir jalan menuju Ciputat. Saya dan Dwi terombang ambing menyusur jalan, dikagetkan dan digodain cowok-cowok menyeramkan, untuk akhirnya sampai kembali ke jalan utam, naik angkot &lt;i&gt;lagi&lt;/i&gt;. Agak trauma, kami memperhatikan benar-benar nomor angkot yang tertera, baru memberanikan diri naik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sesampainya di Mc D, kehabisan tempat di lantai bawah, terpaksa naik ke lantai dua yang isinya orang pacaran semua. Saya dan Dwi keliatan kayak lesbian yang menderita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Malam berlangsung panjang, kami bercerita, mengingat kekonyolan yang terjadi di malam itu, dan dengan jujur mengatakan bahwa sebenarnya dari tadi pengen nangis. Setelah dari Mc D kami menyantap banana split di Bintaro 9 Walk, baru memutuskan pulang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jam tangan Dwi menunjukkan pukul setengah sebelas malam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Gerbang kalimongso masih buka, kan?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pemukiman tempat kosan kami berada memiliki gerbang yang menghubungkan antara kampus dan jalan gang, dan gerbang itu ditutup tengah malam. Dwi yakin kalo gerbang ditutup jam dua belas malam sehingga kami santai saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sesampainya di depan gerbang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pagar tertutup, penuh kawat berduri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya dan Dwi bertukar tatapan ingin nangis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Mutar aja mbak lewat gerbang PJMI..." kata mas-mas yang juga terjebak gara-gara gerbang terkunci ini. Gerbang PJMI cukup jauh kalo harus memutar, dan kami sudah terlalu lelah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Ga mas, kita mau manjat aja."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dan akhirnya, seperti superhero perempuan ataupun gadis-gadis pemeran utama di film horor, dengan macho kami memanjat pagar berduri itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sepanjang malam yang tersisa, setelah sampai dengan selamat di kosan kami masing-masing, kami sibuk mengulang cerita itu di setiap jejaring sosial yang kami punya, facebook, twitter... yang mengundang rasa penasaran teman saya yang tadi pergi ke Harmony.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Memangnya kalian ke mana? Berdua doang?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Iya. Ceritanya panjaaaaaaang, sekali &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1123467109"&gt;Za&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya pikir, dia akan ikut tertawa, atau apa, tapi ternyata, ini yang kami dapat:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"S&lt;/span&gt;egalau apapun kalian, jangan pernah jalan malam mingguan tanpa teman cowok. Paling gak kalian ada yang jaga. Jangan sampe terulang lagi."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya benar-benar terharu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seenggaknya pengalaman malam minggu petaka itu berhasil membawa saya pada sebuah kesimpulan: meskipun di sini, di ibukota yang keras ini, dan saya hanya sendiri tanpa punya keluarga kandung yang dapat dijadikan tempat bernaung, toh saya punya mereka. Pseudofamily yang selalu ada di saat saya membutuhkan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dan saya akan merasa bahwa saya tidak lagi sendirian, dan saya akan baik-baik saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7147972618518386532?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7147972618518386532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/kisah-malam-minggu.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7147972618518386532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7147972618518386532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/kisah-malam-minggu.html' title='Kisah Malam Minggu'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7253894524829206750</id><published>2011-02-12T10:31:00.004+07:00</published><updated>2011-02-28T23:10:15.111+07:00</updated><title type='text'>Ngalor-Ngidul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ewH_4GbekZg/TVYARC48hII/AAAAAAAAAFE/H8epurvjbZc/s1600/saya%2Bcinta%2Buas%2Bcopy.jpg"&gt;&lt;img style="text-align: justify;float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 320px; height: 251px; " src="http://1.bp.blogspot.com/-ewH_4GbekZg/TVYARC48hII/AAAAAAAAAFE/H8epurvjbZc/s320/saya%2Bcinta%2Buas%2Bcopy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572641881751061634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini rehat dulu menulis flash fictionnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alasannya? Bisa tolong lihat gambar di sebelah kiri?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yak, dapat poinnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benar sekali, sodara-sodara, minggu depan kampus kami tercinta akan menyelenggarakan event terbesar semester ini; event yang akan melibatkan banyak sekali fotokopian kertas kisi-kisi, desas-desus bocoran soal, bercangkir-cangkir kopi dan status fb atau twitter yang menyatakan kestressan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;UAS semester ganjil, dimulai pada tanggal, mmm, berapa ya, saya malas ngecek kalender? Oh, iya, tanggal 16 Februari 2011, jatuh pada hari Rabu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa UAS kami terlambat sekali. Sebenarnya.... saya juga tidak tahu. Kalau masih penasaran juga, tanya pada bagian sekretariat yang mengurus tentang aturan dilarang-injak-rumput dan dilarang-nyebur-kolam-kalian-bisa-di-DO, itu adalah bidang mereka. Sepertinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Omong-omong, saya nggak pengen ngomongin soal uas di sini. Saya cuma mau ngomongin tentang kuliah saya, berhubung di postingan tahun 2009 dan 2010, saya sama sekali tidak sempat cerita -___-&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Okeh. Jadi saya sekarang kuliah di Jakarta. Dan saya sama sekali nggak punya keluarga di Jakarta. Atau sekitarnya. Atau, mm, se-Pulau Jawa. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu, waktu kuliah tingkat pertama dan waktu senggang di akhir minggu sedang banyak-banyaknya, teman-teman saya selalu pelesir ke tempat saudaranya. Entah om, tante, kakek, nenek, abang, siapapun... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya? Saya cuma ngiler.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;S=Saya, T=Teman&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Mau kemana?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Oh, mau ke tempat saudara di Cibubur. Kamu nggak pergi ke tempat saudara?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Pengen sih, tapi gimana ya, Om SBY lagi sibuk...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: *tewas*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi gapapa sih, seenggaknya saya jadi lebih mandiri. Mandi sendiri. Makan sendiri. Tidur sendiri. Kayak bujangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oh ya, dulu waktu angkatan saya masih jadi tingkat satu, keberadaan makhluk berjenis kelamin cewek itu minim sekali. Alhasil saya sukses jadi minoritas yang bener-bener minor: cewek, berasal dari kota nun jauh di pulau seberang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sukses, saya sering diinterogasi oleh orang-orang. Dan kadang-kadang, beberapa sesi tanya-jawab itu benar-benar bikin jengkel.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;masih sama, S=Saya, T=Teman&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;-yang ini geografinya parah-&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Jadi, kamu asalnya dari mana, Des?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Pontianak. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Eh itu, di Sulawesi, kan ya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: *tewas*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;-yang ini udah hampir bener, kasi nilai setengah lah-&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Kamu asalnya dari mana?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Pontianak..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Oh, Pontianak itu, Kalimantan Timur, ya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: *kejang-kejang*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;-yang ini ngeselin, tapi jenis ini yang paling-paling-paling banyak saya temui-&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Kamu asalnya dari mana?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Pontianak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Oh... Pontianak itu Kalimantan mana? (&lt;i&gt;pinter dia, ga nebak sembarangan)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Kalimantan Barat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;T: Ooh. Terus, berarti kamu rumahnya di dalem hutan dong ya? Kalo dari rumah ke sekolah kira-kira berapa lama?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: *ambil mandau* *lempar*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada apa dengan mahasiswa-mahasiswa jaman sekarang? Saya jelas-jelas tinggal di ibukota provinsi, salah satu dalam 10 ibukota provinsi dengan UMR tertinggi, nggak mungkin saya seenak-enaknya tinggal di rumah pohon dan mesti nyebrang sungai penuh buaya kuning cuma demi sampai ke sekolah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu, pas awal-awal masuk ditanyain satu per satu asalnya dari mana oleh dosen tercinta. Nah, ada dosen yang senang membahas satu per satu daerah mahasiswanya. Pas bagianku:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dari Pontianak? Hmm, saya dulu pernah ke Pontianak. Enak rasanya jalan-jalan sore di pinggir sungai menikmati pemandangan... Tapi hati-hati kalau jalan-jalan pake motor..."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Memangnya kenapa, Pak?" tanya teman sekelas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kalian bisa nggak konsen, soalnya di pinggiran sungai, penuh orang mandi...."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Otomatis satu kelas langsung noleh ke arah saya dengan tatapan penuh arti. Sial. Saya pernah bilang rumah saya di dekat sungai, soalnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi menjadi minoritas di antara mayoritas jelas membangkitkan jiwa kedaerahan saya. Saya malu jadi orang Kalimantan? Tidak sama sekali. Meski di kelas roaming bahasa jawa, saya cuma duduk diam mendengarkan dengan tampang anak imbisil. Nggak apa-apa, suatu saat saya pasti bisa bahasa jawa, dapat jodoh orang jawa (kalo yang ini kalo bisa nggak deh, haha), dan penempatan di daerah jawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang-kadang ada teman yang mengerti kondisi saya. Jadi setelah perbincangan yang alot dengan bahasa jawa, dimana kata yang saya tangkap cuma &lt;i&gt;ojo, ono, saiki&lt;/i&gt;, dan sisanya blur seperti kaset rusak, dia akan datang menerjemahkan ke dalam bahasa indonesia. Kalau perbincangan awalnya adalah humor, setelah diterjemahkan, malah nggak lucu lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka roaming bahasa jawa, saya kadang-kadang roaming bahasa daerah saya. Tepatnya, dipaksa roaming karena mereka penasaran bagaimana sih bahasa daerah saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya cuma bilang, karena saya di kota, saya nggak punya bahasa daerah. *duileee&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi yang dipunyai cuma logat atau aksen melayu aja. Saya bilang aja kayak di Upin Ipin, bedanya di tempat saya pake bahasa Indonesia, bukan Malaysia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka menghargai saya kok. Meski pada awal-awal kuliah saya merasa agak kagok, dimana teman-teman cowok yang orang jawa lebih senang bicara dengan cewek-cewek yang bisa bahasa jawa juga. Dari 5 orang cewek di kelasku waktu tingkat satu, yang bukan orang jawa cuma saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal mamaku orang jawa. Mm, setengah jawa sih, setengahnya lagi padang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Haah pokoknya, saya tau hal positif yang bisa disimpulkan dari pendapat mereka tentang orang Kalimantan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Orang Kalimantan putih-putih, ya?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya langsung brb luluran.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7253894524829206750?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7253894524829206750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/ngalor-ngidul.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7253894524829206750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7253894524829206750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/ngalor-ngidul.html' title='Ngalor-Ngidul'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ewH_4GbekZg/TVYARC48hII/AAAAAAAAAFE/H8epurvjbZc/s72-c/saya%2Bcinta%2Buas%2Bcopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1692927417151934689</id><published>2011-02-11T21:34:00.005+07:00</published><updated>2011-02-11T21:57:41.078+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#5 Aku Rindu</title><content type='html'>&lt;div&gt;Rasanya sudah bertahun-tahun kita tidak bertemu meski aku sadar sebenarnya kita baru melewatkan beberapa minggu. Aku rindu. Rindu yang teramat dalam; aku butuh kamu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada yang tidak sama setiap kali aku membuka mata di pagi hari. Tidak ada pelukanmu, tidak ada aromamu, tidak ada sapaanmu, tidak ada kamu, tidak ada semangatku.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak ada geliat kecil yang terasa di tempat tidur saat kamu bangun dari tidurmu sepanjang malam. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak ada yang  hangat saat aku merasa kedinginan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini aku menghabiskan sarapanku sendirian, tidak ada kamu, tidak ada yang membantuku menghabiskan segelas susu dan potongan kuning telur yang tidak kusukai.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat aku lelah setelah seharian menghabiskan berjam-jam duduk di depan komputer kantor, tidak ada kamu yang menyambutku di depan pintu, memanggilku mesra dan mengajak makan bersama. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak ada kamu yang setia menemaniku menghabiskan malam menonton serial Korea yang membutuhkan banyak-banyak tisu untuk menghapus air mataku. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak ada kamu yang tidur di pangkuanku saat mulai bosan diam di depan televisi, menungguiku bosan dengan alur cerita berliku itu lalu hingga aku menguap mengantuk dan beranjak ke kamar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat aku akan tidur, aku tidak bisa mendengar deru napasmu yang sudah duluan terlelap. Lagu Nina Bobo ku hilang; aku insomnia sejak saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena itu aku berpikir... aku akan mencari penggantimu. Maafkan aku, bukannya aku tidak mencintaimu, tetapi rasanya terlalu berat untukku menjalani hari-hari selamanya sendirian seperti ini. Mengingatkanku akan kamu, dan itu membunuhku.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan tenang saja, aku tidak akan melupakanmu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kamu tahu petak bunga lili di taman kecil kita? Ya... tempat di mana aku menguburmu. Indah sekali, dengan bunga-bunga lili putih yang mekar, bunga kesukaanku.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setiap aku melihat petak itu, aku akan selalu mengingatmu. Mengingat hari-hari yang telah kita lalui bersama, hari-hari berharga yang sayang sekali terlalu sebentar bagiku. Namun bagimu, 7 tahun jelas waktu yang sangat lama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hari ini aku akan pergi ke PetShop ditemani salah seorang teman kantorku. Pria tinggi divisi sebelah yang dulu pernah kuceritakan padamu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya, kuharap kamu tidak marah, tapi sudah kuputuskan hari ini aku akan mendapatkan penggantimu... maafkan aku.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Istirahatlah yang tenang di sana, Meowth. Aku akan selalu, selalu, selalu, mencintaimu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1692927417151934689?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1692927417151934689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/5-aku-rindu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1692927417151934689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1692927417151934689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/5-aku-rindu.html' title='#5 Aku Rindu'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7762734868581135275</id><published>2011-02-09T20:31:00.005+07:00</published><updated>2011-02-09T21:19:41.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#4 Sebuah Percakapan di Layar</title><content type='html'>Sebuah percakapan di layar. Aku dan Chris, teman mayaku.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Hei apa kabar?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Yah, tidak terlalu baik, beberapa hal terjadi di sekolah."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Oh ya? Hal-hal seperti apa? Coba ceritakan kepadaku."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Mm, mungkin ceritaku agak aneh. Mungkin kamu ingat aku pernah cerita sebelumnya, bahwa di sekolahku, kami dibagi menjadi beberapa kelas-kelas khusus untuk anak-anak dengan minat tertentu. Nah, aku salah satu yang bergabung di kelas musik. Di kelas musik ini, terdiri dari bermacam-macam orang, dengan minat dan genre musik yang berbeda-beda, tapi semuanya masih mencakup dalam genre-genre yang disetujui oleh pembimbing. Namun seperti yang kamu tahu, tidak semua anak sependapat dengan ini, karena kelas musik merupakan kelas minat dengan peminat yang paling banyak, jadi ada beberapa genre yang tidak mencakup dalam bahasan yang di bahas di kelas musik."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Sampai saat ini belum ada yang aneh."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Memang belum... Jadi selanjutnya, mereka lebih senang melakukan kegiatan musik mereka sendiri, terlepas dari kelas musik yang sebenarnya. Agak aneh memang, dan beberapa merasa terganggu."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Kamu terganggu?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Terganggu? Tidak juga, kurasa. Mereka cuma melakukan hal-hal yang mereka mau, aneh memang, tapi tidak mengganggu aktivitas kelas musik yang biasa. Mm, kulanjutkan. Jadi mereka--yang  berbeda--melanjutkan kegiatan mereka seperti biasa, namun beberapa anak yang terganggu mendatangi mereka yang berbeda...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;... dan merobek-robek partitur yang sudah berminggu-minggu mereka kerjakan untuk proyek akhir semester."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"..."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Untuk apa mereka melakukannya? Aku juga bingung. Maksudku, itu kan bukan urusan mereka. Toh guru pembimbing juga tidak pernah protes dengan kegiatan mereka-yang-berbeda lakukan. Dan yang membuatku tidak habis pikir, mereka, yang terganggu, beramai-ramai mengusir mereka yang berbeda keluar dari kelas. Ya ampun, kurasa itu sangat berlebihan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Iya kan, Ren?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"..."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Ren?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Sebenarnya Chris, kamu belum menanyakan kabarku tadi. Dan kalau kamu bertanya, mungkin aku akan menjawab, aku tidak terlalu baik-baik saja."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Maafkan aku... Ren? Sebenarnya apa yang terjadi?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Tidak, tidak ada hubungan secara langsung denganku, sebenarnya, tapi ya, ini jelas menjadi perhatianku..."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Maksudmu?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Kamu mungkin akan aneh mendengar cerita ini, ceritaku... tapi kamu harus percaya. Cerita ini mirip, ah, tidak, bahkan sama persis dengan cerita yang barusan kamu ceritakan padaku. Hanya saja... dalam skala yang lebih besar."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Aku tidak mengerti."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Ceritaku menyangkut hal-hal yang lebih besar, Chris; negara, kepercayaan, dan... nyawa manusia."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Malam semakin larut. Lampu modem masih terus berkedip-kedip. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aku masih asyik bercerita pada Chris tentang keanehan bangsaku tercinta.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7762734868581135275?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7762734868581135275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/sebuah-percakapan-di-layar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7762734868581135275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7762734868581135275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/02/sebuah-percakapan-di-layar.html' title='#4 Sebuah Percakapan di Layar'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7152068247201370525</id><published>2011-01-22T23:15:00.004+07:00</published><updated>2011-01-23T00:12:12.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#3 Kolam Ikan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Kamu percaya?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Suatu pagi di akhir pekan. Aku dan Mini, berdua di pinggiran kolam ikan di halaman rumah nenek, menatap kecipak koi-koi yang memperebutkan makanan mereka yang kami lempar sembarang ke tengah kolam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Percaya apa?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Kalau malam, mungkin sekitar jam dua belas tengah malam, ada wanita berambut panjang yang menghampiri kolam ini dan memberi makan ikan-ikan.”&lt;/p&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/TTsIs05S2nI/AAAAAAAAAE4/xSHyPX6SF6k/s200/ff%2B3.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 130px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565051330752600690" /&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Oh ya? Aku baru pertama kali dengar cerita itu. Itu sungguhan?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Aku tidak tahu. Kurasa... ya.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mini berhenti melemparkan makanan ikan, berbalik, dan duduk di batu pinggiran kolam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Wanita itu... bukan manusia? Maksudku, bukan Tante Ima yang rambutnya memang agak panjang?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Bukan. Kalau manusia... ia nggak akan keluar tengah malam hanya untuk memberi makan ikan.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Aku tidak mengerti arah pembicaraan ini. Ya, Mini kadang senang bicara yang aneh-aneh, tapi baru pertama kali kudengar cerita yang menyerempet tentang makhluk gaib seperti ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Lalu, kamu takut? Kamu takut sama wanita yang memberi makan ikan itu?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mini terdiam. “Aku nggak takut sama dia.. Aku cuma takut dia mengambil rambutku.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Rambutmu? Untuk apa?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Untuk makanan ikan.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Untuk sesaat aku terdiam, lalu tertawa hingga bungkusan makanan ikan yang kupegang berhamburan masuk ke dalam kolam. “Tapi Mini,” aku mencoba bicara disela tawa, “ikan kan nggak makan rambut!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mini berbalik menatapku, berkacak pinggang. Wajahnya tidak senang. “Tapi wanita itu mengambil rambutku! Aku tahu!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Oh, ya? Kalau begitu kenapa dia nggak mengambil rambutku juga?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;“Karena rambutmu pendek dan nggak bagus seperti milikku.” Ia berbalik lagi, lalu kembali melemparkan makanan-makanan ikan ke kolam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Pembicaraan kami selesai sampai di sana. Tante Eri, ibunda Mimi, memanggil kami untuk makan siang. Aku dan Mini berlomba lari siapa yang paling cepat sampai ke ruang makan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;***&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Setahun sejak aku lulus SMP dan keluargaku memutuskan pindah dari perumahan keluarga kami, lalu menetap di sebuah perumahan mewah di pinggiran kota. Tiga tahun sejak aku terakhir bertemu dengan sepupuku Mini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sampai suatu hari berita itu datang. Mini meninggal karena leukimia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Kami sekeluarga berangkat ke rumah duka di tempat Nenek. Di saat semua orang berpakaian hitam-hitam berkumpul di ruang tengah di dekat jenazah Mini, aku pergi ke belakang, ke kolam ikan tempat dulunya aku dan Mini sering mengobrol sambil memberi makan ikan-ikan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Jadi, itu maksud Mini sebenarnya. Saat dia bilang tentang wanita pemberi makan ikan dengan rambut, mungkin ia sedang membicarakan rambutnya yang rontok karena penyakit yang ia derita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mini salah, wanita pemberi makan ikan dengan rambut itu juga suka dengan rambut pendek dan tidak bagus, kok. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Aku mengelus rambutku, yang pendek dan tidak sehalus rambut Mini, dan menatap berkas berbintik merah di sekujur kulitku. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tampaknya seperti Mini, aku akan bilang kepada kedua orangtuaku aku benci kemoterapi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7152068247201370525?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7152068247201370525/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/kolam-ikan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7152068247201370525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7152068247201370525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/kolam-ikan.html' title='#3 Kolam Ikan'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/TTsIs05S2nI/AAAAAAAAAE4/xSHyPX6SF6k/s72-c/ff%2B3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2108695007358207614</id><published>2011-01-21T22:40:00.002+07:00</published><updated>2011-01-23T00:12:49.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#2 Cinta Pertama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/TTsA7WWvyCI/AAAAAAAAAEw/AC4BUzDTHvY/s1600/224445041_151b59b1ac.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/TTsA7WWvyCI/AAAAAAAAAEw/AC4BUzDTHvY/s200/224445041_151b59b1ac.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565042784159647778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Jangan melulu tentang cinta,” debatnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku merengut. Padahal satu patah katapun belum sempat kuucapkan, namun kalimatnya telah membuatku menelan kembali berjuta-juta kalimat yang ingin kulimpahkan. Aku menggantinya dengan sebuah pertanyaan, yang lebih seperti sebuah rengekan. “Eh, kenapa memangnya?”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Karena... aku bosan.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Jahat sekali! Aku membalikkan badan, memikirkan kata-kata yang tepat. Tega sekali dia! Padahal dia satu-satunya orang yang kupercaya untuk menumpahkan segala keluh-kesahku—ya, tentu saja termasuk tentang cinta—dan selama ini dia tidak pernah mengeluh tentang itu. Tapi sekarang! Ia menolak mendengarkan ceritaku, padahal kumulai saja belum.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Apa aku semembosankan itu?” Aku merengut, bibirku mengerucut, dan aku melipat tanganku dengan sikap defensif.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Mendesak. Kutatap matanya, namun ia tidak mau menangkap mataku dan malah membuang muka.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Ti..dak.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Ha! Aku menangkap sikapnya yang ragu-ragu. Ia mencoba membohongiku, tapi tidak bisa. Aku sudah terlalu hapal dengan gerak-geriknya ketika ia sedang gelisah dan tidak jujur, termasuk seperti sekarang. Kami sudah berteman terlalu lama untuk membuatku tidak akan tertipu begitu saja.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Maaf, Mel, aku... sedang banyak pikiran akhir-akhir ini. Tentang cinta, juga. Kurasa aku sudah muak.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku membelalak. Tentang cinta? Al sedang jatuh cinta, tapi aku bahkan tidak pernah tahu?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Kamu jatuh cinta, Al?”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Ia memutar matanya, ragu-ragu. Perlahan ia menjawab, “Ya. Ya... kurasa aku jatuh cinta.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Seakan-akan bumi menyedotku dengan cepat ke dasarnya, aku limbung dan pikiranku mengawang entah kemana.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Al jatuh cinta.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Akhirnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Semester pertama di kelas 2 SMP, aku menyadari bahwa aku jatuh cinta pada Al. Bukan, bukan rasa suka biasa, aku yakin itu cinta. Cintaku yang pertama. Tapi aku dan Al sudah berteman sejak kami kecil. Sejak kami masih sama-sama mengenakan popok dan tidur siang bersama di rumah pohon buatan orang tua kami. Dan aku sadar, Al jelas hanya menganggapku sebagai seorang saudara perempuan biasa. Gadis kecil dengan kuncir dua, yang selalu menemaninya setiap saat di mana-mana, termasuk memanjat genteng tetangga saat layangan kami tersangkut karena angin yang berhembus terlalu kencang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Lalu aku melupakan semuanya. Persahabatan kami terlalu berharga untuk dikorbankan demi perasaan cintaku yang aneh dan berat sebelah. Aku berkali-kali pacaran dengan beberapa anak dari kelas sebelah, bahkan beberapa senior di SMP, dan Al bahkan membantuku di setiap kencanku. Ia tetap Al yang biasa, bersemangat, dan sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda jatuh cinta—apalagi padaku.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Dan sekarang, semester kedua kelas 1 SMA, ia jatuh cinta. Hatiku patah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Siapa, Al?”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Ia menatapku bingung.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Siapa gadis itu, yang kamu jatuhi cinta?” Aku tercekat saat mengucapkan pertanyaan itu. Sedikit tidak rela. Berkali-kali menjalani hubungan ecek-ecek, pacaran dengan para laki-laki itu, tidak pernah membuatku puas. Kurasa aku tidak pernah benar-benar mencintai salah satu dari mereka seperti aku mencintai Al.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Detik demi detik, Al masih tidak menjawab.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Dalam beberapa sela waktu yang terasa panjang itu, dalam hati aku berharap, ia akan mengatakan bahwa itu aku...&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Dia... Wilda.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Wilda? Pikiranku melayang. Siapa Wilda?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Lalu aku teringat pada sosok itu. Tinggi, tegap, salah satu anggota tim inti klub basket sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;“Kamu yakin, Al?”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Ia mengusap belakang kepalanya. “Sudah kuduga, kamu nggak akan senang mendengarnya, Mel.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Rasanya duniaku runtuh. Al, cowok cinta pertamaku, satu-satunya cowok yang pernah kucinta...&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;..... jatuh cinta pada cowok lainnya.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2108695007358207614?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2108695007358207614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/2-cinta-pertama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2108695007358207614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2108695007358207614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/2-cinta-pertama.html' title='#2 Cinta Pertama'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/TTsA7WWvyCI/AAAAAAAAAEw/AC4BUzDTHvY/s72-c/224445041_151b59b1ac.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-599508841710203269</id><published>2011-01-15T18:20:00.004+07:00</published><updated>2011-01-23T00:12:43.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><title type='text'>#1 Dingin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Flash fiction pertama saya (ya, ini flash fiction pertama yang berhasil saya tulis) telah di publish di notes facebook saya beberapa waktu sebelumnya, dengan tujuan mendapatkan respon.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Respon yang didapat? Rata-rata, saya dijuluki psycho. Gaaah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang saya ingat tentang proses penulisannya adalah suatu malam, saya dipenuhi oleh emosi, lalu tangan saya mengetik dengan cepat lalu jadilah benda ini.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Itu dapat didefinisikan sebagai psycho?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Saya rasa tidak&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/TTr84daG64I/AAAAAAAAAEo/mJKET5hqe4U/s200/blog%2B1.JPG" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 130px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565038336466676610" /&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Tak kupercaya aku menghancurkan benda-benda itu. Mataku sudah buta karena amarah. Semua barang yang ada di hadapanku kulempar hingga berhamburan dan pecah berkeping-keping. Beberapa serpihan mengenai kulitku, meninggalkan goresan-goresan yang kadang dalam dan panjang; mengucurkan darah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Sakit? Tidak, tidak ada rasanya. Bahkan geli pun tidak. Aku cuma capek, muak, kesal, dan... penuh kebencian. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Seandainya bisa kulemparkan pigura itu ke wajahnya, meretakkan tulang tengkoraknya, menyayat dalam kulit pipinya, atau sekedar mematahkan hidungnya...&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Sayang sekali dia tidak ada di sini, sayang sekali dia tidak bisa kuhancurkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Maka ku banting pigura itu ke lantai porselen yang berkilap, membuat kaca pelindung fotonya berderai menjadi beling-beling menyilaukan, dan ukiran-ukiran kayu yang sebelumnya tampak mahal kini cuma seperti potongan ranting kayu bakar.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku menginjak pecahan-pecahan itu dengan kakiku yang telanjang, merasakan serpihan-serpihan kaca mengoyak kulit kakiku, menembus dagingku, dan lantai mulai  terasa licin karena darah yang mengalir.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku melirik lantai yang merah, foto yang masih utuh itu ikut memerah, tapi aku masih bisa melihat ke dalam wajah-wajah yang tersenyum dalam foto, munafik...&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;"Vio?"&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku mengalihkan pandanganku pada pintu yang diketuk. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Dia datang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;"Ya?" Aku menjawab datar. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;"Kamu nggak apa-apa? Aku tadi dengar suara-suara..."&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;"Nggak, aku nggak apa-apa. Cuma... nyenggol pigura."&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;"Oh... kamu yakin? Aku boleh masuk?"&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Selamat, kupu-kupu dengan sukarela masuk ke sarang laba-laba.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;"Ya... masuk aja."&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Pintu berderit membuka, perlahan, aku meraih satu pigura lagi yang berisikan foto aku dengan dia...&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;             ... dan menghantamkan kacanya tepat di puncak kepalanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Ia tidak sempat berteriak; aku tidak sempat mengucapkan sepatah kata.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Pintu berderit saat kututup, menyamarkan suara tubuhnya yang jatuh menimpa pecahan-pecahan barang yang berhamburan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Semua karena kamu. Ya, kamu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Pesanmu yang kuterima di ponselku beberapa puluh menit yang lalu sudah meluluh lantakkan hidupku.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Kesalahanmu adalah, kamu memutuskan hubunganmu dariku, padahal aku masih mencintaimu, sangat mencintaimu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Oh, dan alasan bodohmu bahwa aku terlalu dingin, kaku, bahkan menyeramkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;(Apa aku begitu? Kurasa kamu lah orangnya yang selalu mengatakan aku tampak cantik meski aku hanya menatap kosong pada apapun?)&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Namun kesalahan terbesarmu adalah, saat kamu memilih dia menjadi penggantiku. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Dia, orang yang--dulunya--sahabatku.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Lalu dia mencuri perhatianmu dan sekarang duniamu berpusat kepadanya. Dia segalanya bagimu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Dia; si gadis hangat, lembut dan manis idamanmu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Apakah kamu yakin?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Yang kulihat sekarang, dia cuma terbujur dingin, kaku, bahkan menyeramkan saat aku mulai mengoyak-ngoyak kulitnya dengan potongan-potongan kaca.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-599508841710203269?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/599508841710203269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/1-dingin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/599508841710203269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/599508841710203269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/1-dingin.html' title='#1 Dingin'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/TTr84daG64I/AAAAAAAAAEo/mJKET5hqe4U/s72-c/blog%2B1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4343708837809003395</id><published>2011-01-15T17:57:00.008+07:00</published><updated>2011-01-15T18:18:50.163+07:00</updated><title type='text'>10 Hari Menulis Flash Fiction</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Ikut-ikutan membuat target menulis, saya memilih 10 Hari Menulis Flash Fiction sebagai tema saya kali ini. Mm, kenapa flash fiction?&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pertama, karena saya nggak punya ide untuk menulis yang lainnya. Sebagian orang menulis puisi, prosa, atau bahkan cerpen... tapi sayangnya saya nggak bisa. Saya hobi menulis, tetapi puisi atau prosa sama sekali di luar  jangkauan gadis tidak puitis tanpa bakat menulis macam saya. Dan cerpen? Um, saya senang sekali menulis cerpen, tapi seumur hidup saya hanya punya berapa cerpen yang sempat selesai karena kalau nggak kepepet (baca: tugas sekolah atau deadline lomba) saya nggak akan pernah bisa mencapai kalimat terakhirnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi, here it comes: Flash Fiction.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alasan kedua, flash fiction cukup pendek! Bisa tidak lebih panjang dari puisi dan jelas jauh lebih pendek daripada cerita pendek biasa. Lagipula terkadang ide-ide di kepala saya terlalu ringkas untuk dibeberkan menjadi sebuah cerita pendek yang utuh, dan saya lebih suka menuliskan klimaks ceritanya dalam sebuah rangkaian kalimat bertitel flash fiction :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan flash fiction?&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sejujurnya, saya juga kurang begitu tahu. Hmm, mengutip dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org"&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Flash fiction&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; adalah karya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fiksi" title="Fiksi" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;fiksi&lt;/a&gt; yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cerita_pendek" title="Cerita pendek" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;cerita pendek&lt;/a&gt;. Walaupun tidak ada ukuran jelas tentang berapa ukuran maksimal sebuah &lt;i&gt;flash fiction&lt;/i&gt;, umumnya karya ini lebih pendek dari 1000 atau 2000 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kata" title="Kata" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;kata&lt;/a&gt;. Rata-rata &lt;i&gt;flash fiction&lt;/i&gt; memiliki antara 250 dan 1000 kata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;Keterbatasan jumlah kata &lt;i&gt;flash fiction&lt;/i&gt; sendiri sering kali memaksa beberapa elemen kisah (protagonis, konflik, tantangan, dan resolusi) untuk muncul tanpa tersurat; cukup hanya disiratkan dalam cerita.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan sejujurnya lagi, mungkin format penulisan flash fiction  yang akan saya sajikan dalam beberapa post ke depan ini salah total, selain bagian 'kurang dari 1000 kata'-nya. Terkadang tangan saya memang terlalu gatal bermain kata dan mendeskripsikan sesuatu atau elemen-elemen yang mungkin tidak terlalu penting.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi, siapa yang peduli?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Toh saya memang masih bertransisi dari gaya biasa dalam menulis cerpen ke format flash fiction. Anggaplah hal ini sebagai media pembelajaran. &lt;i&gt;Perjalanan ribuan langkah diawali dengan satu langkah kecil, bukan?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Well, selamat menikmati, hihihi.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4343708837809003395?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4343708837809003395/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/10-hari-menulis-flash-fiction.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4343708837809003395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4343708837809003395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2011/01/10-hari-menulis-flash-fiction.html' title='10 Hari Menulis Flash Fiction'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8601656146743478397</id><published>2010-12-07T15:26:00.004+07:00</published><updated>2010-12-07T16:18:45.596+07:00</updated><title type='text'>Jamurnya Oren!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari, saya berkeinginan untuk membereskan kamar kosan yang bentuknya udah kayak... ah, saya nggak menemukan metafora yang pas. Bahkan kapal pecah nggak akan pernah terlihat seberantakan ini. Terlalu parah. Saya bahkan hampir ragu kalau saya ini beneran cewek. Wth.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu, ini dia. Saya mengangkut piring-piring kotor yang bertumpuk-tumpuk dibiarkan begitu saja setelah dipakai, di bawah kursi meja belajar yang sekarang beralih fungsi menjadi tempat bertengger baju. Kemudian tumpukan piring-piring, mangkok dan piring serta gelas bertumpuk di bak cuci piring kost-an. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya mencuci satu persatu dari yang diletakkan paling atas. Piring yang entah bekas dipakai untuk makan entah apa, bagian dalam rice-cooker berisi nasi yang udah kayak kerupuk saking lamanya dibiarkan mengering, quaker oats yang nggak habis dimakan dan berfermentasi hingga baunya mirip-mirip roti dari bakery... dan, tentu saja, sebuah mangkuk penuh serbuk warna oren.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya tercengang. Saya berteriak pada teman saya yang sedang mencuci baju, "Vit, liat deh! Oren!"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia lebih tercengang. Vita tidak terkesan. "Iiiih apaan tuh?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kayaknya sih jamur. Jamurnya oren!"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba segerombolan anak-anak kos yang satu tingkat dibawah saya datang, mungkin mendengar jeritan kebahagiaan saya melihat jamur oren ini, dan erangan jijik Vita, bertanya dengan semangat, "Apa? Apanya yang oren?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan bangga, saya menunjukkan mangkuk melamin itu. "Liat deh, jamurnya oren! Dan baunya kayak keju..."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu saya habis ditertawakan. Selama beberapa menit yang terasa sangat panjang, saya masih bisa mendengar tawa mereka dari tempat cuci piring, dan kata-kata 'jamurnya oren'.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sial, saya menyesal menunjukkan jamur oren itu pada mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan seingat saya, karena proses cuci mencuci penuh benda-benda menjijikkan itu (kecuali jamur oren; menurut saya, baunya persis banget sama bubuk keju di snek-snek macam Cheetos atau Smax rasa keju. Saya pengen nyicip sebenernya, tapi malu diliatin Vita) saya menghabiskan setengah botol kecil Sunlight milik kost-an. Mmmm, yah, minimal kan saya juga bayar uang kas :D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena insiden bau roti dari quaker oats dan jamur oren dari entah makanan apa itu, saya teringat suatu percakapan saya di telepon bersama Mama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;M=Mama, S=Saya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Ma, kayaknya sekarang Chi mau pake jasa tukang cuci deh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;M: Oh, iya, bagus deh, kan mama udah bilangin dari dulu. Terus ini kenapa ini tiba-tiba mau?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: &lt;i&gt;(teringat suatu insiden di sebuah supermarket di dekat kost)*&lt;/i&gt; Mmm, pengen aja. Sekarang udah tambah sibuk, soalnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;M: Tuh kan, kalo ga sempat ya ga usah dipaksain. Emangnya sibuk sekali ya? Mau pake jasa yang ngebersihkan kamar juga?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;S: Hah? Nggak lah, Ma, itu sih lebay...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang setelah dipikir-pikir, jasa pembersihan kamar rasanya boleh juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;____________________________________________________________________&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*&lt;i&gt;Insiden di Supermarket Dekat Kost&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;berhubung insiden ini sifatnya sangat sensitif dan luar biasa memalukan, kayaknya saya nggak akan menceritakannya di sini.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;bagi yang penasaran, bisa hubungi saya lebih lanjut, hahahaha.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8601656146743478397?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8601656146743478397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2010/12/jamurnya-oren.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8601656146743478397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8601656146743478397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2010/12/jamurnya-oren.html' title='Jamurnya Oren!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-764940541456646988</id><published>2009-09-27T18:37:00.006+07:00</published><updated>2009-09-30T16:52:34.027+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>180 Degrees</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Blog ini kembali di buka dengan sebuah press conference.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ehm! Ehm!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Okeh, saya tau siapapun yang nggak mengenal saya dan kemudian membaca blog ini pasti akan berpikir yang tidak-tidak, cenderung jahat, dan berpikiran pendek. Dan mungkin saya juga akan bertingkah sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yaitu berpikir bahwa... saya nggak lulus SMA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Karena post terakhir ceritanya tentang ujian SMA, lalu tiba-tiba saya menghilang seperti asap, atau orang yang dikejar urgensi untuk jadi penjual daun ubi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya tegaskan; Saya Lulus SMA!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" ;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hahahaha. Super nggak penting yah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tapi, actually, saya memang nggak lulus di satu hal. Sekali lagi, &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;bukan SMA,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; melainkan hal lain yang saya sebut-sebut di post bawah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Get it?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yeah, saya nggak lulus USM ITB (now i reveal the fact, finally. Capek make bintang-bintang), dan itu membuat saya sedikit... well, down. Karena teman sekelasku lulus. Despite the fact that he took an intensive "Bimbel Khusus USM ITB" in Bandung, and he is obviously &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;that &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;smart.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yeah, saya memang cuma ikut bimbel SNMPTN nggak sampe seminggu di &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pontianak, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;belum lagi fakta bahwa saya nggak pintar-pintar amat, tapi tetap saja rasanya sakit hati. Dia teman sekelas saya, lho! Dan kita sama-sama saling ejek; dia manggil saya ITB-girl, dan saya balas manggil dia ITB-boy, tapi SAYA BUKAN MAHASISWA ITB, pada akhirnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mungkin memang bukan sakit hati, lebih tepatnya... malu. Duh. Teman-teman pada tahu pula kalau saya ikut tes itu (karena yang ikut dari satu sekolah cuma seiprit) dan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;coba bayangkan rasanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; saat teman-teman saya tanya hasil tes itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tapi yang paling parah adalah kenyataan kalau saya... ditolak dua kali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tertawalah, karena saya juga pengen tertawa kalau teringat nasib sial saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya ikut lagi tes SNMPTN, dan saya pilih ITB di pilihan pertama, UNTAN pilihan kedua. (jurang antara  pilihan satu terlihat jelas, tapi mau bagaimana lagi, saya udah desperate, yang penting tahun ini bisa kuliah)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hasil tes, bisa ditebak, saya cuma lolos pilihan kedua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yang bikin sakit hati, saat temenku SMS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Berikut contoh percakapannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lia: Des! Aku liat namamu di koran. Kau lulus y?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Aku: Iye, alhamdulillah. Cuma dapat UNTAN sih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lia: &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Oooh, aku kira kau lulus ITB!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  font-weight: bold;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ada juga percakapan sejenis, tapi melalui telpon dan dilakukan oleh mamaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tante: Chi-chi lulus keh? Wah, selamat lah ye..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mama: Iya nih, dapat juga dia Informatika UNTAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tante: &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Oh, di UNTAN? Kirain di ITB... Yah nda apa-apa, UNTAN juga bagus, kok.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ada juga yang seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I'a: Ndak nyangka aku Des, kita bisa satu kampus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Aku: Haha, iye ye. Bosan aku ketemu kau, A.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I'a: &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Abisnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;.. kupikir kau bakal di ITB.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  font-weight: bold;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;...........&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Begitulah. The Power of Words.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Satu hal yang sebenarnya nggak begitu buruk bisa jadi berkali lipat lebih buruk karena kata-kata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Oh, tapi akhirnya saya nggak kuliah di UNTAN. Sebenarnya sempat masuk beberapa minggu, sempat ikut OSPEK sehari pula, tapi sekarang saya memutuskan nggak masuk-masuk lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Okeh, keluarga saya bukannya jadi bangkrut sehingga aku terpaksa berhenti dan jualan daun ubi, tapi saya diterima kuliah di tempat lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bukan ITB, sayang sekali, tapi STAN. Yeah, STAN, dengan spesialisasi Pajak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Me, Mikochin, the one who always wants to be a super-brain genius programmer (thanks for so many manga characters which represent that)... now going to be a Tax Accountant.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;That's why, this post's titled '180 Degrees'--whatever it may means. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Maksudku, awalnya saya ingin kuliah di ITB, dan betapa menyedihkan, gagal. Okelah saya di UNTAN, at least saya di jurusan yang saya sukai, tapi akhirnya saya terdampar di suatu tempat yang namanya saja mengandung kata 'Akuntansi'.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yang, seperti semua orang ketahui, jelas-jelas sama sekali bukan jurusan IPA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tahu nggak, dulu saya paling nggak suka orang yang di SMA nya jurusan IPA, terus kuliahnya nyasar ke jurusan IPS. Buat saya, apaan tuh, menyia-nyiakan waktu 2 tahun cuma untuk belajar dari awal sesuatu yang sama sekali lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan sekarang! Well, look, here i am. Terdampar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Aaah, once again, the power of words. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The only right thing to do about it is just pray to God, hope what i've said about Si Cemen would never came back to me.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Everyone doesn't ever want to be bullied. Especially me. Not anymore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-764940541456646988?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/764940541456646988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2009/09/180-degrees.html#comment-form' title='21 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/764940541456646988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/764940541456646988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2009/09/180-degrees.html' title='180 Degrees'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-814403887453069463</id><published>2009-03-11T14:15:00.007+07:00</published><updated>2009-09-30T16:36:32.135+07:00</updated><title type='text'>Cerita Penuh Bintang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tinggal beberapa minggu lagi sebelum pertarungan terbesar semasa SMA, jadi, selagi masih sempat sebelum stres, saya mau menulis sekarang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hari-hari menjelang ujian makin dekat, berarti makin banyak juga yang sibuk-sibuk mencari sekolah lanjutan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Buat siswa-siswi daerah seperti kami ini, bisa kuliah di kampus-kampus favorit macam UI, UGM atau ITB bener-bener kayak awang-awang. Sudah terbukti, karena melihat selebaran yang ditempelin di mading dekat gerbang yang isinya daftar nama alumni tahun lalu yang melanjutkan kuliah, UI, UGM, atau ITB cuma dimasukin sama segelintir siswa yang kecerdasannya memang sudah tersohor--mungkin kurang dari 50 dari 320 siswa yang ada. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;INTINYA, sepanjang sejarah sekolah saya (yang bahkan disebut-sebut sebagai SMA terbaik sekota) cuma siswa yang bener-bener pinter aja yang bisa masuk ke awang-awang tadi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;INTINYA lagi, saya nggak masuk nominasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Okeh. Memang agak keterlaluan buat murid tipe 'nggak-belajar-kalo-nggak-ada-ulangan-atau-bahkan-ada-ulangan-pun-ogah-belajar' macam saya ini karena mengharapkan bisa diterima di salah satu perguruan tinggi favorit itu, tapi, HALLOOOO, saya bukan saya kalau menyerah gara-gara minder ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Setelah pergulatan panjang melobi orangtua untuk bisa ikut tes perguruan tinggi ini (yang mana? tebak aja sendiri) masalah baru muncul. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kesana dengan siapa? &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ampun, deh. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yah, PTN satu ini emang bener-bener kayak awang-awang. Buktinya, waktu saya tawarin temen-temen buat ikutan tes, nggak ada yang berminat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Hah, ***? Nggak deh, pasti nggak lulus," adalah jawaban yang paling sering saya dapatkan. Jadinya setelah dihitung-hitung, yang mau ikutan tes ini (lewat jalur sebelum SNMPTN) cuma ada tiga orang, termasuk saya. Itupun memang orang-orang yang dari awal memang udah ngotot pengen masuk ke situ.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebenarnya saya rencananya mau nebeng ikutan pergi sama-sama Ovie, TAPI, saya agak kurang nyaman kalau harus jadi kacang nganggur, gara-garanya Ovie bakalan pergi sama Tye, anak kelas sebelah yang juga sohib deketnya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tapi mending jadi kacang daripada nggak ikut tes dan terpaksa masuk ke STMIK yang kampusnya diapit Siswa sama Harum Manis. Ugh, tragis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Omong-omong soal Ovie, salah satu alasan saya mengusahakan supaya nggak perlu nebeng sama Ovie karena takut terjadi kejadian tragis di kota orang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yah, si Ovie ini kebetulan orangnya emang cantik banget, jadi tiba-tiba aja di kepala saya terbayang suatu sketsa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(O = Ovie, S = saya, CCG = Cowok-Cowok Gatel)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;disebuah jalan yang dipinggirnya banyak cowok-cowok nongkrong.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;O : (lewat hati-hati)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;CCG : Woooy, ada cewek cantik! Uhuy! Suit-suit!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;O : (kabur cepat-cepat kalau nggak mau digodain)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;beberapa menit kemudian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;S : (lewat hati-hati)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;CCG: Wooooy, ada orang gila! Wahahahaha!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;S : (kabur cepat-cepat kalau nggak mau ditimpukin pake batu)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ironis memang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Belum lagi soal panggilan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kalau membicarakan soal Ovie, pasti kata-kata yang terbayang: cantik, manis, imut, lucu, supel, ramah, baik hati, dsb yang baik-baik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Coba kalau saya. Rasa-rasanya nama panggilan yang pernah saya terima: tanpa ekspresi, lesbi, bersin kucing, kepribadian ganda, ketawa aneh, lebay, seram, hantu, berkromosom bukan XX, dsb, yang kalau dipikir-pikir sebetulnya NGGAK SOPAN, ya ampun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SbeJbMiNcbI/AAAAAAAAABs/NmhPOXFgmzI/s200/1_365627655l.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311865385820975538" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SbeJbMiNcbI/AAAAAAAAABs/NmhPOXFgmzI/s1600-h/1_365627655l.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ovie si cantik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Oh ya, masih soal Ovie, cewek satu ini selalu protes kalau biasanya aku salah menuliskan namanya 'Ovi' tanpa huruf 'e'.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yang sebetulnya wajar saja bingung apa kita perlu huruf 'e' tambahan atau tidak karena di nama lengkapnya bahkan nggak ada kata 'Ovie' tersusun, dengan atau tanpa 'e'.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Waktu saya memprotes kesalahan tulisannya waktu menulis namaku, 'Desy' dengan huruf 'i', yang seharusnya tidak boleh dilakukan karena, ya ampun, itu kan emang nama saya dan jelas-jelas tertulis di Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, SIM, Kartu Pelajar, buku tulis, dsb, dia malah memberikan alasan:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Abis nama kau nggak cocok pake huruf 'y'. Peraturannya yang pake huruf 'y' itu 'Dessy' dengan 's'-nya ada dua, sedangkan 'Desy' dengan huruf 's' satu doang itu nggak ada dan patutnya 'Desi' aja dengan huruf 'i'."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Satu komentar saya: apa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lengkapnya: APA-APAAN TUH, GUA BARU DENGER??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Omong-omong, sebenarnya nama saya--sebelum di tulis di akte kelahiran--adalah Dessy. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jadi ceritanya setelah nama Dimas nggak bisa dipakai lagi karena ternyata bayinya perempuan, ayah saya memberi saya nama Dessy **** *******. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan akte kelahiran pun diuruslah oleh si Papa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Waktu aktenya jadi, Mama tercengang melihat nama saya yang berubah jadi Desy **** *******.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mama : Kok jadi Desy? Katanya 's'-nya ada dua?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Papa : (agak bingung) Oh, iya ya, lupa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;HOW GREAT.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Nama saya dilecehkan menjadi Desi dengan huruf 'i' oleh hampir SEMUA orang, hanya karena faktor human error pada waktu pembuatan akte kelahiran.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kayaknya saya cuma bisa menghela napas dan melapangkan dada.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lagipula dengan huruf 's' yang berkurang satu saya jadi bisa menghemat waktu beberapa detik saat ngebulet-buletin LJK.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;/buat Ovie: sori dah nulis tentang ente di sini. mari sama-sama berjuang menuju ***!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-814403887453069463?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/814403887453069463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2009/03/cerita-penuh-bintang.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/814403887453069463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/814403887453069463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2009/03/cerita-penuh-bintang.html' title='Cerita Penuh Bintang'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SbeJbMiNcbI/AAAAAAAAABs/NmhPOXFgmzI/s72-c/1_365627655l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7160674382373936519</id><published>2009-02-08T14:31:00.002+07:00</published><updated>2009-02-08T15:43:22.565+07:00</updated><title type='text'>Hanya Sebentar</title><content type='html'>Okeh. OKEH.&lt;br /&gt;Saya ngaku kalo saya bukannnya 'hanya sebentar' minggat dari blog inih. Atau bahkan mungkin ada yang mengira saya mati? &lt;br /&gt;Tapi saya yakin lebih banyak yang nggak peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin nggak akan ada yang mau yang dengar alasan saya, tapi siapa peduli, ini toh blog saya, kalopun saya mau copy paste artikel terbaru di wikipedia yang sepanjang-panjang sarung ronda pasti nggak bakal ada yang marah. Nggak ada yang mau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;repot-repot&lt;/span&gt; marah tepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Em, sebenarnya saya lama nggak nulis karena sibuk. Sumpah deh.&lt;br /&gt;Jadi siswa tahun terakhir di es-em-a tuh bener-bener melelahkan!! &lt;br /&gt;Tugas numpuk ngalah-ngalahin sampah di TPA (lebay), dan bimbel bener-bener ngajak pingsan bareng. Malah kalo ada try-out bisa lebih menyenangkan, karena jadi nggak perlu ada kegiatan belajar-mengajar yang luar biasa melelahkan, cuma diganti beberapa jam pendek untuk ngebulet-buletin LJK semao hati. (kisah nyata. Saya nggak nyentuh sama sekali buku pelajaran di rumah untuk belajar sebelon try out, dan liat hasilnya. Kecuali bahasa indonesia dan bahasa inggris, nilai mata ujian yang lain kebakar habis &lt;span style="font-style:italic;"&gt;semua&lt;/span&gt;.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, yah, karena itu. Tetapi saya masih terkena demam membaca. Selama meninggalkan blog, saya terkena musim Twlight Saga yang seri terakhirnya, Breaking Dawn, baru diterbitkan dalam bahasa indonesia 31 Januari kemaren. Dan saya udah beli dong. &lt;br /&gt;Bukannya saya suka-suka banget yah sama si te es (Twilight Saga, pen.)ini, karena omong-omong ceritanya agak-agak dipaksakan. Dan, te es bukan novel dengan tema yang saya sukai, yaitu roman (atau apa namanya? mana saya tahu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah. Sebenarnya saya menulis judul 'Hanya Sebentar' itu sama sekali bukan untuk basa-basi.&lt;br /&gt;Sebenarnya saya membicarakan masa SMA saya yang akan berakhir dalam beberapa puluh hari lagi. &lt;br /&gt;Ah, memikirkannya membuat saya merasa sedikit sedih.&lt;br /&gt;Maksudnya, yah, kelas saya mungkin bukan kelas paling asyik di dunia, tetapi tetap saja. Bersama-sama selama dua tahun berturut-turut membuat saya punya banyak pengalaman yang nggak terlupakan bersama mereka semua.&lt;br /&gt;Well, termasuk tentang si Cemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang banyak hal menyebalkan tentang dia, dan hampir-hampir semua yang menyebalkan berarti dia, tetapi saya sadar bahwa keberadaannya nggak selamanya mendatangkan keburukan buat kami semua.&lt;br /&gt;Ah, udah lama ya... mari buat daftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5 Alasan Mengapa Keberadaan Si Cemen Bisa Dikatakan Tidak Terlalu Menyebalkan Juga Bagi Kami Teman Sekelasnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kelas jadi kompak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener! Pada awal kelas 11, kami satu kelas bener-bener cuma terdiri dari kelompok-kelompok yang saling lepas, dan rasanya nggak pernah kelihatan seperti satu kesatuan.&lt;br /&gt;Tetapi sejak kami sadar kalo dia itu menyebalkan dan semua orang tuh berpendapat sama, maka kami perlahan-lahan mulai menyatu, dengan satu semangat yang sama: no Cemen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Punya bahan pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngobrol sebanyak-banyaknya sampe nggak ada bahan omongan lain kayaknya jarang terjadi buat kami. Sebut saja namanya, maka pembicaraan pun menjadi lancar... dan bahan pembicaraan rasanya mengalir terus nggak ada habisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ajang Menyalurkan Kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tau deh Si Cemen, setiap tingkah lakunya pasti jadi jelek di mata orang-orang, dan bikin sebel. Jadi kalo kita lagi sebel, maki-maki aja Si Cemen yang jadi kambing hitam, pasti nggak ada yang protes! (saya nggak tau ini terjadi pada semua orang atau tidak, tapi setidaknya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;i do&lt;/span&gt;.) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Terhindar untuk menjadi pribadi yang menyebalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita aneh-aneh ato resek-resek dikit aja, pasti langsung di komen 'ih, resek kau ni, macam Si Cemen!', dsb, yang pengaruhnya luar biasa besar. Kita akan berusaha agar tidak disamakan dengan gadis itu, dan akhirnya bertingkah laku lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sebagai pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Cemen adalah cewek yang sangat cantik, berbanding terbalik dengan kepribadiannya yang... luar biasa.&lt;br /&gt;Dari semua itu, kami para cewek, termasuk aku, akan sadar bahwa kecantikan sama sekali bukan segalanya.&lt;br /&gt;Dan para cowok akan sangat menghargai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;inner beauty&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Um, tapi bukan berarti saya mendukungnya yah. Saya punya stok kejelekannya yang 3x lipat lebih banyak dari kelebihannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya karma, dan karma itu akan datang ke kami semua, atau paling tidak saya. &lt;br /&gt;Mungkin saat saya kuliah nanti, atau saat berkarir... entahlah. Tapi saya yakin saat itu, Si Cemen lah yang tertawa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7160674382373936519?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7160674382373936519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2009/02/hanya-sebentar.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7160674382373936519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7160674382373936519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2009/02/hanya-sebentar.html' title='Hanya Sebentar'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5101218828080868587</id><published>2008-09-02T14:51:00.001+07:00</published><updated>2008-09-02T15:00:01.717+07:00</updated><title type='text'>Azab Bahasa Indonesia</title><content type='html'>Lama nggak nulis dan tau-taunya sekarang udah bulan puasa. Dan yang paling menakjubkan: LIBUR..!&lt;br /&gt;Okeh, mungkin memang cuma tiga hari bodoh yang aku isi dengan santai sampe mual. Udah nyoba minjem novel di Anime (dan bodohnya lagi, aku nitipin SIM, bukannya Kartu Pelajar laknat yang ketinggalan di suatu tempat di kamar, sebagai jaminan), tapi nggak nyampe sepuluh jam sejak dua novel metropop yang gendut-gendut itu aku bawa pulang, aku sudah menyelesaikan membaca. &lt;br /&gt;And here I go again... kembali garing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sih bukannya nggak ada kerjaan buat dilakukan. Buanyak banget malahan kalo mau dipikir-pikir. Tugas powerpoint TIK, baca Biologi, pinjem catatan Matematika sama Kimia orang buat disalin di bukuku sendiri, dan masih banyak lagi tugas-tugas yang kalau mau disebutkan bakal habis pas beduk maghrib. Tapi, ya ampun, kalo memang dari dulu sifat aku mau ngerjain semua hal—minimal yang sudah kusebut tadi—itu, aku berani taruhan sekarang aku ada di Jepang, hanami (well, entah Jepang sedang musim apa sekarang) atau duduk di kelas Sejarah Jepang atau apa, menikmati masa mudaku di SMA Jepang yang seragamnya lucu abis; dapat beasiswa.&lt;br /&gt;Sayangnya tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, satu-satunya solusi masalah kegaringan ini adalah duduk di depan komputer, dan mulai menulis untuk blog yang sudah cukup lama aku abaikan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai judulnya yang garing abis, posting ini aku manfaatkan untuk berbagi pengalaman soal aku dan Bahasa Indonesia. Okeh, aku tau kalimat barusan nggak membantu, tapi yah, baiklah, aku akan mulai bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah cerita soal guru bahasa indonesia kelas XI ku yang namanya Bu Nunung, kan? (nggak berharap ada yang inget, tentu saja. Tapi kalau ada yang mau mengingatkan diri atau tertarik membaca, silakan klik &lt;a href="http://mikochin.blogspot.com/2008/05/balada-film-tercinta.html"&gt;disindang&lt;/a&gt;.)&lt;br /&gt;Kami pikir (yeah, aku udah bilang kalo kelas XII ini anak-anaknya sama dengan kelas XI tahun lalu) udah terbebas dari kekangan guru bahasa indonesia yang model begitu, tapi ternyata kelas XII ini, gurunya setali tiga uang dengan Bu Nunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Bu Wisnu. Tinggi, langsing (kata sopan untuk ‘kurus’) dan bersuara berat nan menggema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung buat daftar yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Di setiap pelajarannya, entah nulis di papan tulis, ngerjain tugas apalagi ulangan, musti pake huruf rangkai alias tegak bersambung. Ha.&lt;br /&gt;Maksudku, halloo, kita ini kelas tiga es-e-ma, bukan tiga es-de yang belajar nulis indah!&lt;br /&gt;Dan jangan harap huruf rangkai yang dipake model biasa. ‘S’-nya kurus banget dan ‘M’-nya pake ungkel-ungkel. Nggak usah dibayangin, nggak bakal ngerti.   Aku juga enggak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dilarang coret, tip-ex, hapus, tambal pake kertas, atau pake pensil. &lt;br /&gt;Dikiranya kita dewa, nggak bisa bikin salah? Bahkan waktu disuruh nulis surat lamaran pekerjaan waktu itu (oh, yeah, pake tangan!) tak terhitung banyaknya kita-kita pada ganti kertas.&lt;br /&gt;Tak heran bumi makin panas dan kutub mulai mencair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Soal ulangannya di ambil dari buku. Dari buku, buku cetak yang mesti kita beli dan jadikan alas kepala saat tidur. &lt;br /&gt;Sumpah, nggak kreatif banget.&lt;br /&gt;Dan inilah, ulangan inilah, yang sekiranya bakal menjadi topik utama kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ulangan itu dibagikan, aku nggak sebel dapet nilai 70. Mending malahan, karena kupikir bakalan dapet empat puluh lima. Toh yang lain juga banyak yang lebih jelek (nggak masuk konteks menghina ya).&lt;br /&gt;Setelah hepi-hepi bentar karena merasa nggak perlu ikutan remidi, tiba-tiba duniaku langsung roboh. Bukan, bukan karena bangunan sekolah udah jelek, tapi karena aku dengar dari I’a kalau KKM-nya tujuh puluh dua. Dan nilaiku tujuh puluh.&lt;br /&gt;Oh, tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera aku nyari-nyari kesalahan pemeriksaan di kertas ulanganku, kali aja nilaiku tiba-tiba naik dan nggak perlu ikut remidi laknat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencocokkan jawaban dengan ulangan Doska yang dapet sembilan puluh entah berapa dan aku menemukan kejanggalan di soal essay nomor dua.&lt;br /&gt;Aku jawab lima, tapi cuma dikasih nilai tiga dan doska yang jawab empat dapet nilai empat setengah. &lt;br /&gt;Akhirnya Amalia yang baik hati setuju mau nemenin aku buat memprotes jawaban ke Bu Wisnu.&lt;br /&gt;Guru itu melihat jawabanku sekilas, dan menjawab dingin, “Coba kamu lihat jawaban di buku, sama tidak dengan yang kamu jawab?”&lt;br /&gt;Aku diam. Alamat nasib buruk, nih.&lt;br /&gt;“Sudah lihat? Ibu memberi nilai segitu karena sudah mempertimbangkannya, jadi...”&lt;br /&gt;Bla-bla-bla.&lt;br /&gt;Usaha satu gagal. Aku melangkah gontai kembali ke bangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dapet berapa, Des?” tanya Arlia.&lt;br /&gt;Aku menjawab kesal, bercerita kalo tinggal dikit lagi aku bakalan tuntas dan bisa jalan-jalan ke Dufan (boong banget). &lt;br /&gt;Arlia melihat kertas ulanganku, dan menemukan kejanggalan.&lt;br /&gt;“Ni, poin yang ini,” Arlia menunjuk jawabanku nomor satu essay, “kan betul. Protes sama ibu, deh.”&lt;br /&gt;Hohoho, satu gerbang lagi terbuka. Dengan ditemenin Arlia, aku menuju meja guru dengan semangat.&lt;br /&gt;“Bu, yang ini... bla-bla-bla...”&lt;br /&gt;Ibu itu melihat jawabanku.&lt;br /&gt;“Iya, poin yang ini betul,” beliau memberi centang, “tapi yang ini harusnya salah, yang ini dan yang ini juga.”&lt;br /&gt;Arlia menahan tawa.&lt;br /&gt;“Mm, jadi, Bu? Nilai saya...?”&lt;br /&gt;“Kan sudah Saya bilang, Saya sudah mempertimbangkan semua hal sebelum memberi nilai, jadi...”&lt;br /&gt;Arlia tertawa ngakak di sebelahku. Aku nemplok di whiteboard yang licin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arlia masih tertawa, tapi aku berusaha.&lt;br /&gt;“Plis Bu... tolong deh... tinggal dikit lagi, dikiiit laghii, saya nggak musti ikut remidial nih, aduh Bu...”&lt;br /&gt;“Tidak bisa begitu, nanti teman yang lain bisa iri.”&lt;br /&gt;Aku melangkah gontai kembali ke bangku, cemberut gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi? Remidi nggak, Chi?” tanya Echa, melihat kertas ulanganku yang bonyok-bonyok.&lt;br /&gt;“Remidi.”&lt;br /&gt;Echa lalu mengeluarkan tawa binalnya yang biasa, menepuk-nepuk lenganku. “Sama-sama dong kite, yee...”&lt;br /&gt;“Kapan remidinya?” tanyaku malas.&lt;br /&gt;“Katanya sih, besok.”&lt;br /&gt;“Aku nggak akan belajar buat remidi besok, denger ya Cha, nggak akan!! Kesal bener deh gua sama tuh ibu, sumpah mampus. Aku nggak akan belajar! Nggak akan! Nggak uakaaaa...n....!”&lt;br /&gt;“Ntar kau remidi lagi, loh..”&lt;br /&gt;“Peduli sampah! Sekali kesal yah kesal!!”&lt;br /&gt;Bel pulang berbunyi.&lt;br /&gt;Aku pulang dengan hati panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dengan mobek-ku tercinta dan Febi dengan Vario-nya, berjalan beriringan menuju rumah. Ngobrol dengan motor sejajar, nggak peduli di klakson sama mobil-mobil di belakang yang nggak sabaran.&lt;br /&gt;Tapi karena Febi bawa motor pelan banget, dan mobil-mobil makin banyak ajah di belakang, aku melaju ke depan, meninggalkan Febi di belakang.&lt;br /&gt;Untungnya, tidak terlalu jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai U-turn di depan Mujahidin, mobek tiba-tiba berhenti. Aku mulai panik. Kustarter berkali-kali, nggak mau nyala. Akhirnya aku menyadari sebuah kenyataan yang mengejutkan: bensinku habis. &lt;br /&gt;Aku panik gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menoleh ke belakang, dan untungnya Febi sudah berada tepat di belakangku. &lt;br /&gt;“Feb, gimana nih? Nggak mo idup mesinnyah?”&lt;br /&gt;Febi ikutan panik. “Starter, cepatlah! Pake kaki kek, apa kek!”&lt;br /&gt;“Nggak, bukan itu masalahnya! Bensinnya abis!”&lt;br /&gt;Akhirnya Febi mendahuluiku memutar, dan menepi.&lt;br /&gt;Aku menyeret mobek dengan susah payah, banyak kendaraan lain di belakangku, menanti memutar.&lt;br /&gt;Setelah diteriaki sopir truk entah apa (ada dua truk di samping dan belakangku saat itu, kalau mau tahu), akhirnya aku berhasil memutar dengan susah payah. Tapi masalah lain datang. Gimana caranya menepi??&lt;br /&gt;Bisa abis gua kalo ndorong motor menyebrangi jalan A. Yani yang lebar dan lagi ramai banget ini. Bisa mati di klakson, atau kalau mau yang lebih tragis, rata dilindas truk yang suka nggak sabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi akhirnya pertolongan Allah datang.&lt;br /&gt;Bukan, bukan cowok ganteng berkacamata yang tiba-tiba datang dan bantu dorong si mobek ke tepi, tapi si mobek bisa hidup setelah kustarter beberapa kali. Akhirnya, meski dengan ndut-ndutan, si mobek dan aku nyampe di tepi dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Febi menghampiri. “Di situ ada kios bensin, tuh!” dan gadis itu melaju meninggalkanku sendirian, lima puluh meter di belakangnya, menggerutu sambil mendorong mobek dengan susah payah.&lt;br /&gt;Ini motor berat banget, mungkin kebanyakan dosa gara-gara sering nggak sengaja aku pake buat nyerempet atau minimal hampir nabrak orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Febi memanggil abang kiosnya dan akhirnya abang itulah yang menyeret mobek ke kios bensin itu. Aku berlari menghampiri Febi.&lt;br /&gt;“Mati, malu banget, Feb...! Untung ada kau, kalo enggak, tak bisa bayangin lah...”&lt;br /&gt;“Kau, sih! Udah tau bensin nggak ada, masih berani di bawa jalan!! Tapi aku sih  nggak heran!”&lt;br /&gt;Aku nyengir malu. Puas-puas ketawa, nggak sadar kalau kita make baju khas biru kesayanganku dan ketahuan anak smansa.&lt;br /&gt;Akhirnya mobek di kasih minum. Satu liter aja, nggak usah banyak. &lt;br /&gt;Nggak ada duit, alasanku. Padahal pas bayar pake duit lima puluh ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai tetek bengek pembayaran dan mobek akhirnya bisa jalan lagi, Febi menghampiriku.&lt;br /&gt;“Des, kau mo tahu satu hal, nggak?”&lt;br /&gt;“Apa?” tanyaku bingung. Jangan-jangan abang tadi ngasih kembalian kurang, atau jualan bensin oplosan.&lt;br /&gt;“Abang tadi... bau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalau dipikir-pikir nggak ada korelasi yang benar-benar nyata antara sebel sama guru dengan kehabisan bensin di jalan. &lt;br /&gt;Aku sebel sama guru, ya itu durhaka.&lt;br /&gt;Aku kehabisan bensin, ya itu ceroboh.&lt;br /&gt;Tapi kalau membuat dua hal kelihatan saling berhubungan, kelihatannya lebih keren, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ya, kalau mau dihubung-hubungkan, aku dapat peran jadi harimau di drama nanti. Bukannya jadi harimau buruk sih, cuma ya... harimau gitu loh.&lt;br /&gt;Nggak ngomong, cuma gerak-gerak sok garang dan mengaum. &lt;br /&gt;Yah, kayaknya peranku di drama dari dulu benar-benar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;suits me&lt;/span&gt; banget.&lt;br /&gt;Dulu hantu, ya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hantu&lt;/span&gt;, dan jangan berharap ada yang bilang peran itu nggak cocok sama aku.&lt;br /&gt;Sekarang harimau, dan temen-temen sekelompokku, terutama I’a, bilang peran itu cocok banget sama aku.&lt;br /&gt;Kapan aku dapat peran jadi Horikita Maki??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5101218828080868587?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5101218828080868587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/09/azab-bahasa-indonesia.html#comment-form' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5101218828080868587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5101218828080868587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/09/azab-bahasa-indonesia.html' title='Azab Bahasa Indonesia'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-6697990997736171971</id><published>2008-08-03T21:32:00.001+07:00</published><updated>2008-08-03T21:36:20.406+07:00</updated><title type='text'>Dua Cewek</title><content type='html'>Bukan aku dan pacar Toma (kalau ada), bukan pula Kartini dan Megawati Soekarnoputri (nggak nyambung).&lt;br /&gt;Dua cewek yang kumaksud adalah dua teman sekelasku yang dengan semena-mena ku umbar aibnya untuk ditulis di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama tentang Echa, my deskmate. Omong-omong, nama lengkapnya sama sekali—SAMA SEKALI—nggak ada sangkut pautnya dengan kata ‘echa’. Nama aslinya Orida Siahaan. Nah. Mau mikir sampai botak pun aku yakin nggak bakalan nemu tuh unsur ‘echa’.&lt;br /&gt;Orangnya baik, ketawanya binal dan doyan ngutang jajan snek-snek. Orangya cukup sabar yah, mengingat dia duduk sama aku yang matanya buta jauh dan bersedia jadi ‘mata’ kalo nyatat pelajaran eksak.&lt;br /&gt;Satu yang harus di spot dan termasuk alasan khusus kenapa aku harus membahas dia: dia teman dekat si Cemen.&lt;br /&gt;Well, kalo mau diingat soal resolusi tahun ajaran baru, seharusnya aku emang nggak harus ngomongin tentang si Cemen lagi. Tapi yah, kali ini ceritanya agak-agak sadis gitu, jadi aku rasa layak lah untuk dibagi ke orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di mulai suatu pagi di mana Echa terserang flu yang menyebabkan suaranya hilang, dan hanya tersisa serak-serak nenek lampir.&lt;br /&gt;Hari berjalan seperti biasanya, ada guru disetiap pelajaran dan ada keladi di setiap istirahat siang. Lalu si Cemen, yang entah kenapa di tahun ajaran ini lagi-lagi berada di bangku sebelah, mengeluarkan pas foto miliknya. &lt;br /&gt;Aku langsung kabur, kali-kali aja dia minta tukaran foto (yang bukan tidak mungkin, karena baru-baru ini dia mengajak foto box rame-rame).&lt;br /&gt;Bel masuk berbunyi, dan semua siswa dengan patuh duduk di bangku masing-masing. (boong banget)&lt;br /&gt;Echa lalu berkata dengan suara nenek lampirnya, “Liat aku dapat apa.”&lt;br /&gt;Aku penasaran dan terkesiap melihat apa yang ada di telapak tangannya.&lt;br /&gt;Pas foto si Cemen!&lt;br /&gt;“Jangan bilang kau tukaran poto sama dia,”kataku sangsi.&lt;br /&gt;“Enggak lah,”jawabnya. “Mau kugambar-gambar.”&lt;br /&gt;Ternyata Echa otaknya emang udah rusak. Karena kedengarannya menarik, maka aku pun ikut menggambari pas foto si Cemen tersebut.&lt;br /&gt;Apa aku udah pernah bilang kalau si Cemen itu cantik? Kalau belum, biar kuralat, Cemen itu sangat cantik dan fotogenik. Sangat susah bagiku dan Echa untuk menggambarnya biar kelihatan jelek. (kok kedengarannya kayak cewek-cewek yang iri gara-gara temennya cantik, yah? Biar kuperjelas, aku dan teman-teman yang lain—bahkan yang cowok—nggak suka padanya bukan karena dia cantik. Tapi karena hal lain yang sudah pernah kuceritakan sebelumnya.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bel istirahat kedua berbunyi. Aku dan Echa dan Febi pun pergi jajan.&lt;br /&gt;Saat lagi asyik makan, si Cemen menghampiri Echa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ket: C=si Cemen, E=Echa, A=aku)&lt;br /&gt;C: Cha, kau liat pas foto aku yang 4 x 6 nggak?&lt;br /&gt;E: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Melirik ke aku, lalu menggeleng)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;C: Masa sih, tadi kan kau pegang-pegang gitu.&lt;br /&gt;E: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(masih menggeleng)&lt;/span&gt; Memangnya buat apa?&lt;br /&gt;C: Buat daftar Justitia, yang 4 x 6 tuh cuma itu.. Aduh gimana nih, Cha. Tadi sama kau, kan? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(memelas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;E: Coba periksa lagi.&lt;br /&gt;C: Udah, tapi nggak ada. Sama kau kan, Cha?&lt;br /&gt;A: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(menahan ketawa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;E: Nggak ada, bener, kok.&lt;br /&gt;C: Plis lah Cha.. Cari di tas dulu kek.. Yah.. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(memohon dengan sangat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;E: Nggak ada, bener deh.&lt;br /&gt;C: Sini, kita cari dulu di tas kau. (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;menarik tangan Echa, mengajak ke kelas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;E: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(menggeleng. Suaranya hilang sama sekali)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;A: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(ketawa ngakak)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini tentang I’a. Nama yang aneh. Sebenarnya nama lengkapnya Vika Febriyani, cuma karena orangnya sok imut gitu jadi dia maunya dipanggil I’a.&lt;br /&gt;Hubungan kami baik sebetulnya, lagipula dia adalah pembaca setia blog ini dan selalu mengharapkan aku menulis posting baru. Tapi hubungan ini berubah menjadi saling mengejek dan mencemarkan nama baik sejak insiden Tom &amp; Jerry dan dia mulai memanggilku Bunga Citra Lestari (dalam konteks mengolok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang aku berpikir, jangan-jangan setiap bersama I’a terjadi sebuah kesialan? (sadis)&lt;br /&gt;Contoh nyatanya saat pergi berenang waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arlia menawarkan kami: Aku, Febi, Echa, Astri, dan Arta untuk berenang di Hotel Kapuas Palace secara gratis—catet yah, GRATIS—karena abang atau siapanya gitu lagi nginep di hotel itu.&lt;br /&gt;Tanpa menyia-nyiakan kesempatan langka itu, kami pun berjanji untuk pergi hari Sabtu. (awalnya sih hari Kamis, tapi karena Arlia musti ngajar les, jadi dia cuma bisa pas weekend.)&lt;br /&gt;Lalu berceriteralah kami kepada I’a dan mengajaknya ikut serta.&lt;br /&gt;Keputusannya, Sabtu sore ngumpul di sekolah, lalu pergi sama-sama pake mobil Santi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada insiden ngaret-ngaretan khas orang Indonesia yang dilakukan oleh aku dan Arta yang selesai dari JS, tapi akhirnya kami pun berangkat.&lt;br /&gt;Adegan masuk mobil bahkan penuh sensasi. Ada yang nggak sengaja nginjek jok lah, apa lah, sampe teriak-teriak nggak jelas. &lt;br /&gt;Tapi akhirnya kami bertujuh pun berangkat ke hotel dengan mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di hotel setelah kehebohan memarkir mobil, kami sedikit curiga melihat banyak ucapan selamat pernikahan.&lt;br /&gt;“Jangan bilang ada kondangan,”kataku. Enam teman yang lain sama curiganya.&lt;br /&gt;Arlia lalu turun dan berinisiatif bertanya pada pihak hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Arlia kembali (asal mau tahu, selama Arlia pergi aku terjepit di antara jok yang dilipat) kami sudah tahu jawabannya.&lt;br /&gt;“Iyah. Acaranya dimulai jam lima, tapi sekarang stafnya udah mulai masangin lilin,”ucapnya.&lt;br /&gt;Berpikir bahwa nggak mungkin kita berenang sekarang dan nggak bisa keluar gara-gara tepian kolam dipasang lilin dan terpaksa memberikan atraksi sekelas olimpiade, maka kami memupuskan harapan kami berenang gratis.&lt;br /&gt;Setelah nongkrong di dalam mobil yang parkir di depan kolam renang hampir sejam, kami pun pulang sambil mengutuk Anita &amp; John, pasangan yang mengadakan resepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya nggak ada hubungannya dengan I’a yah, tapi karena kesal dengan I’a ya anggap aja ini kesalahan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemaren sore aja dia malu-maluin.&lt;br /&gt;Ceritanya hari itu adalah hari pertama dia ikutan bimbel di JCB. Pelajaran pertamanya Kimia.&lt;br /&gt;Selesai Bu Sin (atau siapapun nama Ibu itu) menjelaskan satu soal, Astri dan Ovi baru datang.&lt;br /&gt;Mendengar suara sandal diseret, tiba-tiba ia tersadar.&lt;br /&gt;“Tunggu,”ucapnya, “memangnya masuk kelas pake sepatu?”&lt;br /&gt;Yang lain mengiyakan.&lt;br /&gt;“Benar lah? Aduh, gimana nih, kamek* lepas sepatu!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bahasa daerah, sebagai kata ganti orang pertama&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-6697990997736171971?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/6697990997736171971/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/08/dua-cewek.html#comment-form' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6697990997736171971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6697990997736171971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/08/dua-cewek.html' title='Dua Cewek'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2148778899937223730</id><published>2008-07-13T19:27:00.000+07:00</published><updated>2008-07-13T20:19:24.802+07:00</updated><title type='text'>Gakko e Ikimasu!!*</title><content type='html'>Sekolah.&lt;br /&gt;Betapa kata itu adalah kata yang paling dihindari seorang pelajar yang sedang asyik-asyiknya menikmati liburannya.&lt;br /&gt;Yang, omong-omong, bukan aku, yah, karena kisah liburanku adalah kisah tergaring dalam sejarah liburan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun begitu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski liburanku benar-benar nggak asyik dan melelahkan karena menjalani kehidupan ganda sebagai kalong sekaligus manusia, tetap saja aku benar-benar merasa kehilangan saat liburan ini berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kehilangan ini cukup beralasan yah, mengingat apa yang kusebutkan dalam beberapa posting sebelumnya bahwa aku sekarang kelas XII dan nggak akan bisa bersantai—benar-benar bersantai.&lt;br /&gt;Dan ada satu hal yang lebih mengejutkan sekaligus tragis, melebihi keadaan kamarku sekarang: kelasku nggak akan berubah.&lt;br /&gt;Dan itu hanya berarti satu hal: sekelas lagi dengan si Cemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dam-daradam-jeng-jeng-jreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan kelas XII sudah cukup melelahkan, apalagi dengan si Cemen berada di sekitar.&lt;br /&gt;Ini bakalan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;benar-benar&lt;/span&gt; melelahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dipikir-pikir dengan otak jernih tanpa dominasi Toma didalamnya, sebenarnya nggak ada efek langsungnya sih, si Cemen ada di kelas yang sama lagi denganku.&lt;br /&gt;Dia toh jarang sekali menggangguku atau sesuatu semacam itu, kecuali kalau dia satu kelompok denganku dan mengadakan kerja kelompok di rumahnya (seperti kejadian nyata beberapa waktu yang lampau), maka itu baru masalah.&lt;br /&gt;Hanya saja efek nggak langsungnya sangat banyak dan buruk.&lt;br /&gt;Ambil satu: tiada hari tanpa ngomongin dia.&lt;br /&gt;Hari-hari sekolahku yang tersisa dan seharusnya dijalani dengan serius demi menggapai impian yang setinggi langit, akan berubah menjadi hari-hari reinkarnasi ibu-ibu penggosip dengan topik gosipan yang tidak akan berubah sepanjang masa. &lt;br /&gt;Dia. Dia dan kejelekannya. Dia dan keburukannya. Dia dan sisi tidak baiknya. Dia dan seribu satu macam hal yang tidak kusukai darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku ingin membuat sebuah resolusi tahun ajaran baru, cukup satu, sederhana, dan masuk akal, meski untuk mewujudkannya butuh kerja keras melebihi budak-budak pembangun piramid di Mesir.&lt;br /&gt;Aku tidak akan membicarakannya.&lt;br /&gt;Mungkin masih iya, tapi tidak akan setiap jam, setiap hari, sepanjang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejujurnya aku tidak benar-benar siap menghadapi hari-hari sekolah nanti.&lt;br /&gt;Bukan siap secara fisik misalnya baju, tas, sepatu, atau lain-lain yang baru. Melainkan... apa ya, sebuah kesiapan pribadi. &lt;br /&gt;Aku punya sebuah mimpi besar, yang mungkin memang tidak masuk akal, tapi sebisa mungkin aku ingin mewujudkannya dengan seluruh kemampuanku. Tidak perlu kusebutkan apa.&lt;br /&gt;Kehidupan sekolah yang tersisa inilah yang akan menentukan mimpi itu adalah sekedar khayalan ataukah kenyataan.&lt;br /&gt;Dan aku tidak mempersiapkan apapun. Apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau secara fisik sih, aku punya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;brand new look&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Hohoho, rambutku dipangkas habis seperti tentara AKABRI. &lt;br /&gt;Bercanda.&lt;br /&gt;Pasrah akan apa yang diputuskan Mbak-Mbak salonnya terhadap apa yang terjadi dengan model rambutku, well, akhirnya terjadi juga. &lt;br /&gt;Rambutku jadi pendek. (yang notabene bukan masalah besar karena biasanya rambutku memang pendek.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Mbak-nya sih, ini model rambutnya BunCit alias BCL alias Bunga Citra Lestari.&lt;br /&gt;Sayangnya ikon itu terlalu berat untukku.&lt;br /&gt;Nggak ada mirip-miripnya dengan BunCit, aku malah mendadak menjelma menjadi Maruko dari anime Chibi Maruko-chan. &lt;br /&gt;Dengan catatan, Maruko versi enam belas tahun, dan yang pasti, sudah nggak imut lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, mau bagaimanapun, meski menghindar seperti apapun, toh hari esok akan datang juga.&lt;br /&gt;Siap tak siap itu resiko. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang dunia SMA... jangan mengkhianatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Gakko e ikimasu!! = pergi ke sekolah!!&lt;br /&gt;Sebenarnya entah frasa ini benar atau tidak penulis tidak tahu, karena sudah sekian lama penulis tidak ikutan kelas Jepang lagi.&lt;br /&gt;Bagi yang mengetahui frasa yang benar dari versi ini, harap menghubungi penulis bernama Mikochin di &lt;a href="cat_jump_up@yahoo.com"&gt;cat_jump_up@yahoo.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Tidak tersedia imbalan, hanya ucapan terima kasih yang tulus dari hati penulis yang putih suci.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2148778899937223730?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2148778899937223730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/07/gakko-e-ikimasu.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2148778899937223730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2148778899937223730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/07/gakko-e-ikimasu.html' title='Gakko e Ikimasu!!*'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7756375753883788773</id><published>2008-07-08T14:51:00.001+07:00</published><updated>2008-07-08T15:05:40.564+07:00</updated><title type='text'>Happy Three Friends</title><content type='html'>Aku bukannya mau ngomongin &lt;a href="http://youtube.com/watch?v=7AFawTBn7MY"&gt;tupai-tupai lucu sadis&lt;/a&gt; (klik untuk lihat videonya), itu mah Happy Tree Friends, tapi ini tentang aku. Jelas ya, ini kan blogku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu aku jalan sama dua sohib lamaku, Lia dan Denata.&lt;br /&gt;Dari pertemuan singkat sarat tawa tersebut, aku bisa mengambil sebuah kesimpulan: Jalan sama Lia dan Denata berarti membuang jauh-jauh apa yang disebut dengan ‘jaim’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu aku pernah menulis tentang ditegur om-om penjaga Gramedia gara-gara numpang baca sambil duduk di lantai.&lt;br /&gt;Itu baru sama Lia. Kali ini &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ditambah&lt;/span&gt; Denata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti lumpang dan alunya, mereka bersatu padu demi melakukan hal-hal yang bakal dihindari lihat oleh ibu-ibu hamil. &lt;br /&gt;Maka aku, terjepit di tengah, terbawa arus deras yang akan membawaku terjun ke jurang Niagara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh, tadi itu hiperbola. Mari kuceritakan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualanganku dimulai sejak aku melangkahkan kaki di halaman parkir mal. Sendirian.&lt;br /&gt;Kami janji pukul satu siang dan saat itu lewat dua puluh dua menit dari waktu yang seharusnya.&lt;br /&gt;Aku sama sekali tidak merasa bersalah. Toh mereka hampir dapat dipastikan datang lebih telat daripadaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benar saja, saat aku sampai di depan pintu masuk, tak kulihat tanda-tanda keberadaan mereka.&lt;br /&gt;Rasanya beberapa ibu-ibu, mbak-mbak, dan om-om sempat memandangku aneh.&lt;br /&gt;Mungkin karena seorang cewek datang sendirian ke mal dan sebelah mata cewek itu tertutup poni sehingga tampak seperti Sadako.&lt;br /&gt;Yah, poni panjang ditambah wajah tanpa ekspresi ini memang ampuh sekali untuk membuat beberapa teman (kira-kira, mm, delapan belas orang) mengataiku seram atau bahkan hantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatasi rasa malu karena dipandangi (sayangnya bukan oleh Toma) dan daripada lebih malu lagi karena menunggu di depan pintu seperti pembagi kupon FunStation, aku pun melangkah pasti ke dalam dan menuju toilet wanita.&lt;br /&gt;Sayangnya di toilet lebih buruk.&lt;br /&gt;Karena aku berdiri di dekat pintu toilet, maka setiap orang yang baru masuk akan melakukan ritual memandangku beberapa jenak, barulah menghampiri wastafel atau mencari toilet mana yang kosong.&lt;br /&gt;Aku memperkuat keberadaan diriku sebagai botol karbol raksasa dengan mulai menelepon Lia dan Denata yang tak kunjung datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teleponku tak diangkat.&lt;br /&gt;Aku mencoba berpikir positif bahwa mereka mungkin masih di jalan, bukannya ketiduran dan baru akan berangkat dua setengah jam kemudian.&lt;br /&gt;Dua-tiga kali mencoba, akhirnya berhasil. Denata sudah sampai. &lt;br /&gt;Aku menemukannya di depan pintu, menggenggam kupon “Gratis 1 (satu) Koin di Funstation”. &lt;br /&gt;“Lia mana?” tanya Denata dengan aksen Melayu yang kusensor paksa.&lt;br /&gt;“Belum datang.”&lt;br /&gt;“Tunggu di luar aja, biar gampang nyariin dia. Kali aja dapat kupon ini,” ia mengangkat kupon FunStation-nya, “lagi.”&lt;br /&gt;Maka kami pun menunggu di luar. &lt;br /&gt;Beberapa menit berlalu, dan Lia tak juga datang. &lt;br /&gt;Denata berkata pengin ke toilet dan kami pun masuk lagi ke dalam.&lt;br /&gt;Dan tak lupa, om-om pembagi kupon menyodorkan kupon FunStation ke Denata. Lagi. Dia dapat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dua&lt;/span&gt; kali.&lt;br /&gt;Padahal aku dapat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;satu&lt;/span&gt; saja enggak. Sungguh suatu penghinaan terhadap wanita berwajah seram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Lia datang dan angin membawa kami melangkah ke Gramedia. &lt;br /&gt;Saat pede melangkah meski tahu nggak bakal beli, Lia dikejar petugas. &lt;br /&gt;“Mbak, tas-nya musti dititipin.”&lt;br /&gt;Maka Lia dengan bengis menunjuk tas milik Mama dengan wajah penuh kedengkian.&lt;br /&gt;Tasku tak perlu dititipkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah capek keliling dan mempermalukan diri (Denata terang-terangan bilang, “Liat-liat jak, tak usah beli,” tepat saat melewati seorang pramuniaga. Bagus, baguss, sekali) kami memutuskan untuk minum karena haus sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah kembali datang.&lt;br /&gt;Karena kami termasuk makhluk super ultra medit yang pernah hidup di dunia, kami pun bingung mau minum di mana karena ini mal, dan semua sarana minum di sini—kecuali keran toilet—memiliki daftar menu yang membuat otak medit kami berontak.&lt;br /&gt;Solusinya: beli minuman di Hypermart, terus di minum sambil jalan.&lt;br /&gt;Sebenarnya aku menolak ide ini, tapi karena kalah suara, maka terpaksalah ikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas belanja dan ngetawain bencong, kami pun mencari tempat duduk.&lt;br /&gt;Terjadi perebutan psikologis kursi yang seru antara kami dan seorang bapak-bapak solo karir, dan akhirnya dimenangkan oleh kami, mungkin si bapak terintimidasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu demi mengabadikan kesempatan jalan bersama yang jarang sekali datang ini, maka kami pun bermaksud membeli oleh-oleh barang yang sama untuk kami bertiga di toko aksesoris cewek.&lt;br /&gt;Di toko mah hampir sejam, ngomentarin barang-barang yang ada.&lt;br /&gt;Entah mahal lah, norak lah, apa lah, pokoknya komen.&lt;br /&gt;Dan akhirnya cuma beli pin kayu bentuk kepala panda yang harganya nggak sampe lima ribu rupiah. &lt;br /&gt;Itu juga buru-buru belinya gara-gara dipandangin terus sama salah satu penjaga toko, risih kali dia, abisnya kita ribut banget dan ngacak-ngacak barang jualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu sempat numpang duduk di toko sepatu (bayangkan, numpang duduk!), barulah kami keluar dari mal.&lt;br /&gt;Karena laper, motor pun melaju ke Digulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak medit kembali beraksi saat memesan makanan. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Diskusi sebelum mencatat pesanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Ket: A=Aku, D=Denata, L=Lia)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A: Pesan apa nih? Aku sih nasi goreng telor yah, abis yang paling murah.&lt;br /&gt;D: Paling murah? Okeh, aku pesan itu juga. &lt;br /&gt;L: Tunggu, ini ada yang lebih murah, nih.. “Indomie Goreng Tante”! Rp 4000 aja!&lt;br /&gt;D: Eh, iya... Tapi masa indomie lagi. Pake tante lagi. Aku nasi goreng aja lah.&lt;br /&gt;L: Ya udah, aku juga kalo gitu.&lt;br /&gt;A: Minumnya apaan? (ngeliat menu)&lt;br /&gt;D: Yee, sok-sok ngeliat menu. Paling-paling pesennya teh es.&lt;br /&gt;A: Iya juga, sih. Udahlah teh es aja.&lt;br /&gt;L: Entar, ini ada yang bagus ni, murah lagi.&lt;br /&gt;A&amp;D: Apa? Mana? (ngeliat menu)&lt;br /&gt;L: Rp 500, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;AIR PUTIH ES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya kami bener-bener pesen itu. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Air putih es. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, aku menemukan jawaban tentang template blogku yang warnanya putih-merah ini.&lt;br /&gt;Dulu aku mikir, kenapa putih-merah? Aku nggak terlalu suka putih, apalagi merah.&lt;br /&gt;Lalu aku tersentak. &lt;br /&gt;Blog ini namanya Kandang Mikochin.&lt;br /&gt;Mikochin.&lt;br /&gt;Miko.&lt;br /&gt;Seperti yang kubilang, miko adalah gadis penjaga kuil jinja. &lt;br /&gt;Dan tebak apa warna pakaiannya.&lt;br /&gt;Putih-merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini... Jangan-jangan ini..., ooooh, takdir???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7756375753883788773?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7756375753883788773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/07/happy-three-friends.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7756375753883788773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7756375753883788773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/07/happy-three-friends.html' title='Happy Three Friends'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5079247991027972639</id><published>2008-06-28T11:13:00.000+07:00</published><updated>2008-06-28T12:37:04.252+07:00</updated><title type='text'>Selamat Tinggal</title><content type='html'>Well, hari ini adalah hari yang penting. Hari ini hari pembagian rapor, atau yang lebih familiar: bagi rapot. (dengan T bukan R, yang entah kenapa, sudah jadi kebiasaan sejak kecil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai janjiku di posting-postingku sebelumnya, aku memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, nah, mari teriak bersamaku, ya...&lt;br /&gt;SELAMAT TINGGAL DAUN UBI!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hohoho, nggak ada kata 'jualan daun ubi' lagi di kamus kehidupan remajaku! &lt;br /&gt;Bibi-bibi penjual ubi, maaf saja, aku nggak jadi meneruskan jejakmu!!&lt;br /&gt;Aku pun nggak akan makan daun ubi!!! (yang, omong-omong, sudah terjadi sejak dulu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karena hari-hari under pressure telah terlewati, maka sekarang saatnya memikirkan liburan!! L-I-B-U-R-A-N!!! Libur!! Libur!! &lt;br /&gt;Ayo bervakansi!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, rencana ke Pemangkat tempat keluarga Arta ternyata emang tinggal rencana. Keluarganya yang di Pemangkat malah mau ke Pontianak. &lt;br /&gt;Tunggu, jangan-jangan ini... kutukan Adek Autis????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tur backpacker, mm, nggak tau bakal jadi apa enggak. Masalah utamanya adalah ketidakpastian rute yang bisa berakibat fatal seperti tersesat, kaki lecet, kehabisan duit, ditipu tukang angkot, sampai dimangsa preman keraton.&lt;br /&gt;Aku memberi solusi untuk memfotokopi kecil peta kota Pontianak yang langsung ditolak mentah-mentah oleh Astri-Arta-Febi karena peta kota Pontianak yang hendak difotokopi berukuran karpet piknik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah besar kalau aku nggak punya liburan yang lebih dari sekedar menghabiskan hari di depan komputer dan tipi, karena mataku bakalan rusak lebih parah daripada sekarang, yang mana wajah orang terlihat rata dalam jarak tujuh belas setengah meter.&lt;br /&gt;Belum lagi rasa malu ketika diskusi pasca-liburan dimulai, dimana pertanyaan "Kau liburan kemanakah?" adalah fardhu hukumnya.&lt;br /&gt;Saat teman-teman menjawab semangat tentang liburan asyik penuh petualangan dan sarat makna kehidupan, aku cuma bisa menjawab pelan menahan pilu, "Liburan ke rumah nenek... di samping rumah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagian, ya ampun, tahun ini kan aku udah kelas XII, yang cuma berarti satu hal: nggak ada senang-senang!&lt;br /&gt;Sisa masa SMA-ku itu nanti cuma dihabiskan di sekolah, tempat bimbel dan meja belajar.&lt;br /&gt;Nggak ada itu yang namanya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;jalan di Shibuya&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;weekend ke Okinawa&lt;/span&gt;, atau &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hanami&lt;/span&gt;!! &lt;br /&gt;(okeh, meski aku balik ke kelas X lagi pun itu tetap nggak akan terjadi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itulah vakansi dengan destinasi yang lebih jauh dari AnimeNakama sangat dibutuhkan bagi siswa yang rawan stres seperti aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan yang aku inginkan... yah, nggak muluk-muluk sih, cuma pingin ke taman hiburan dengan Toma. Bercanda.&lt;br /&gt;Yang benar, aku dan teman-teman senasib pengen ke Singkawang pake bis gitu. &lt;br /&gt;Cuma berempat, tanpa ortu cerewet, dengan bis umum yang biasanya berpenumpang ayam dan sawi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Itu&lt;/span&gt; kalau dibolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enak yah jadi orang kaya. Tinggal bilang, "Pa, aku mau ke Harajuku," dan besoknya tiket Japan Airlines udah di tangan. &lt;br /&gt;Coba aku. Kalau bilang, "Pa, aku mau ke Harajuku," besoknya tiket Japan Airlines udah di tangan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dan&lt;/span&gt; sertifikat rumah di gadaikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5079247991027972639?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5079247991027972639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/selamat-tinggal.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5079247991027972639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5079247991027972639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/selamat-tinggal.html' title='Selamat Tinggal'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5209001967441126620</id><published>2008-06-22T20:25:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T22:03:18.294+07:00</updated><title type='text'>Net</title><content type='html'>Tadi siang aku dan kakak sepupuku, sebutlah namanya Ichi, berangkat dengan si mobek untuk berkelana mencari warnet demi entah apa.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SF5TK8DSJhI/AAAAAAAAAAw/kIFrGo1X1z8/s1600-h/2ichi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SF5TK8DSJhI/AAAAAAAAAAw/kIFrGo1X1z8/s200/2ichi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214696865925309970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;aku dan Ichi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, akhirnya kita nyampe ke sebuah warnet yang nggak terlalu jauh dari rumah, namanya warnet Piip (bukan nama sebenarnya).&lt;br /&gt;Setelah insiden salah buka pintu dan sebagainya, akhirnya kita duduklah di kursi kayu warnet yang sama empuknya dengan kursi kayu sekolahan yang jelek.&lt;br /&gt;Pas duduk, aku ngeliat tulisan yang ditempel di bagian atas monitor, salah satunya berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1/5 jam Rp 1500, 1 jam Rp 3000.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati aku membatin, ini yang nulis bego atau apa, masa seperlima jam? Maksudnya 1/2 jam kali ya, mungkin salah pencet.&lt;br /&gt;Omong-omong, saat itu aku belum mengerti benar maksud tulisan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku mulai bersurfing ria di dunia maya, tanpa dibatasi bisikan hati 'woi, ati-ati tagihan pulsa bengkak' seperti yang selalu kualami kalo main dirumah.&lt;br /&gt;Aku pun berjanji sama Ichi buat stop billingnya sama-sama pas udah 2 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam menit menjelang jam kedua... aku dah siap-siap ngeclosin window-window firefox yang kubuka dengan semena-mena. Tapi nggak sadar aku kepincut sama posting-nya &lt;A HREF="http://www.radityadika.com"&gt;Raditya Dika&lt;/a&gt; yang belom selesai kubaca. Akhirnya pas selesai baca (bukan satu posting, tapi TIGA), aku nyadar kalo dua jam udah lewat. Pas aku lihat angka tagihan billing-nya, jadi Rp 7500! &lt;br /&gt;Jadi maksud dari ½ jam 1500 tuh ini toh! Rugi dong kalo berenti sekarang!! &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(otak pedagang)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Makanya aku memutuskan buat main sampe setengah jam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga menit menjelang jam kedua setengah... aku siap-siap ngeclosin window-window firefox yang kubuka dengan semena-mena (lagi). Eh, e-mail yang mau kukirim gagal. Pas aku selese pencet tombol Resent Message, dua jam setengahnya lewat 3 detik!&lt;br /&gt;Aku liat billing. Jadi Rp 9000!!!&lt;br /&gt;Penipuan berkedok, ini &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENIPUAN BERKEDOK&lt;/span&gt;!!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Um, ada yang sadar nggak ya, kalo aku ganti template? &lt;br /&gt;Yah, cuma orang bego yang nggak sadar kalo template-nya berubah karena drastis begini, tapi maksudku, gimana mau ada yang sadar kalau nggak ada yang baca??&lt;br /&gt;Ini template gratisan sih, bukan template jenius penuh cita rasa seni buatanku sendiri. Tunggu deh, suatu saat aku bakalan bikin layout sendiri.&lt;br /&gt;Tunggu kira-kira, mm, delapan setengah tahun lagi.&lt;br /&gt;Oh iya, shoutbox yang dulu nangkring di sudut sekarang udah nggak ada lagi, padahal baru dipasang nggak nyampe dua bulan. Bukannya aku hapus gara-gara nggak ada yang ngisi yah, meski itu juga, tapi karena pas ganti template, mau nggak mau widget-nya otomatis kehapus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kadang-kadang aku berpikir, ini blog masih pantas buat dipertahanin nggak, sih? Mengingat yang baca blog ini dengan setia palingan cuma Ovie dan I’a &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(thanks to both of you, i love you much)&lt;/span&gt; dan temen-temen lain yang berada di bawah todongan senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, sudah kuputuskan. Misalnya setelah pembagian rapor aku dinyatakan nggak naik kelas dan berhenti berprofesi sebagai pelajar (kumohon, doakan aku supaya itu nggak terjadi), maka aku nggak akan pernah mengisi blog ini lagi. &lt;br /&gt;Tapi blog ini nggak akan kuhapus, tentu saja, karena ini akan menjadi kenangan yang indah... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(sok melankolis, abaikan aja)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, satu lagi. Misalnya juga hal itu terjadi (tapi kumohon, doakan aku jangan sampai terjadi), dan masih ada yang pengin baca tulisanku (harapan semu), silakan cari-cari aja blog di &lt;A HREF="http://www.google.co.id"&gt;search engine Google&lt;/a&gt; dengan keyword “Hari-Hari Daun Ubi”, dan kalau ketemu, bisa saja itu adalah blog-ku yang baru.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5209001967441126620?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5209001967441126620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/net.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5209001967441126620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5209001967441126620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/net.html' title='Net'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SF5TK8DSJhI/AAAAAAAAAAw/kIFrGo1X1z8/s72-c/2ichi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4101476834112882666</id><published>2008-06-20T11:48:00.030+07:00</published><updated>2008-12-10T22:03:18.837+07:00</updated><title type='text'>Over The Sea</title><content type='html'>Yah, nggak 'sea' tapi tepatnya 'river' alias sungai. Tapi tunggu, maksud judul posting kali ini apa, ya??&lt;br /&gt;Um, mari kuceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, pagi ini tepatnya, aku dan Arta-Astri-Febi berencana buat bolos sekolah dan maen badminton di kompleks Febi. Acara yang cukup dinanti-nanti, mengingat selama beberapa hari ini aku dan Astri cuma bisa ngulum jempol ngeliat temen2 pada main badminton di sekolah. (alasan nggak mau main di sekolah? malu ketauan nggak bisa!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tiba-tiba jam enaman gitu datang sms dari Febi yang sarat bahasa Melayu berbunyi: &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;maap y.&lt;br /&gt;kykny maen bdmin g jd.ma2 kme ad knsultasi dmas. tp,dmas g ikut.jd kme jge dmas.&lt;br /&gt;lain kali jk y?&lt;br /&gt;maap la!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jdeer! Hantaman telak tepat sesaat setelah aku baru saja bangun dari tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian datang telepon dari Astri.&lt;br /&gt;Berikut~kira-kira~percakapannya. (Perhatian: percakapan ini nggak lulus badan sensor aksen Melayu.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astri: Halo, Chi?&lt;br /&gt;Aku: Hoahm.. Halo.&lt;br /&gt;Astri: Jadi ndak kite maen badminton?&lt;br /&gt;Aku: Kata Febi kan ndak bisa maen di tempatnye. Trus?&lt;br /&gt;Astri: Maen di rumah kau bisa tak?&lt;br /&gt;Aku: Hm, bise sih. &lt;br /&gt;Astri: Kalo ndak bisa maen di rumah sapa lagi? Arta jelas ndak bisa. Die kan bilang sama emaknya mau ke sekolah. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(bukannya aku dah bilang bisa??)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku: Ya, maen rumahku ajah.&lt;br /&gt;Astri: Okeh. Aku dah ajak Ovie sekalian. Arta bilang dia mo datang jam tujuhan.&lt;br /&gt;Aku: Jam tujuh??? Belom mandi, neh?? &lt;br /&gt;Astri: Tenang, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;palingan dia lama datangnya.&lt;/span&gt; Oke deh. Dah ye, assalamualaikum.&lt;br /&gt;Aku: Dah. Walaikumsalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harusnya aku langsung mandi, tapi abis turun ke bawah dan minum susu, tiba-tiba aku ngantuk. Jadinya.. aku tidur-tiduran di kamar dengan santainya. Toh, Arta lama datangnya. Masih sempatlah.&lt;br /&gt;Tik tok. Waktu berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar bunyi motor yang sudah kukenal.&lt;br /&gt;Cepat aku melompat dari tempat tidur dan berlari menuruni tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tok-tok-tok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heee? Arta udah datang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ma, gimana ni, temen Chi datang, tapi Chi belon mandi..."rengekku sama Mama, minta dibukain pintu sementara aku bergegas mandi.&lt;br /&gt;"Salah sendiri, coba mandi dari tadi,"jawab Mama sekenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpaksa, dengan piyama dan handuk di tangan, aku membuka pintu depan, lalu mempersilakan Arta: "Sori Ta, belon mandi, masuklah dulu..." sambil menutup mulut dengan handuk. Belum gosok gigi!&lt;br /&gt;Dalam hati aku merutuki penghianatan Astri. (lihat huruf yang dicetak tebal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya... setelah Arta dan Astri datang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(minus Ovie, katanya dia pergi ke sekolah. paling mo ngomongin soal liburan ke bandung sama temen2nya. bikin sirik aja)&lt;/span&gt; , kita main badminton di halaman depan rumah nenek.&lt;br /&gt;Mainnya nggak lama, karena kemudian kita terpikat oleh sosok mamang bakso pentol di SD depan.&lt;br /&gt;Ide pun terlintas di kepala: mari jajan bakso.&lt;br /&gt;Maka kita pun jajanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung jalan gang tersebut adalah sungai kapuas. Saling menganggukkan kepala tanda persetujuan kami pun memutuskan untuk berkelana sebentar di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yah... kami datang di saat yang tepat, mungkin. &lt;br /&gt;Sinar matahari pagi membias di permukaan sungai kapuas yang bergelombang tenang. &lt;br /&gt;Karena kita cewek, maka, yah, kita berfoto.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SFtOUoVyVUI/AAAAAAAAAAo/qUhTJ_azILA/s1600-h/SP_A3265.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SFtOUoVyVUI/AAAAAAAAAAo/qUhTJ_azILA/s320/SP_A3265.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213847109944628546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, kita juga naik sampan. S-A-M-P-A-N! Seumur hidup nggak ada pernah-pernahnya deh aku naik sampan nyebrangin sungai kapuas.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SFtNx55qKbI/AAAAAAAAAAY/9VQl-Ee4DD0/s1600-h/DSC02062.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SFtNx55qKbI/AAAAAAAAAAY/9VQl-Ee4DD0/s320/DSC02062.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213846513363069362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kita teriak-teriak ketakutan pas naik. Gila, goyang-goyang gitu.&lt;br /&gt;Malu sama anak-anak SD yang naik enteng aja.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SFtNx4jaZCI/AAAAAAAAAAg/3WG55Edkt2Q/s1600-h/DSC02055.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SFtNx4jaZCI/AAAAAAAAAAg/3WG55Edkt2Q/s320/DSC02055.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213846513001325602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ah, rasanya pengen main lagi!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4101476834112882666?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4101476834112882666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/over-sea.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4101476834112882666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4101476834112882666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/over-sea.html' title='Over The Sea'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_4iYb7A_h34U/SFtOUoVyVUI/AAAAAAAAAAo/qUhTJ_azILA/s72-c/SP_A3265.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7626165842150836902</id><published>2008-06-18T14:13:00.000+07:00</published><updated>2008-06-18T15:11:20.953+07:00</updated><title type='text'>Rencana Oh Rencana</title><content type='html'>Buang jauh-jauh impian untuk kuliah di Jepang.&lt;br /&gt;Sekarang waktunya Afrika Selatan!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak, deh, boong banget.&lt;br /&gt;Aku cuma lagi kesal, cuaca akhir-akhir ini panas banget, dan, yah, bikin item kulit!!!&lt;br /&gt;Jadi cemas, rencana tur keliling kota ala backpacker sama Febi-Astri-Arta bakalan jadi nggak, yah? Kalo panas banget, aku khawatir ntar kita mati kepanasan dan dehidrasi di tengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tur ala backpacker ini adalah salah satu harapan terakhir pengisi liburan akhir tahun ajaran nanti. Aku udah eneg dengan liburan ala hobi yang selama ini kulakukan: baca, nonton, tidur. Bosan dengan rutinitas kalong. Mual dengan kamarku yang pengap dan mirip tempat pembuangan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Promosi singkat: Ayo, ayo, bergabunglah dengan tur ala backpacker bersama siswi-siswi SMA yang unik dan penuh pesona!! Murah meriah!! Jika berminat silakan hubungi saya untuk keterangan lebih lanjut.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan lainnya adalah ikutan Arta pulang kampung ke Pemangkat. &lt;br /&gt;Dibalik rumah ada gunung beserta air terjun dan di depan rumah ada pantai yang terhampar.&lt;br /&gt;Belum-belum udah bikin ngiler. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Promosi singkat: Ayo, ayo, bergabunglah dengan tur pulang kampung bersama siswi-siswi SMA yang unik dan penuh pesona!! Murah meriah!! Jika berminat silakan hubungi saya untuk keterangan lebih lanjut.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja rencana-rencana tersebut bisa buyar seketika kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam menghadapi hal paing berat sepanjang sejarah satu semester: pembagian rapor.&lt;br /&gt;Kalau nilaiku terlalu jelek atau bahkan nggak naik kelas, itu hanya berarti satu hal: "Selamat tinggal dunia remaja yang indah, biarkan aku berpetualang dari rumah ke rumah sebagai Bibi Penjual Daun Ubi." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nggak benar-benar tahu apakah nilai jelekku nanti (ya, sudah pasti jelek, aku tahu itu) ada sangkut pautnya dengan karma gara-gara menuduh seseorang sebagai pengidap autisme.&lt;br /&gt;Biar kuceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ulangan semester kemarin, seperti biasanya, satu kelas terdiri dari campuran dua kelas berbeda angkatan.&lt;br /&gt;Nah, kelasku mendapatkan anak-anak kelas XA. Petualangan pun dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen sebangkuku, siswa kelas XA tentunya, adalah cowok tinggi besar dengan cambang (atau apapun namanya) bernama Lele (bukan nama sebenarnya).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok itu tidak menyontek, bertanya pada teman, atau menarik buku dari bawah meja.&lt;br /&gt; ini jenius atau apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok ini punya posisi duduk yang aneh. Biasanya orang yang sedang serius ulangan biasanya mencondongkan kepala ke kertas ulangan, tetapi dia tidak. Dia menyandarkan punggungnya ke kursi.&lt;br /&gt;Oke, aku maklum. Mungkin dia punya gaya favoritnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok itu berbicara sendiri.&lt;br /&gt;Oke, aku maklum. Orang juga biasanya begitu kalau sedang ngerjain ulangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok itu menjawab sepatah dua patah kata yang nggak jelas maknanya saat aku bertanya padanya apa yang dikatakan guru di depan kelas.&lt;br /&gt;Oke, aku maklum. Mungkin dia sedang serius mengerjakan ulangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok itu tertawa sendiri.&lt;br /&gt;Oke, aku maklum. Ada orang yang suka tertawa sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok itu nggak pernah kulihat berbicara dengan siapapun, kecuali cewek di depannya, yang selalu dipanggilnya dengan sebutan "Fit", entah namanya fitri, epifit atau bonafid.&lt;br /&gt;Oke, aku maklum. Mungkin aku saja yang nggak pernah lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama, kalau dipikir-pikir secara masak-masak, kok kayak tanda-tanda orang autis yah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yah, tanpa sadar (sebenarnya sadar sesadar-sadarnya) aku selalu menyebutnya sebagai "Adek Autis" setiap kali aku dan temen-temen ngebicarain masalah temen sebangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Adek Autis yang di sana.. maafkan beta telah menghina dirimu...&lt;br /&gt;Jangan kau kutuk beta menjadi Bibi Penjual Daun Ubi dan membuat segala rencana liburan hanya tinggal rencana....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7626165842150836902?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7626165842150836902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/rencana-oh-rencana.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7626165842150836902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7626165842150836902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/rencana-oh-rencana.html' title='Rencana Oh Rencana'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-6174129359928171815</id><published>2008-06-16T20:25:00.000+07:00</published><updated>2008-06-16T21:06:03.317+07:00</updated><title type='text'>Bayangan Masa Depan</title><content type='html'>Akhir-akhir ini beberapa pikiran aneh melintas di benakku.&lt;br /&gt;Salah satunya adalah: gimana masa depanku nanti???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nggak bisa ngebayangin aku bakal kayak apa beberapa tahun ke depan. Bener, deh.&lt;br /&gt;Makanya, kadang2 aku berpikir, kayaknya aku bakal mati muda. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(yah,aku emang menderita &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hipokondria&lt;/span&gt;*)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gini deh, aku bisa aja ngebagi siswa-siswa di sekolah jadi beberapa kelompok. &lt;br /&gt;Nah, setelah sekian lama, mari buat daftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Siswa Akademis.&lt;br /&gt;Dengan nilai akademis di atas rata-rata dan menganut faham nilai delapan puluh adalah menyedihkan, siswa yang masuk golongan ini tinggal bersiap-siap mengajukan PMDK, beasiswa, atau ikut tes ikatan dinas (yang kemungkinan besar bakalan diterima), dan nggak perlu luntang-luntung cari universitas negeri dan belajar mati-matian sampe botak demi SPMB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Siswa Berbakat.&lt;br /&gt;Nilai akademisnya mungkin biasa-biasa saja, namun punya bakat khusus yang mampu membuat daftar nilai di raport hanyalah fana. &lt;br /&gt;Kelak akan menjadi personel band terkenal, penulis best seller, atau pelukis kenamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Siswa Rupawan.&lt;br /&gt;Mungkin nilai akademisnya biasa-biasa juga, nggak punya bakat menonjol, tapi punya wajah kualitas sampul majalah.&lt;br /&gt;Lulus SMA ikutan casting dan langsung terjun ke dunia entertainment yang glamour dan bergelimang harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Siswa Investor.&lt;br /&gt;Tidak punya hal-hal khusus untuk dibanggakan, hanya saja punya orangtua dengan perusahaan yang menggurita. &lt;br /&gt;Menjadi pewaris usaha orangtua dan berpeluang menjadi finalis 10 eksekutif muda paling sukses dan terkenal seantero negara dan diincar makhluk-makhluk lajang se-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Siswa Biasa.&lt;br /&gt;Masa depan suram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar-benar kesenjangan sosial.&lt;br /&gt;Misalnya variabelnya kelas XI IPA 1, maka 50% adalah anak tipe 1; 47,5 % tipe 2-4; 2,5% persennya tipe 5.&lt;br /&gt;Si 2,5% yang beruntung itu adalah aku. Siapa lagi, coba?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku emang punya masa depan sesuram goa hantu.&lt;br /&gt;Sehancur puing gempa.&lt;br /&gt;Semenyedihkan semburat jingga langit senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-style:italic;"&gt;jgn mikir yg seram dulu... ini bukan semacam kanker atau apa, tapi penderita hipokondria biasanya yakin bahwa ia memiliki penyakit serius tanpa ada bukti yang objektif (intinya: hiperbola)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-6174129359928171815?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/6174129359928171815/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/bayangan-masa-depan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6174129359928171815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/6174129359928171815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/bayangan-masa-depan.html' title='Bayangan Masa Depan'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4387619226950683260</id><published>2008-06-03T14:03:00.001+07:00</published><updated>2008-06-03T14:03:34.879+07:00</updated><title type='text'>Gila Pra Ujian</title><content type='html'>Pernah menghadapi sesuatu yang terlalu sulit, terlalu rumit, bahkan terlalu melelahkan untuk sekedar kita pikirkan?&lt;br /&gt;Begitulah kira-kira yang terjadi pada diriku sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok dan seminggu kedepannya adalah hari menegangkan sedunia, dimana hidup mati ku akan kugantungkan pada enam hari penuh  onak dan duri tersebut. Tebak apa: ujian semester.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubilang menggantungkan keputusan hidup atau mati ku karena jika nilai semesterku hancur, maka nilai raporku juga bakal hancur (karena notabene ulangan harian ku bahkan jauh lebih hancur dari sikap si Cemen), dan itu berarti aku tidak akan naik kelas, dan Mama akan mencekikku sampai mati, atau kalaupun aku masih hidup, aku akan disuruh berjualan daun ubi. &lt;br /&gt;Sebenarnya frasa yang tepat adalah keputusan hidup atau mati atau jualan-daun-ubi, tapi berhubung jualan-daun-ubi sama sekali nggak terdengar oke, kuputuskan menuliskannya hidup atau mati saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian semester memang membebani pikiran, tapi seakan itu belum cukup, datanglah bertubi-tubi tugas yang harus diselesaikan besok.&lt;br /&gt;Besok, lho, besok! Dimana jadwal ulangannya adalah Matematika dan PKn!&lt;br /&gt;Okeh, PKn emang nggak patut dicemaskan, karena, omong-omong, siapa yang mau belajar PKn kalau besok ada ulangan Matematika? &lt;br /&gt;Pasti bukan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, hari ini memang cukup buruk, bahkan dimulai dari pagi harinya. &lt;br /&gt;Pagi ini, aku tiba-tiba sangat-sangat-sangat menyukai lagu Bonnie Pink yang judulnya It's Gonna Rain. Karena tragedi abu-abu plastik yang menyebalkan. Biar kuceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi aku bangun mepet-mepet waktu sholat dhuha, alias kesiangan. Pokoknya, dimana Papa dan Dedek sudah melesat menembus keramaian jalan raya, aku baru selesai mandi. &lt;br /&gt;Great.&lt;br /&gt;Lalu jam setengah tujuh, hujan mulai turun.&lt;br /&gt;Aku selesai berkemas dan siap berangkat baru pada pukul enam empat lima. Dan, yah, hujan.&lt;br /&gt;Tak ada Papa yang bisa nganterin.&lt;br /&gt;Artinya? Mesti pake mantel. M-A-N-T-E-L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama memaksaku pake mantel, meski aku menolak habis-habisan. Tapi ibu-ibu emang punya tenaga dalam yang bisa membuat orang tak berdaya: aku terpaksa pake mantel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka melajulah aku ke jalan raya dengan mantel abu-abu laknat itu, dan menggumamkan sebaris lirik lagu It's Gonna Rain: &lt;I&gt;Daikirai ame nanka...&lt;/I&gt;* &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pake mantel merupakan pengalaman buruk. Aku hampir mati kehabisan napas karena mantel nista itu menjerat leherku dan membuatku kesulitan bernapas, seakan dicekik. Belum lagi pandangan orang-orang, dimata mereka aku pasti ibu-ibu aneh yang pengen belanja ke Pasar Flamboyan. Bener, deh.&lt;br /&gt;Nggak lagi-lagi aku ke sekolah pake mantel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah, kenyataan besar seakan menjeratku dalam pasir isap yang tiada berujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas biologi mesti dikumpulin besok.&lt;br /&gt;Aku terkesiap. Mana mungkin fotokopian-fotokopian gila itu masih utuh kalau dipegang denganku??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas TIK mesti dikumpulin besok.&lt;br /&gt;Bagus... bagus, sekali. Dia (guru TIK-ku) pikir tugas itu semudah perkalian satu???&lt;br /&gt;Banyak... dan menyebalkan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hal membuatku tambah gila.&lt;br /&gt;Maka aku dan tiga orang temanku; Arta, Astri, Ovi, mulai berkeliaran di kelas seperti orang gila. &lt;br /&gt;Mulai dari Ular Naga, Cheers Wannabe (Febi as MC), RONCAR Anti Maling Live Show (Febi as MC), sampe akhirnya Main Jengkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang nggak tau main jengkal?&lt;br /&gt;Itu semacam permainan anak tradisional, yang, omong-omong, nggak jelas esensinya.&lt;br /&gt;Pokoknya di permainan ini, kaum adam; Shiddiq, Wahyu, Ridho, Akim, mulai ikut berpartisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan Astri jaga, saling berpegangan tangan untuk membentuk formasi-formasi aneh untuk dilompati.&lt;br /&gt;Permainan ini thrill-nya cukup tinggi, terutama bagiku dan Astri karena resiko terinjak, tertendang, tersepak, dan terluka sangatlah besar, mengingat para pemain menggunakan sepatu (yang cowok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai main, lanjut ke permainan Lubang Buaya, khusus untuk cowok, karena sangat nggak fair dan berbahaya buat cewek.&lt;br /&gt;Karena dirasa sangat nggak adil, kita beralih ke permainan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Main DoMiKado. &lt;br /&gt;Semacam main saling tepuk tangan kawan disebelah, pokoknya semacam itulah. &lt;br /&gt;Heboh, penuh teriakan dan umpatan, ajang yang paling tepat untuk menepuk keras-keras telapak tangan teman kita tanpa beresiko di tampar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Main Gembel.&lt;br /&gt;Permainan dengan kedua jempol tangan masing2 pemain. Agak sulit untuk main dengan 8 orang, karena, omong-omong, jadi ada 16 jempol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecapekan dan merasa bau keringat, kami pun bubar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam pelajaran terakhir adalah jam Bu Nunung.&lt;br /&gt;Ulangan. &lt;br /&gt;Sialan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita disuruh membaca sebuah cerpen di buku, dan tebak apa soal ulangannya: menulis ulang cerpen tersebut!&lt;br /&gt;Damn shit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kelasku, XI IPA 1, yang sensasional dan dicintai para guru ini musti mendapatkan guru standar rendah semacam itu???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengerjakan ulangan dengan setengah hati, tapi entah kenapa aku berhasil menceritakan ulang cepen tersebut sebanyak satu lembar.&lt;br /&gt;Omong-omong, ulangannya cuma lima belas menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pas pulang, papan tulis pun penuh tulisan yang isinya kisi-kisi ulangan Fisika dan Biologi.&lt;br /&gt;Aku malas mencatat. Dan ngacir pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa di sekolah tadi aku harus bermain-main dengan bodohnya alih-alih belajar matematika atau ngerjain TIK?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa pula aku malah duduk di depan komputer dan menulis posting ini???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*I really hate the rain...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4387619226950683260?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4387619226950683260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/gila-pra-ujian.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4387619226950683260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4387619226950683260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/06/gila-pra-ujian.html' title='Gila Pra Ujian'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5739320247219655605</id><published>2008-05-24T15:11:00.000+07:00</published><updated>2008-05-24T16:42:32.978+07:00</updated><title type='text'>All First Time</title><content type='html'>Kadang-kadang kita mencapai suatu titik dimana kita benar-benar dilanda suatu kebosanan tingkat tinggi.&lt;br /&gt;Jika hal itu terjadi padaku, biasanya aku akan mengenang kali pertama kita mengalami hal itu. Aku akan merasa lebih baik saat itu.&lt;br /&gt;Sekarang, aku ingin mengingat semua hal disaat aku melakukan atau merasakannya untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku pertama kali dilahirkan... well, mana aku ingat. Lagipula, memangnya ada kali kedua untuk di lahirkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku pertama kali belajar bersepeda... saat itu menyenangkan. Sepeda roda empat berwarna ungu dengan boncengan itu adalah hadiah yang terindah. (Pada saat itu. Sekarang??)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku pertama kali bisa membaca Bobo... entahlah, aku tidak ingat. Karena Mama selalu membacakannya untukku saat aku masih belum bisa membaca. Omong-omong, aku nggak butuh waktu lama untuk bisa membaca tanpa mengeja, lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mendapat tas pertamaku... Tas kecil berbentuk setengah lingkaran itu dulu selalu kupegang dengan sayangnya, membuatku membayangkan, seperti apa rasanya sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk sekolah pertamaku... TK Islamiyah memang bukan TK besar, tetapi aku punya banyak kenangan di sana. Aku yang menangis karena ditinggal Mama, makan sate setiap hari Sabtu, angan-angan menjadi dirijen waktu upacara, rebutan kursi atau pensil, pamer kotak bekal, seorang cewek yang dulu sangat membenciku entah kenapa (dan sekarang dia satu sekolah denganku di SMA ini, ha), sampai saat aku didorong jatuh dari jembatan dan tercebur ke genangan air di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disuntik pertamaku... untuk sebuah luka bakar yang bekasnya nggak akan pernah hilang di punggung telapak tangan kananku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta pertamaku... Mm, kalau dipikir-pikir, kalau memang benar cowok itu cinta pertamaku, maka aku hebat sekali bisa mencintai orang lain selama dan setulus itu. Tapi, yah, kurasa dia memang pantas untuk kucintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucing pertamaku... bukan Blacketet. Ia mungkin kucing yang paling kucintai, tetapi bukan yang pertama. Kucing pertamaku namanya si Belang, nama standar khas kucing yang diberikan oleh mamaku. Kalau saja aku sudah memahami seni menamai kucing saat itu, aku mungkin akan menamainya dengan nama yang setipe dengan Blacketet, Chiko, Mikochin, atau Pci-Pci, yang berarti satu hal: nama dengan huruf C di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali masuk SMP... aku bisa gila dengan lantai yang terbuat dari kayu. Belum lagi buku yang dipinjam dari perpustakaan, jadwal yang harus dicatat sendiri, ditambah lagi tahun itu tahun pertama uji coba KBK, yang, omong-omong, baru sekolahku sendiri yang mengaplikasikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali masuk SMA... aku bisa stress berat saat tahu sekolah seperti apa yang kuhadapi. Gedung bobrok, dinding bolong, kursi yang harus diseret sendiri dari gudang (atau kelas lain? entahlah), juga teman sebangku dari sekolah yang namanya saja baru kudengar. Aku merasa ditipu saat banyak yang bilang itu sekolah nomor satu. Belum lagi MOS selama seminggu... Aku benar-benar beruntung tidak jadi gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali punya komputer... Aku merasa bisa melakukan apapun dan akan jadi programmer sesukses Gates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali kenal internet... saat aku kelas 6 SD atau kelas 1 SMP. Mainanku hanyalah &lt;a href="http://www.ketawaketiwi.com"&gt;ketawaketiwi.com&lt;/a&gt; atau nggak mIRC. Omong-omong, mungkin aku kenal internet lebih lama dari itu jika membuka Teletext dari TV merek Toshiba yang berisikan berita-berita situs-situs internet, bahkan humor dari &lt;a href="http://www.ketawaketiwi.com"&gt;ketawaketiwi.com&lt;/a&gt; bisa dianggap kenal internet. Itu waktu kelas 2 SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bikin e-mail pertamaku... waktu kelas 1 SMP. Lagi hobi-hobinya maen internet di rumah pake TelkomNet dan bikin tagihan telepon membengkak. Aku bikin e-mail di Plasa yang, omong-omong, bikin account aku penuh banget dengan spam. E-mail address ku pun norak banget, entah apa namanya, aku lupa, tetapi sudah pasti norak. Aku juga punya temen mail waktu itu, yang address-nya aku dapet dari majalah KaWanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nulis blog pertamaku... waktu kelas 3 SMP. Masih bego-bego banget dan tulisanku masih nggak bermutu. Mm, sampe sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya laptop pribadi pertamaku... penipu. Aku nggak punya laptop pribadi. Seenggaknya belum lah. Tunggu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan di Jepang pertamaku... makin penipu. Aku nggak pernah ke Jepang. Seenggaknya sekarang. Mungkin besok, minggu depan, tahun depan... entahlah. Pokoknya aku yakin akan ke sana. Dan bila saat itu tiba, aku akan dapat menuliskan 'Jalan-jalan di Jepang pertamaku...' di blog dengan sempurna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5739320247219655605?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5739320247219655605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/all-first-time.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5739320247219655605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5739320247219655605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/all-first-time.html' title='All First Time'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1092144694557278137</id><published>2008-05-22T19:43:00.000+07:00</published><updated>2008-05-22T21:04:26.181+07:00</updated><title type='text'>Balada Film Tercinta</title><content type='html'>Cerita ini dimulai kira-kira setengah tahun yang lalu, dimana guru bahasa indonesia-ku masih Bu Fatmawati yang gemar bercerita dan membangkitkan semangat menulis dan merupakan guru tingkat nasional; bukannya guru aneh tak punya cita rasa sastra dan nggak punya pendirian untuk bisa menilai pekerjaan muridnya sendiri serta cara mengajar yang benar-benar buku (hanya bedanya buku tidak berbicara atau tertawa garing), bernama Nunung, eh, maksudku, BU Nunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu aku masih murid kelas sebelas ipa yang polos, belum mengalami dendam kesumat atau kebencian mendalam atau kejijikan akut atau sesuatu semacam itu dalam kehidupan sehari-hari ku, terutama sekolah. &lt;br /&gt;Aku merasakan sensasi aneh saat Bu Fat memberi tugas untuk semester depannya. Sensasi aneh itu bernama senang.&lt;br /&gt;Cukup aneh mengingat bahwa nggak mungkin ada siswa SMA normal yang senang diberi tugas, bahkan yang schoolaholic sekalipun.&lt;br /&gt;Tapi ini bukan tugas sembarang tugas. Tugas ini bertitel "Membuat Film". Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira aku bisa membuat alasan kenapa aku bisa menyukai tugas yang satu ini. Dan untuk menjelaskan hal itu, kita butuh daftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alasan Kenapa Aku Menyukai Tugas yang Diberikan Oleh Seorang Guru di Sekolah dan Bukannya Mencak-Mencak Saking Kesalnya atau Melancarkan Aksi Mogok Sekolah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Karena tugas ini tugas membuat film. FILM. F-I-L-M. Pilem. (ejaan Melayu)&lt;br /&gt;Maksudku, selama sisa hidupku di luar SMA nanti, kapan lagi, sih, aku bakalan bisa ngebuat film? &lt;br /&gt;Aku nggak pernah punya cita-cita buat jadi sutradara atau ngambil jurusan sinematografi atau hal-hal semacam itu, jadi buatku ini adalah kesempatan sekali seumur hidup.&lt;br /&gt;Seperti Ir. Soekarno yang memutuskan untuk menjadi Presiden RI yang pertama, membuat film juga momen sekali seumur hidup seperti itu, hanya saja tidak terlalu ekstrim dan mengubah hidup banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Dapat pengalaman baru, yang bisa ku kenang bertahun-tahun kemudian (okeh, alasannya nyangkut-nyangkut masa depan melulu). &lt;br /&gt;Suatu saat di masa depan, dimana aku dan teman-temanku mungkin udah nggak sama-sama lagi (karena aku di Jepang, ehem), nonton film ini mungkin bisa menjadi cara tepat untuk bernostalgia, bahkan hingga berurai air mata.&lt;br /&gt;Kalau film itu film komedi, mmm, mungkin akan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Berniat tulus dan mulia untuk memarakkan dunia perfilman indonesia yang bobrok.&lt;br /&gt;Mungkin film yang kami buat bisa memenangkan penghargaan atau apa, dan membuat film itu diputar di bioskop-bioskop seluruh indonesia bahkan seluruh dunia (harapan semu, dan, omong-omong, komersil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Satu-satunya kesempatan nampang, euy!&lt;br /&gt;Mungkin suatu saat aku berteman dengan seorang artis yang sering main film, dan misalnya dia lagi nyombongin film-filmnya, aku tinggal bilang "Aku juga pernah main film, kok!" dengan wajah tak kalah sombong dan menang jelek.&lt;br /&gt;Misalnya dia nanya film apa, diam aja, atau gigit lidah sekuat-kuatnya sampe berdarah-darah dan dilarikan ke rumah sakit biar nggak perlu menjawab pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, akhirnya satu kelas pun menyetujui tugas tersebut dengan janji akan selesai semester depan sehingga kita tinggal menonton bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi janji hanyalah janji, dan lidah tak bertulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semester depannya, Bu Fat digantikan dengan guru bahasa indonesia kelas ips bernama Bu Nunung.&lt;br /&gt;Dan di semester tersebut, kedok salah seorang anggota kelompok kami, telah terbuka dengan sangat lebar. &lt;br /&gt;Saat itu, barulah aku merasakan apa yang disebut dengan dendam kesumat atau kebencian mendalam atau kejijikan akut atau sesuatu semacam itu; aku satu kelompok film dengan si Cemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang menguntungkan dari Bu Nunung, kami mampu membujuknya untuk menunda-nunda batas waktu pengumpulan tugas, karena, yah, selama satu semester sebelumnya, kami belum melakukan persiapan apapun. Memikirkan ide cerita juga tidak.&lt;br /&gt;Tetapi pada akhirnya penundaan tak dapat ditolerir lagi, sehingga kami terpaksa memplagiat (MEMPLAGIAT, ha, betapa rendahnya), drama yang pernah Ovie dan Febi tampilkan waktu SMP, saking nggak ada idenya. Itupun setelah pergulatan yang panjang.&lt;br /&gt;Maka gugurlah semua alasan yang kubuat untuk menerima tugas tersebut; lebih baik seandainya dulu tugas tersebut tidak kami terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimanapun kami harus menjalaninya.&lt;br /&gt;Hari-hari syuting yang panjang, melelahkan, dan cukup panas di telinga karena aku dimarahi ortu gara-gara pulang malam gara-gara syuting.&lt;br /&gt;Belum lagi dilema gara-gara satu kelompok dengan si Cemen. Oh!!!&lt;br /&gt;Kami nggak ada yang mau rumahnya didatangi oleh si Cemen, sehingga kami pun memutuskan untuk syuting di rumahnya, TETAPI APA YANG TERJADI???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhari-hari kami melakukan syuting di kediaman gadis itu, BERKALI-KALI, tetapi bayangkan saja, tak sekali pun--TAK SEKALI PUN--ia memberi kami minuman!!!&lt;br /&gt;Nggak dikasih minum!! &lt;br /&gt;Dia pikir kita onta yang tahan lama tanpa aer!! Dasar Arab pelit!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bahkan beli minuman sendiri di depan rumahnya!! Ha!!&lt;br /&gt;Ya ampun, manusia itu hatinya terbuat dari batu atau malah nggak punya hati, sih???&lt;br /&gt;Kita juga bahkan membeli makanan sendiri dan dimakan di rumahnya!!&lt;br /&gt;Tanpa piring, bener-bener cuma numpang makan, tanpa disediain apapun sama dia!!&lt;br /&gt;Dasar makhluk upilan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh, udah-udah aja maki-maki si Cemen. Bikin suntuk aje.&lt;br /&gt;Pokoknya, setelah perjalanan syuting yang panjang dan menyebalkan tersebut, akhirnya proses syuting pun selesai!! Hore!!&lt;br /&gt;Bye-bye Cemen!! Bawa saja piring dan gelasmu ke alam kubur!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tragedi datang kemudian. Hari ini tepatnya.&lt;br /&gt;Hari ini ada acara di sekolah, namanya SBSB (Sastrawan Berbicara Siswa Bertanya), event nasional yang luar biasa garing bagiku. Dan menuai pro kontra bagi kelompokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, di SBSB ada acara parodi yang diisi oleh anak-anak Snapycation (ekskul-ku! Tapi aku bahkan nggak tau kalo mereka bakal nampilin parodi. Kayaknya tanpa aku udah dikeluarkan dari keanggotaan, deh). Dan coba tebak apa yang mereka tampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film kami!&lt;br /&gt;Film yang kami plagiat itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampus. Film kami pasti bakalan basi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mulai menduga-duga, apakah ini Kutukan Si Cemen (baca: si Cemen ngedatengin sial) atau Azab Karena Cemen (baca: azab gara-gara men-sial-sial-kan si Cemen)?&lt;br /&gt;Entahlah, yang manapun.&lt;br /&gt;Film kami akan tetep basi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal film itu sudah cukup basi sejak Cemen bermain di dalamnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1092144694557278137?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1092144694557278137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/balada-film-tercinta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1092144694557278137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1092144694557278137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/balada-film-tercinta.html' title='Balada Film Tercinta'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8916079554484216515</id><published>2008-05-20T15:33:00.022+07:00</published><updated>2008-05-20T16:49:26.088+07:00</updated><title type='text'>Style Thief</title><content type='html'>Aku baru pulang dari JJGKM, atau  yang lebih enak jika kita sebut dengan Jejegekem (Jalan-Jalan-Gila-Kena-Macet).&lt;br /&gt;Hei, ini macet bukan sembarang macet. Macet kali ini gara-gara Pekan Gawai Dayak. Buat orang Pontianak yang nggak tahu ini, silakan nyeburin diri ke Sungai Kapuas, tapi buat orang luar Pontianak yang baca (harapan semu), biar kujelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekan Gawai Dayak adalah... mm, suatu... mm.. okeh, aku nyerah. Bentar, aku cari sumber. Silakeun klik di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gawai_Dayak"&gt;sini&lt;/a&gt;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itulah dia si jali-jali, maksudku si Gawai Dayak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lumayan suka ngeliat acara-acara macam begini, lucu aja ngeliat mereka pake baju adat dan nari-nari diatas mobil pick-up. Bener, deh. Bagi Anda yang pernah menyaksikannya pasti bakal berpikir begitu.&lt;br /&gt;Satu-satunya hal yang kubenci dari semua ini adalah MACET-nya, ya ampun!!&lt;br /&gt;Ini musim kemarau, sinar matahari di musim ini bisa menjadi alat tenning yang paling ampuh, juga memultifungsikan aspal menjadi papan penggorengan.&lt;br /&gt;Dan ini juga tanah khatulistiwa, dimana matahari dapat berada tepat di atas kepala dan bersiap memanggang apa yang ada di bawahnya.&lt;br /&gt;Dimana berada di jalan raya dengan kendaraan tanpa atap adalah sebuah petaka.&lt;br /&gt;Kena macet pula!&lt;br /&gt;Ha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, jika hal ini akan terjadi lagi, aku nggak akan segan-segan memakai aftershave. (boong banget. lagian nggak punya juga. omong-omong, aftershave apaan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal bagus hari ini. Aku membeli sebuah novel berjudul To Kill A Mockingbird karya Harper Lee. Hohoho. Akhirnya aku punya juga novel yang berbonuskan pembatas buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mm, sesuai judulnya, di posting kali ini aku emang lagi pingin ngebicarain tentang pencuri gaya, yang identitas aslinya adalah si Cemen (okeh, ini emang bukan identitas asli melainkan nama yang telah kuciptakan sebelumnya untuk melindungi dirinya yang begitu memukau).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lebih senang menyebutnya pencuri gaya dibanding copy cat bukan berarti karena dia punya modus operandi, tetapi melainkan karena setiap gaya yang telah ditirukannya, tidak akan pernah sudi dipakai oleh si pemilik asalnya, meski dengan beberapa perkecualian (aku). Satu alasan lagi, nama copy cat terlalu manis untuknya, terutama bagian 'cat'-nya, karena, omong-omong, tapak kaki Blacketet yang kotor saja tidak lebih menjijikkan dibanding dia (sadis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencuri gaya. Gaya yang kumaksud bukan desain busana atau sesuatu semacam itu, melainkan, apa ya, semacam tindakan unik yang biasa kita lakukan berulang-ulang tanpa kita sadari.&lt;br /&gt;Misalnya, dimana seluruh orang dunia mengupil dengan jari kelingking tangannya sendiri atau alat pengupil (kalau ada), kita menggunakan jempol tangan orang lain. Ya, gaya seperti itulah yang kumaksud.&lt;br /&gt;Dan dia mencurinya! Maksudku, mencuri gaya saja sudah menjijikkan, tetapi lebih menjijikkan lagi mencuri gaya orang yang mengupil dengan jempol orang lain.&lt;br /&gt;Ah, tapi dia tidak mencuri gaya orang manapun yang mengupil dengan jempol orang lain. Setidaknya belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pernah mencuri gayaku. &lt;br /&gt;Gayaku benar-benar bukan gaya yang oke, sungguh, malah terkesan barbar, tetapi tetap saja dia menirunya. Dan bukan hanya satu, tetapi LIMA. Biar kubuat daftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Aku muak dengan namaku maupun nama panggilanku yang pasaran, sehingga aku memutuskan membuat nama baru yang cukup unik dan mengumumkannya kepada teman-temanku. Ia mendengarnya.&lt;br /&gt;Besoknya, ia menyebut dirinya dengan nama baruku itu.&lt;br /&gt;(well, ini mungkin adalah pencurian &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nama&lt;/span&gt;, bukan pencurian &lt;span style="font-style:italic;"&gt;gaya&lt;/span&gt;, tapi setidaknya tidak terlalu jauh dari konteks. Kata dasarnya tetap 'curi'.)  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.Aku punya kebiasan buruk dimana aku senang mengacak-ngacak rambutku dengan brutal tanpa sadar saat aku sedang cemas atau bingung.&lt;br /&gt;Waktu ia bercerita pada Echa tentang kebingungannya mengenai entah apa, ia &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mengacak rambutnya&lt;/span&gt;. Dasar rubah betina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kata-kata keluar dari mulut tanpa sengaja, dan aku punya kata-kata andalan yang selalu kuucapkan hampir setiap saat pada anggota bipbip dan juga I'a.&lt;br /&gt;Sekali lagi, ia ikut-ikutan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mengatakannya&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Aku senang tertawa. Itu membuatku bahagia. Hanya saja kebahagiaanku itu membawa pengaruh buruk pada orang disampingku, karena saat aku mulai tertawa sangat hebat, aku akan memukul siapapun/apapun yang berada di dekatku kecuali Winda (aku tak tega menyakitinya), si Cemen (begitu menjijikkannya), cowok (no comment) dan wajan berisi minyak panas serta hal-hal lain yang tak patut di pegang.&lt;br /&gt;Bahkan perilaku tak terpuji ini mulai ditirunya! Ha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omong-omong, mungkin ada yang menyadari kenapa cuma ada empat poin dan bukannya lima seperti yang kutuliskan secara spektakuler di atas. &lt;br /&gt;Alasannya adalah karena LIMA mempunyai impact yang lebih besar di banding EMPAT yang terdengar tanggung. Coba rasakan sendiri.&lt;br /&gt;Yah, aku bisa saja menuliskan LIMA KURANG SATU, tapi itu bahkan terlihat lebih nggak oke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkiprah di bidang curi-mencuri ini belum lama, tetapi tidak sedikit gaya yang berhasil di curinya.&lt;br /&gt;Aku tidak bisa menuliskannya satu persatu berhubung aku nggak bakalan bisa menggambarkannya dengan baik, dan juga aku mulai malas untuk lebih banyak membicarakan tentangnya.&lt;br /&gt;Sudah cukup membicarakannya di kelas, di les, di jam kosong, di ekskul, di mal, di musholla, dan di rumah teman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8916079554484216515?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8916079554484216515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/style-thief.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8916079554484216515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8916079554484216515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/style-thief.html' title='Style Thief'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7017496181338690432</id><published>2008-05-13T18:43:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T19:54:18.420+07:00</updated><title type='text'>Jangan Abaikan Pesan Orangtua</title><content type='html'>Barusan... sangat barusan.. aku mengalami hal bodoh yang kupikir merupakan azab gara-gara mengabaikan pesan Mami tercinta (okeh, mungkin emang udah pasti azab, bener deh). Biar ku ceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini Asutarin (well, lama-lama capek juga nulis namanya panjang-panjang. mulai sekarang kita tulis namanya dengan benar: Astri)ngadain makan-makan dalam rangka ultah doski yang ke tujuh belas. Suit sepentin, euy! Dirinya pun mengundang para undangannya sekalian untuk datang ke rumahnya jam empat. &lt;br /&gt;Okeh, karena ini Indonesia, jangan harap ada yang datang jam segitu, karena bahkan aku si Jepang ini (ehem, ehem) datang jam setengah lima dan itupun masih suangat sepi.&lt;br /&gt;Tanpa kado. Drama lama.&lt;br /&gt;Dan coba tebak makanan (alasan utama para undangan hadir ke tempat orang yang diundang)apa yang disajikan di meja?&lt;br /&gt;Sate.&lt;br /&gt;Ya Tuhan, sate lagi.&lt;br /&gt;Drama kamuflase tusuk sate pun akan kembali dimulai. &lt;br /&gt;(Keterangan tambahan: Penampilan perdana drama "Kamuflase Tusuk Sate" di ultah Laila, terima kasih untuk Astri yang menghabiskan sateku dan menyumbangkan tusuk satenya di piring bekas makanku sebagai hiasan. Penampilan kedua di ultah Arta, terima kasih untuk Febi dan Ovie yang menghabiskan sateku dan menyumbangkan tusuk satenya di piring bekas makanku sebagai hiasan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang lupa ngasih tahu ibunda, yang sedang pergi keluar, bahwa aku juga sedang pergi ke rumah Astri pun mengirim sms pemberitahuan (contoh nyata anak yang berbakti pada orangtua: kalau mo pergi kemana-mana bilang dulu).&lt;br /&gt;Mama pun me-reply dengan jawaban singkat tapi padat aksen Melayu : "Ye, jangan sampe malam."  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja demi menunda penderitaan dalam melakukan drama "Kamuflase Tusuk Sate" (bayangkan, karena drama ini aku cuma makan lontong doang. Lontong oh lontong!)tanpa sadar hari sudah maghrib saat aku mulai makan. Means one thing: pesan mama tlah kulanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku tetep santai-santai aja. Maksudku, yah, maghrib ini, kok. Aku toh bukannya pulang jam 12 malam kayak si Cinderella. Jadi selesai makan, aku pun berbasa-basi sedikit, baru memutuskan untuk pulang (biar nggak dituduh SMP = Selese Makan Pulang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku pun mem-baibai-kan anak-anak lain yang masih di rumah Astri, sambil membatin nista, "Siap-siap, lu pade bakal dijadiin babu buat beres-beres," dan melenggang menuju si mobek tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin malam menghembus tubuhku, membuat cardigan-ku berkibar-kibar, membuat panorama langit bertabur bintang terlihat semakin mempesona. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;-- okeh, aku nulis sampah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya, saat melewati gapura kompleks Astri, pluk, sesuatu jatuh ke lengan kiriku.&lt;br /&gt;Aku melihat sekilas benda yang terjatuh di atas cardigan pink itu.&lt;br /&gt;Cicak.&lt;br /&gt;Ya, cicak. C-I-C-A-K~&lt;br /&gt;APAAA???!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung menggelepar-gelepar nggak karuan di atas mobek kayak kena step (sumpah!).&lt;br /&gt;Geleparan pertama si cicak masih nangkring di lenganku.&lt;br /&gt;Ya Tuhan!!!! Air mataku hampir mengalir melihat si cicak yang menatapku penuh kekejaman.&lt;br /&gt;Geleparan kedua lebih hot, aku hampir saja menabrak pembatas parit, dan memungkinkan terjungkal ke dalam parit Sei Raya yang hitam kelam tersebut. &lt;br /&gt;Dan si cicak terlepas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak peduli bahkan ketika aku hampir menabrak truk yang akan melintas atau orang-orang di sekitar situ memperhatikanku saat menggelepar gila.&lt;br /&gt;Yang penting si cicak nggak nangkring di lenganku lagi, itu saja!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tiba-tiba aku dihadang oleh kengerian yang lebih mencekam.&lt;br /&gt;Bagaimana jika ternyata... si cicak malah merayap ke baju atau celanaku?&lt;br /&gt;Atau ternyata cicak laknat itu ngompreng di helm-ku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku merasakan sensasi aneh, di bahuku. &lt;br /&gt;Kayak ada yang merayap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memberanikan melirik kaca spion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata... tali helm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi belum selesai begitu saja. &lt;br /&gt;Aku pun memacu mobek dengan kecepatan tinggi, aku ingin bergegas sampai di rumah.&lt;br /&gt;Dan sesampainya di rumah, aku berjalan ragu ke kamar... melirik kaca... akankah ada cicak yang mampir di pakaianku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak ada!!! Nggak ada, lho, NGGAK ADA!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya seperti saat Indonesia merdeka dulu. Bebas, lepas...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun dengan segera melepas cardigan durjana tersebut dan memasukkannya ke mesin cuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan moral:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan pernah mengabaikan pesan orang tua. Siapa tahu ada azab yang menantimu karena kedurhakaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Waspada cicak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7017496181338690432?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7017496181338690432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/jangan-abaikan-pesan-orangtua.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7017496181338690432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7017496181338690432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/jangan-abaikan-pesan-orangtua.html' title='Jangan Abaikan Pesan Orangtua'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8641617947187386714</id><published>2008-05-03T16:51:00.001+07:00</published><updated>2008-05-03T17:21:05.848+07:00</updated><title type='text'>Bleach ga Suki da yo!!*</title><content type='html'>Sekarang ini aku memang lagi suka-sukanya baca Bleach.&lt;br /&gt;Mm, dari dulu sih, cuma baru sekarang aja dapet kesempatan buat nulis tentang komik keren satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, seperti biasa, aku nggak jago bikin sinopsis, tapi aku akan memaksa buat bikin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bleach bercerita tentang seorang cowok SMA bernama Ichigo Kurosaki (penulisan nama dengan format Western, bukan Japanese), yang tiba-tiba berubah kehidupannya sejak bertemu dengan seorang shinigami cewek bernama Rukia Kuchiki. Semula Rukia berniat mentransfer separuh kekuatan shinigami-nya pada Ichigo yang ingin menyelamatkan keluarganya yang diserang Hollow, roh manusia yang sudah meninggal yang berubah menjadi jahat, namun seluruh kekuatan Rukia malah terserap oleh Ichigo. Mulai saat itu, Ichigo menjalani hari-harinya tidak hanya menjadi seorang cowok SMA biasa melainkan sebagai seorang shinigami. Rukia yang kehilangan kekuatan shinigaminya pun bersekolah di sekolah yang sama dengan Ichigo untuk membantunya menangani para hollow yang sering muncul.&lt;br /&gt;Di sekolah juga terdapat teman-teman Ichigo yang tanpa sadar terpengaruh oleh kekuatan spiritual Ichigo yang sangat besar, yaitu Orihime Inoue, Yasutora Sado (Chad) dan seorang Quincy pembenci shinigami bernama Uryu Ishida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh kesukaanku... mm, Ichigo, dan seorang arrankal (atau arrancar atau apapun itu) keren bernama Ulqiorra (Urukiora, dalam pengejaan bahasa Jepangnya).&lt;br /&gt;Aku suka banget manga ini, karena... yah, keren!&lt;br /&gt;Masing-masing tokoh punya karakter yang unik, terutama para cowoknya, terutama Uru!&lt;br /&gt;Artwork Tite Kubo (mangaka-nya) emang keren banget, seolah-olah Uru telah ditakdirkan untuk menjadi cowok keren idolaku. (Maafkan aku Toma, tapi asal kau tahu, aku masih menyukaimu.)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Shonen manga ini kurekomendasikan bagi siapa saja yang menyukai cerita yang unik atau tipe cowok kasar-tapi-baik-hati macam Ichigo. Humor yang terdapat di dalamnya pun selera tinggi, bukan humor garing ala seseorang di kelasku bernama *piiip* (sensor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, Asutarin mungkin tertarik pada Bleach juga karena melihat antusiasme-ku yang begitu besar pada Bleach (aku baca sambil teriak-teriak kayak orang gila), dan dia membuat Arta juga membaca Bleach. (Well, aku mungkin terdengar sok berjasa.)&lt;br /&gt;Dan karena aku-Astri-Arta membaca Bleach dan membicarakan hal itu sepanjang waktu, sehingga mungkin Ovie pun merasa muak menjadi kambing congek dan akhirnya membaca Bleach juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senangnya penggemar Bleach bertambah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuharap siapapun yang membaca posting ini tiba-tiba, entah ditarik kekuatan apa, jadi pengen baca Bleach.&lt;br /&gt;Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Suka Bleach!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8641617947187386714?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8641617947187386714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/bleach-ga-suki-da-yo.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8641617947187386714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8641617947187386714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/bleach-ga-suki-da-yo.html' title='Bleach ga Suki da yo!!*'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2337158083855265294</id><published>2008-05-02T11:02:00.001+07:00</published><updated>2008-05-02T12:43:41.588+07:00</updated><title type='text'>Dapatkan Banyak Dari Upacara</title><content type='html'>Tadi pagi aku menghadiri upacara bendera dalam rangka Hari Pendidikan Nasional di kantor gubernur.&lt;br /&gt;Kami berbaris di samping barisan Satpol PP dan guru-guru dari berbagai sekolah.&lt;br /&gt;Nah, diantara puluhan orang dewasa tersebut, ada beberapa orang yang aku dan Ovie anggap unik, dan yah, membuat tertawa. Mari buat daftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berbagai Tipe Orang Dewasa Unik yang Kutemui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bapak tusuk gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin Bapak Tusuk Gigi suka baca buku-buku detektif macam Sherlock Holmes atau novel-novel misteri karangan Agatha Christie, karena, ya ampun, gayanya ngulum-ngulum tusuk gigi dan bukannya mengorek-ngorek gigi dengan menjijikkan jelas-jelas menunjukkan bahwa Bapak Tusuk Gigi itu sok detektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ibu kipas, dengan aksen mulut dimajukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Kipas berbaris tepat segaris dengan Elitha, dan, aduh, kayaknya nggak ada yang lebih menarik baginya dibanding mengipas dengan Aksen Mulut Dimajukan.&lt;br /&gt;Oh, ya, sepertinya Bapak Tusuk Gigi dan Ibu Kipas berasal dari sekolah yang sama, karena Ovie sempat ngeliat mereka berdua ngobrol dengan akrab.&lt;br /&gt;Atau mereka sepasang kekasih? (mm, kata 'kekasih' mungkin terdengar agak menjijikkan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ibu alis-digambar yang galak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinar matahari memang menyengat tadi pagi, sehingga anak-anak sekolahku (disini maksudnya anak kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 saja) nggak ada yang mau baris di bagian depan, dimana nggak ada pohon untuk tempat berteduh. Karena banyak yang ngumpul-ngumpul di belakang, kita pun asyik sendiri, dan mulai ngobrol-ngobrol nggak jelas (termasuk nyanyi 'Shall we dance.....' berulang-ulang bersama Febi) yang menimbulkan kasak-kusuk meresahkan. Si Ibu Galak Alis-Digambar pun ngomel-ngomel.&lt;br /&gt;Peduli apa dia dengan kami, lebih baik dia memperhatikan alisnya, yang benar-benar nggak kelihatan alami, dan membuatnya terlihat seperti topeng bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ibu buka-sepatu-karena-panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-Buka-Sepatu-Karena-Panas, berbeda dengan ketiga tersangka lain yang merupakan guru, adalah anggota Satpol PP. Mereka adalah dua orang (ya, ibu-buka-sepatu bukan hanya seorang, melainkan DUA orang) yang aktivitasnya (buka sepatu, tentu saja) tertangkap oleh mata jeli Febi.&lt;br /&gt;Nilai moral yang bisa diambil: Kalau panas, buka saja sepatumu, niscaya akan terasa lebih sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ya, selain Satpol PP dan guru-guru yang berbaris di samping kiri kami, ada anak-anak SMA Santun Untan yang berbaris di  samping kanan kami.&lt;br /&gt;Nah, dari anak-anak Santun inilah aku dan Ovie dapat membuat daftar (lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Fakta Orang Kampung&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;variabel: anak-anak SMA Santun Untan yang memang dikenal sebagai sekolah kampung)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Orang Kampung Suka Duduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saat semua orang berdiri dalam barisan saat upacara, tiga perempat barisan anak kampung akan hancur, yang kemudian malah duduk-duduk di bawah pohon di belakang barisan atau duduk di tempat, atau bahkan berjongkok di tempat seperti akan buang hajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cowok Kampung Suka Bergaya Sok Emo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan poni panjang dan di lempar ke sisi sebelah wajah mereka.&lt;br /&gt;Ya ampun, mungkin mereka pikir itu akan membuat mereka terlihat keren, tapi sayang sekali, itu hanya malah semakin menunjukkan kekampungan mereka. Kecuali mereka Toma, maka ceritanya akan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang Kampung Suka Menaikkan Kerah Baju Mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kayak drakula,"komentar Ovie.&lt;br /&gt;Tidak, drakula masih lebih bagus daripada mereka.&lt;br /&gt;Dengan kerah dinaikkan seperti itu mereka terlihat seperti, mm, ya, orang kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cewek Kampung Suka Berbedak Tebal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mereka suka berbedak tebal? Apa mereka nggak sadar, kalau menutupi wajah dengan bedak setebal salju itu norak?&lt;br /&gt;Nggak, jawab Ovie.&lt;br /&gt;Mereka nggak akan sadar, karena satu sekolah isinya begitu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Orang Kampung Berbicara dengan Bahasa Kampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mm, bukannya orang kampung punya bahasa khusus untuk mereka saling berkomunikasi, tapi, mereka punya logat khusus yang aneh.&lt;br /&gt;Yang saat aku dan Ovie mendengar seorang cowok berbicara dengan logat tersebut, kami langsung yakin seratus persen cowok itu orang kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh, kali ini nggak akan ada daftar lagi.&lt;br /&gt;Nah, setelah upacara, kami memutuskan untuk minum entah apa, untuk melegakan dahaga gara-gara sekolah pelit yang nggak nyediain minuman buat anak muridnya yang hampir dehidrasi (karena kebanyakan ngerumpi, tentu saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah perjalanan panjang (aku dan Ovie terpisah dari temen-temen yang lain) akhirnya kami pun berkumpul di warung es krim (atau apapun namanya) St. Petrus.&lt;br /&gt;Tapi saat hendak memesan, dengan semena-mena salah satu abang penjualnya bilang kalo es krim-nya belum ada, jam sepuluh baru jadi. Sedangkan saat itu baru jam setengah sepuluh.&lt;br /&gt;Kita pun berasa dalam dilema antara ingin segera minum atau pengen makan es krim.&lt;br /&gt;Akhirnya kita pun menyerah dan akhirnya mesen minuman lain selain es krim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil minum, kita pun cerita-cerita nggak jelas, seperti yang biasa dilakukan cewek-cewek kalo lagi ngumpul.&lt;br /&gt;Aku pun menceritakan secuil cerita dari perjalananku ke pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini ceritanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;( Ket: A=Aku, D=Dedek, O=Om Mul. Percakapan berikut ini ditulis dengan bahasa Indonesia, bukannya Melayu seperti kejadian sebenarnya)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A: (ngeliat bus dengan tulisan 'Bento' di belakangnya) Mm, ternyata orang Kalbar mantap juga bisa bahasa Jepang , yah.&lt;br /&gt;D: Hah, memang tau dari mana?&lt;br /&gt;A: Tuh, ada tulisan bento di bis ituh. Bento kan bahasa Jepang.&lt;br /&gt;O: Bento artinya 'Benteng Soeharto'.&lt;br /&gt;A: Oh.. Pantes. Nggak mungkin lah bento-nya bahasa jepang.&lt;br /&gt;D: Masa sih? Berarti Hoka Hoka Bento tuh, Hoka Hoka Benteng Soeharto?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai menghabiskan satu gelas, tiba-tiba kita menyadari kenyataan yang menyakitkan.&lt;br /&gt;Es krim-nya udah ada.&lt;br /&gt;Abang itu pembohong, katanya jam sepuluh, tapi baru jam sepuluh kurang lima belas es krimnya udah ada. Grrrk.&lt;br /&gt;Kita pun kembali dalam dilema: apakah harus membeli es krim lagi? Atau tidak?&lt;br /&gt;Setelah berdiskusi panjang lebar, akhirnya kita memutuskan untuk membeli es krim, tapi hanya 2 porsi, dengan sendok enam (miskin).&lt;br /&gt;Aku dan Astri sukanya vanilla atau nggak stroberi, jadi pilihannya antara dua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Ovie dan Febi mesen, abangnya bilang cuma ada rasa cokelat.&lt;br /&gt;Aku dan Asutarin pun langsung berontak, dan teriak-teriak kesal, "Nggak suka cokelat!" yang dibalas dengan sangar (okeh, ini berlebihan) oleh Echa dan Arta, "Cokelat aja! Aku suka cokelat!"&lt;br /&gt;Ovie pun berkata pada abang itu, "Gimana, pada nggak suka cokelat, nie."&lt;br /&gt;"Iya," jawab abang itu. Hanya sebuah 'iya'!&lt;br /&gt;Terima kasih sudah menjwab dengan sangat baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2337158083855265294?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2337158083855265294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/dapatkan-banyak-dari-upacara.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2337158083855265294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2337158083855265294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/05/dapatkan-banyak-dari-upacara.html' title='Dapatkan Banyak Dari Upacara'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7720983071233069598</id><published>2008-04-30T15:57:00.000+07:00</published><updated>2008-04-30T16:40:33.934+07:00</updated><title type='text'>Story About Stories</title><content type='html'>Tragedi si cewek menyebalkan (yang dalam konteks ini kita singkat dengan sebutan Si Cemen) terjadi. Rahasia kelas tentang betapa kami membencinya akhirnya terkuak melalui mulut seorang gadis manis anggota BipBip bernama Arlia. &lt;br /&gt;Dia menangis... menangis! Aku agak miris melihatnya, karena, yah, aku emang nggak tega kalau seorang cewek sampe nangis, Si Cemen sekalipun (sok gentle, padahal cewek). Tapi aku juga nggak akan nepuk-nepuk bahunya menenangkan, tetapi cuma memandang dari jauh saja. Karena, yah, bagaimanapun dia itu Si Cemen. Aku pernah bilang bahwa aku membencinya, dan itu berlangsung sampai detik ini.&lt;br /&gt;Tetapi hari ini dia kembali seperti biasa, seakan kemarin tak terjadi apapun, tidak ada seorangpun yang sesenggukan sambil menelungkupkan wajah di meja, atau muntah-muntah. Hanya saja aku tahu dia agak menjaga jarak kali ini... atau tidak? Entahlah. Bersyukur karena gara-gara rolling bangku, minggu ini aku ditempatkan jauh dari bangkunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, kita beranjak dari topik tentang Si Cemen. &lt;br /&gt;Aku ingin menulis tentang sebuah potongan kisah dari masa lampau (okeh, sebenarnya cuma setahun yang lalu, waktu kelas sepuluh). Ini cuma kejadian singkat yang super nggak penting, yang kualami bersama Endah. &lt;br /&gt;Haah, kalau aku menulis ini, aku jadi kangen sama Endah dan saat-saat kami menghabiskan waktu bersama, juga hal-hal bodoh yang kami lakukan. Suatu hal yang hampir tidak mungkin terjadi akhir-akhir ini, karena aku dan Endah sekarang nggak seakrab dulu. Belum lagi les-les super pencapek yang nggak bisa ditinggal untuk sekedar jalan-jalan. (Well, ini boong banget mengingat sekarang aku lagi bolos les fisika, dan besok libur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu lagi musim-musimnya es teler pinggir jalan, jadi aku dan Endah, yang sama-sama berotak konsumtif, menghabiskan waktu sepulang sekolah dengan nongkrong di warung es teler dekat komplek Mujahidin. Namanya Es Teler Ciuman. &lt;br /&gt;Mm, mungkin terdengar agak vulgar yah, sebab itu nama emang bukan tukang jualnya yang ngasih, tetapi aku yang seenak perut menyebutnya begitu. Ada sejarah sendiri bagaimana warung es teler pinggiran tersebut bisa disebut begitu, tetapi aku nggak akan menceritakannya di sini, karena cuma bakal bikin garing aja.&lt;br /&gt;Lalu sambil meminum es teler pesanan, kami bercerita kesana kemari, mulai dari gosip sampe hal-hal bodoh yang pernah kami lakukan. Tertawa sekeras-kerasnya, sampai ngebikin orang-orang menoleh sebel. Akhirnya tanpa terasa es teler di mangkuk kami habis, dan sudah saatnya untuk pulang.&lt;br /&gt;Aku pun mengantar Endah dengan selamat ke rumahnya (dengan manuver-manuver oke bersama si mobek), dan aku juga kembali ke my home sweet home.&lt;br /&gt;Sesampainya di rumah, aku teringat sesuatu yang bodoh. Sangat bodoh.&lt;br /&gt;Aku langsung menyambar hape dan memencet nomor Endah di telepon rumah (pelit pulsa).&lt;br /&gt;Tut... tut... Sedang tersambung.&lt;br /&gt;Klek, telepon diangkat.&lt;br /&gt;Percakapan berikut ditulis dengan bahasa Indonesia, bukannya Melayu seperti kejadian sebenarnya.&lt;br /&gt;"Halo, Endah?" ucapku cepat.&lt;br /&gt;"Ya, ada apaan, Des?" tanyanya.&lt;br /&gt;"Kamu lagi ada urusan nggak sekarang? Bisa minta tolong, nggak?"&lt;br /&gt;"Nggak, sih. Emang ada apa, nih?"&lt;br /&gt;"Anuu, kamu bisa balik ke Es Teler Ciuman lagi nggak, sekarang?" tanyaku agak tergeragap.&lt;br /&gt;"Ha? Apaan, sih?"&lt;br /&gt;Susah sekali menahan tawa untuk nggak pecah berderai. "Mmm, tadi... mmm, es teler..."&lt;br /&gt;Endah diam menunggu lanjutan kata-kataku.&lt;br /&gt;Dengan susah payah dan terbata, aku pun melanjutkan, "Anuu, selesai minum es teler, kita... kita belum bayar."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7720983071233069598?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7720983071233069598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/story-about-stories.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7720983071233069598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7720983071233069598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/story-about-stories.html' title='Story About Stories'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1084052203651838178</id><published>2008-04-26T12:10:00.000+07:00</published><updated>2008-04-26T12:28:29.865+07:00</updated><title type='text'>Celebrating Something</title><content type='html'>Hari ini hari yang ditunggu-tunggu, seperti yang kutulis di posting sebelumnya, Perayaan Kartini di sekolah! Uhuhuhu, dan lomba Kartini-Kartono (yang kuhina-hina kemaren) itu tentu saja.&lt;br /&gt;Aku berangkat ke sekolah dengan kebaya pink yang Mama belikan beberapa hari yang lalu dan celana kain hitam milik Mama. Tak lupa berbekal rok yang dibuat menyerupai bawahan kebaya dalam tas. Oh, ya, omong-omong aku ini sering sekali memakai barang-barang Mama-handed alias bekas Mama. Ya, misalnya celana itu atau bawahan kebaya itu. Belum lagi tas Mama yang kupakai buat pergi-pergi. Emang jelek kalau kita bilang 'bekas-Mama' (lagipula aku cuma minjem) tapi mungkin agak terdengar lebih keren kalau seperti yang kubilang yaitu 'Mama-handed'. Yah, English-English gimanaa gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjalani hari ini tanpa anggota bipbip kecuali Arlia. Echa pergi ke Medan, Arta dan Asutarin Sistaponik, Febi dan Ovie ngurusin acara sebagai Panitia OSIS. &lt;br /&gt;Sebenarnya ada tugas juga dari Snapycation buat ngeliput dan ngewawancarain pemenang di lomba surat kartini dan lomba masak mie goreng, tapi, ya ampun, males banget atuh. Aku emang suka nulis, makanya di Snapy tugasku jadi writer, dan jelas-jelas bukan wartawan karena aku sumpah nggak berbakat di bidang yang mengandalkan hubungan sosial macam wartawan ini. Aku nggak bisa mewawancarai satu orangpun kalau mau tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ingin kurangkum dari perayaan ini dan kutulis di sini? &lt;br /&gt;Hmm, nggak tau. Mungkin nggak ada.&lt;br /&gt;Kalaupun ada aku akan menuangkannya dalam artikel buat Snapy yang harus kutulis nanti, minus wawancara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1084052203651838178?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1084052203651838178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/celebrating-something.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1084052203651838178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1084052203651838178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/celebrating-something.html' title='Celebrating Something'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5138295559242207447</id><published>2008-04-25T15:11:00.000+07:00</published><updated>2008-04-25T15:54:52.407+07:00</updated><title type='text'>Liburan Berakhir... Mari Ber-Kartini Ria!</title><content type='html'>Liburan usai begitu saja, cepat sekali, seperti Shinkansen yang membawaku ke Kyoto waktu itu. (Boong banget, lagian emangnya Kyoto bisa ditempuh dengan Shinkansen?)&lt;br /&gt;Yah, meski hari-hari liburku nggak bermakna (cuma baca ampe mual, nonton, main minesweeper, dan irc: main games di salah satu channel dengan nick "kuroyuri"), tapi dibandingkan hari-hari melelahkan penuh derita di sekolah? Tentu aku pilih liburan nggak bermakna.&lt;br /&gt;Dan coba tebak apa yang menyambutku begitu sampai di gubuk derita itu?&lt;br /&gt;Pembagian nilai mid kimia dan fisika! &lt;br /&gt;Ha, cukuplah untuk membuatku muntah darah. Nilainya butut banget, meski ga remidi, tapi bener-bener deh, kayak vespa tetanggaku yang bobrok sangat tapi setengah mampus di modif. &lt;br /&gt;Lalu, perayaan kartini!&lt;br /&gt;Hohoho, itu berarti kebaya dan sanggul dimana-mana. &lt;br /&gt;Padahal kalau dipikir-pikir, ya ampun, kartini ya kartini. Yang musti kita kagumi adalah cara pikir dan perjuangannya terhadap kaum perempuan, bukan sanggul dan kebayanya, aduh. &lt;br /&gt;Lagian ini Pontianak lho, yang mayoritasnya penduduk Melayu (mm, ga juga kayaknya), kenapa kita harus repot berpura-pura menjadi gadis Jawa?&lt;br /&gt;Dan yang paling konyol adalah lomba Kartini Kartono. &lt;br /&gt;Lomba Kartini, ya, okelah, karena yang dinilai bukan cuma kebaya dan sanggulnya aja. Ini melatih buat siapapun pesertanya yang mungkin suatu saat ikut Pemilihan Putri Indonesia (siapa tahu).&lt;br /&gt;Tapi KARTONO??&lt;br /&gt;Ada apa dengan Kartono, ha, saudara-saudara?&lt;br /&gt;Siapa dia? Cuma nama yang berima sama dengan Kartini dengan huruf 'i' diganti dengan 'o'.&lt;br /&gt;Kenapa harus berlomba menjadi karakter fiktif dengan nama kampungan itu?&lt;br /&gt;Kenapa nggak Lomba Kartini-Einstein, Kartini-Soekarno, Kartini-Toma, atau sesuatu seperti itu, dibandingkan Kartini-Kartono??&lt;br /&gt;Mungkin Kartini-Einstein, Kartini-Soekarno, terutama Kartini-Toma, memang nggak matching dan tentu saja di luar konteks, tapi kalau boleh jujur Kartini-Kartono benar-benar konyol. Bagiku.&lt;br /&gt;Memang susah untuk keluar dari sistem yang sudah mendarah daging.&lt;br /&gt;Lagipula, aku nggak berniat untuk memberontak. Tulisan ini kubuat cuma pengisi waktu senggang, dan bukannya ide awal dari demo pemboikotan "Kartono" atau hal-hal semacam itu.&lt;br /&gt;Dan juga... jujur, aku cukup menikmati Lomba Kartini-Kartono yang ada disekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terutama jika "dia" yang jadi Kartininya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5138295559242207447?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5138295559242207447/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/liburan-berakhir-mari-ber-kartini-ria.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5138295559242207447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5138295559242207447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/liburan-berakhir-mari-ber-kartini-ria.html' title='Liburan Berakhir... Mari Ber-Kartini Ria!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1095897938705332803</id><published>2008-04-22T19:25:00.000+07:00</published><updated>2008-04-22T19:49:13.672+07:00</updated><title type='text'>Kesalahan Fatal</title><content type='html'>Waktu kubilang aku nggak bakalan bosan dirumah gara-gara adanya 9 novel jarahan dari rumah Raisa, maka sebenarnya saat itu aku salah besar.&lt;br /&gt;Aku nggak memperhitungkan sebuah kemungkinan.&lt;br /&gt;Kalau aku bakal... mual.&lt;br /&gt;Sembilan novel, ditumpuk setinggi betis, melihatnya saja sudah mual. Kemarin aku hampir saja muntah karena menyelesaikan sebuah novel Agatha Christie berjudul Endless Night.&lt;br /&gt;Sebenarnya aku sudah muak dari hari-hari sebelumnya, dimana aku membaca novel-novel metropop macam Cinta Paket Hemat dan Tarothalia. Pas CiPaHe sih belum akut, tapi pas Tarothalia, ya ampun, rasanya kepalaku diisi batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mm, kurasa masalah sebenarnya nggak cuma karena buku bacaan yang segambreng, melainkan aktivitas menontonku yang kelewat batas.&lt;br /&gt;Gimana yah, tiga empat jam menonton mungkin akan membuat kita pusing, coba bayangkan kalau itu terjadi setiap hari.&lt;br /&gt;Ternyata liburan nggak boleh diisi oleh baca atau nonton melulu aja. Mesti melakukan hal-hal lain yang membutuhkan pergerakan fisik yang lebih dari sekedar membalik kertas atau menekan tombol forward.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu!&lt;br /&gt;Aku seharusnya jalan-jalan entah kemana, Tokyo atau Paris atau Venesia (ngayal banget).&lt;br /&gt;Ya, meski ke Tokyo atau Paris nggak masuk akal, memang setidaknya aku harus ke Venesia, eh bukan, aku harus pergi ke suatu tempat yang menyegarkan otak, mengganti jenis oksigen yang kuhirup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berenang seperti yang direncanakan Arta terdengar menyenangkan, aku pun memang berniat ikut, hanya saja hari yang Arta dan Febi tentukan untuk pergi bersamaan dengan berenangnya teman-teman sekelasku. Cowok. Oke, aku menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shopping ke secret heaven sama Asutarin juga kedengaran seru, andai saja aku punya uang buat belanja juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke Animenakama buat minjem Bleach yang tercinta? Itu usul yang bagus, sangat bagus karena kalau komik nggak akan terlalu membuat mual. Tapi resiko komik dibakar oleh Mama sangat besar persentasenya jika aku meminjam sepuluh komik sekaligus, sehingga aku hanya bisa meminjam beberapa buah komik saja. Dan itu nggak bikin seneng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, sepertinya membaca dan menonton adalah nafas hidupku.&lt;br /&gt;Peduli amat dengan mual, muntah aja sekalian.&lt;br /&gt;Liburanku hanya untuk dua hal itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1095897938705332803?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1095897938705332803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/kesalahan-fatal.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1095897938705332803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1095897938705332803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/kesalahan-fatal.html' title='Kesalahan Fatal'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2129514532330991963</id><published>2008-04-21T08:58:00.000+07:00</published><updated>2008-04-21T09:25:18.087+07:00</updated><title type='text'>Dorama All The Way</title><content type='html'>Sebenarnya ini juga bukan dorama baru keluar atau baru dibuat musim ini. Hanya saja aku baru menontonnya dan, yah, itulah isi otakku sekarang.&lt;br /&gt;Judulnya "Yukan Club". Hahaha, aku bahkan nggak tau apa artinya 'yukan'. Tapi menurut daya observasiku yang cukup tinggi ini, yukan club artinya klub orang-orang kurang kerjaan.&lt;br /&gt;Mm, mungkin terdengar kurang bermutu. Nanti deh aku cari terjemahannya.&lt;br /&gt;Inti dorama ini menceritakan tentang 6 orang murid St. President Gakuen, sekolah kaum borjuis. Dan 6 orang yang nyeleneh ini sering sekali--sesuai nama klubnya--merasa bosan.&lt;br /&gt;Hanya itu yang bisa kuceritakan, karena aku tahu aku kurang pandai membuat ringkasan sesuatu yang kusukai, aku takut membuatnya terlihat buruk.&lt;br /&gt;Bagi temen-temenku yang baru-baru ini kecanduan hana kimi dan tiba-tiba jadi suka dorama akan kupromosikan dorama ini pada kalieun. Yang kutakutkan hanya satu: mereka akan membandin-bandingkan dorama ini dengan hana kimi.&lt;br /&gt;Ya ampun, hana kimi dan yukan club adalah dua dorama dengan genre yang sangat berbeda (bagiku). Hanakimi itu komedi romantis, sedangkan yukan club, mm.. apa ya, aku nggak bisa menentukannya. Tapi intinya ini cerita tentang persahabatan. Yah, meski mereka juga jatuh cinta, sih.&lt;br /&gt;Satu lagi perbedaan mendasar dan sangat mencolok. &lt;br /&gt;Mungkin di hanakimi kita akan memanjakan mata dengan melihat cowok-cowok cakep terutama Nakatsu alias Toma alias MyLove, tapi jangan harap temukan itu di Yukan Club.&lt;br /&gt;Bukannya pemain Yukan Club jelek-jelek banget sih, hanya saja, aduh, dibandingin sama Nakatsu alias Toma alias MyLove, mereka hanya terlihat seperti bebek. Ah, kuharap hanya mataku saja yang begitu, karena aku nggak mau mendengar hinaan tentang Yukan Club. Tidak, tidak, aku tak rela.&lt;br /&gt;Lagipula karena karakter yang mereka mainkan cukup keren, jadi mungkin kita tidak akan mempermasalahkan tampang mereka. Mungkin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, ya. Omong-omong karena aku sudah menyelesaikan menonton Yukan Club, berarti acara liburanku akan berkurang. &lt;br /&gt;Tapi, itu kalau aku nggak datang ke rumah Raisa kemaren. Sayangnya aku datang. &lt;br /&gt;Dan menjarah 9 novel Raisa sebagai oleh-oleh untuk kubawa pulang. &lt;br /&gt;Aku nggak akan sempat menganggur, percayalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi... apa yang akan kulakukan sekarang? Baca buku? Kepalaku pusing banget. Sebelum nonton Yukan Club aku nyelesein baca Endless Night-nya Agatha Christie.&lt;br /&gt;Ah, aku tahu apa. &lt;br /&gt;Ini akan berhubungan dengan Yukan Club.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo menjelajah... dunia maya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2129514532330991963?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2129514532330991963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/dorama-all-way.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2129514532330991963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2129514532330991963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/dorama-all-way.html' title='Dorama All The Way'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-5086773939436085349</id><published>2008-04-19T15:24:00.000+07:00</published><updated>2008-04-19T15:49:25.421+07:00</updated><title type='text'>Holiday, Hip-Hip Hura!</title><content type='html'>Deng deng deng deng.....!!!!!!&lt;br /&gt;Libur-libur-libur-libur!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, libur adalah kata paling dicari dalam kamus remaja SMA, terutama SMA Negeri 1, terutama anak kelas XI IPA 1, terutama murid cewek, terutama aku.&lt;br /&gt;Dan jangan sekali-kali berharap liburan ini bakalan jadi liburan garing. Liburan ini nggak bakalan garing! Karena kau tahu apa, aku udah nyewa Yukan Club! Thanks buat Hilda atas jerih payahnya...&lt;br /&gt;Lalu, aku udah bikin proyek besar mengenai novel terbaruku yang berjudul Time Capsule.&lt;br /&gt;Ada juga novel Metropop berjudul Tarothalia karangan Tria Barmawi yang belum kubaca selesai.&lt;br /&gt;Aku juga nggak perlu rebutan PS sama Dedek, dia kan nggak libur.&lt;br /&gt;Trus, Arta ngajakin berenang.&lt;br /&gt;Asutarin ngajakin shopping di 'secret heaven'.&lt;br /&gt;Dan lainnya... dan lainnya... lainnya....&lt;br /&gt;Kalau toh itu semua gagal, aku tinggal ngabur ke Animenakama, minjem komik banyak-banyak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha! Dengan membayangkannya saja aku sudah begitu bahagia. Tinggal beli popcorn untuk melengkapi itu semua (ga nyambung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kalau libur aku nggak perlu bertemu muka dengannya. Ya, dia. Cewek yang di-nggak-sukai oleh semua orang itu. Hidup jadi lebih bebas, lepas... Oksigen yang kuhirup bakal lebih bersih dari biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya hari ini kepalaku pusing, berat banget rasanya. Otot di sambungan antara leher dan bahuku juga rasanya sakit banget.&lt;br /&gt;Rencana libur itu untuk besok-besok saja.&lt;br /&gt;Yang paling kubutuhkan sekarang hanya satu: tidur.&lt;br /&gt;Istirahat yang cukup.&lt;br /&gt;Lalu aku akan bersemangat menghadapi hari-hari liburku yang menyenangkan esok harinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-5086773939436085349?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/5086773939436085349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/holiday-hip-hip-hura.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5086773939436085349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/5086773939436085349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/holiday-hip-hip-hura.html' title='Holiday, Hip-Hip Hura!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4724434217337174543</id><published>2008-04-16T21:58:00.002+07:00</published><updated>2008-04-16T22:33:46.079+07:00</updated><title type='text'>Aku Masih Tetap Seperti yang Dulu</title><content type='html'>Masih ingat dengan program BS milikku? Benkyo Shimasho... belajar rutin sebelum ulangan untuk mendapat nilai maksimal. Lihat apa yang terjadi pada diriku.  Em, seperti biasa, bukannya BS, malahan tetap dengan tradisi lama; sistem kebut semalam.&lt;br /&gt;Semalam di sini dalam artian sebenarnya, benar-benar malam. Sekarang jam 10, dan aku bahkan belum mulai belajar. Bagus... bagus sekali. Aku malah duduk di depan kompi tercinta, menulis blog dengan alasan rutinitas.&lt;br /&gt;Aku nggak takut mengantuk atau apa, karena tadi aku minum satu mug vanilla latte, trik yang lebih bagus untuk membuat mata tetap melek, dibanding mengganjal kelopak mata dengan korek api.&lt;br /&gt;Haaah... padahal demi ulangan sejarah menyebalkan ini aku rela menahan hasrat ingin membaca lanjutan Bleach... Harusnya aku tahu bahwa Bleach dan ulangan nggak memiliki korelasi khusus, mengingat ada ataupun tidak benda itu, aku tetap males belajar.&lt;br /&gt;Omong-omong, tadi siang aku sempat baca novelnya Dahlan Iskandar: Ganti Hati. Bagus, ditulis dalam bentuk jurnal (atau apapun itu) yang meski nggak begitu runut, tetapi sangat menarik. Belum selesai dibaca sih, abis musti rebutan dulu sama Mama. Mama baca lelet banget, udah tiga hari masih belasan halaman. Aku sudah menghabiskan kira-kira setengah buku dalam interval waktu baca dari pulang sekolah sampai pergi les fisika Bu Astin.&lt;br /&gt;Omong-omong lagi, kemaren aku juga nyelesein baca satu novel metropop berjudul C`est la Vie karangan Fanny Hartanti. Lumayan bagus, hanya saja nggak begitu membekas di hati. Entah apa sebabnya, mungkin karena gaya penulisannya yang nggak sesuai seleraku, atau yang lain. Tapi aku memang suka ceritanya (di luar gaya penulisan tadi) ringan tapi cukup berbobot. Aku jadi terinspirasi untuk menulis novelku sendiri.&lt;br /&gt;Mm, sebenarnya udah lama sih, aku menulis novel, dan cukup banyak. Hanya saja novel yang kutulis itu rata-rata nggak layak baca, karena, yah, tau sendirilah, aku kan nggak begitu berbakat. Tapi aku cukup yakin dengan novelku yang terakhir.&lt;br /&gt;Ceritanya tentang--&lt;br /&gt;Mm, nggak jadi cerita deh. Sampai saat ini, yang tau tentang cerita ini cuma Echa, itupun nggak detail. Biar aku jadiin rahasia dulu deh, jadi kalau misalnya hasilnya bagus, kan bisa bikin surprise.&lt;br /&gt;Oke, sekian dulu deh, musti belajar biar nggak remidi lagi!&lt;br /&gt;Tak lupa ditemani Pocky strawberry yang baru kubeli tadi (pamer).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4724434217337174543?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4724434217337174543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/aku-masih-tetap-seperti-yang-dulu.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4724434217337174543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4724434217337174543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/aku-masih-tetap-seperti-yang-dulu.html' title='Aku Masih Tetap Seperti yang Dulu'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8598852924628277124</id><published>2008-04-13T19:14:00.000+07:00</published><updated>2008-04-13T20:14:05.618+07:00</updated><title type='text'>Crunchy Crackers</title><content type='html'>Hmm, kedengarannya enak yah, renyah, kriuk-kriuk dalem mulut. Tapi ini enggak, sungguh. Biar aku ceritakan. (Peringatan: Cerita ini bakal garing, sangat garing malah, bagi yang sedang sibuk diharapkan tidak membacanya karena akan benar-benar menyesali lima menit yang bakal terbuang karena membaca tulisan ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu kemaren Asutarin bilang kalo hari ini ada acara ultah-nya Laila (temen akrab Asutarin), dan Laila minta dia untuk ngundang temen-temen si Arin yang ia kenal buat datang juga. Lalu tersebutlah namaku, Arta dan Arlia. Mm, pertamanya aku berpikir, 'Ya ampun, aku kan nggak akrab-akrab banget sama Laila. Gimana kalo aku datang, tapi malah jadi kayak tamu ga diundang?'. Tapi Arin meyakinkanku untuk datang, dan kupikir, yah, setidaknya kan ada dia. Lalu dengan yakin aku memutuskan untuk datang.&lt;br /&gt;Karena Arin dari pagi ada di rumah Ovi buat nonton hanakimi (sebenarnya aku juga diajak, sih, tapi mengingat betapa kamarku begitu berantakan dan betapa mama bakal menyuruhku rodi untuk membersihkannya, dengan berat hati aku menolak tawaran itu), jadi kita janjian buat ketemu di rumah Ovi. Sesampainya di rumah Ovi, aku langsung ngajak Arin cabut ke warnet, nyari tugas TIK. Tapi Asutarin bilang dia mo pulang ke rumah dulu, mo mandi sama ganti baju. Ya udah, aku nunggu deh di rumah Ovi, bersyukur, akhirnya bisa juga nonton hanakimi (dan menonton adegan Nakatsu dengan monolog sensasionalnya: '.... kanke ne!'). &lt;br /&gt;Waktu berlalu, aku menikmati nonton hanakimi dengan menatap Nakatsu menggebu-gebu, tetapi Asutarin tak kunjung datang. Aku bahkan sempat menyiksa Ovi dan Arta karena Nakatsu alias Toma alias MyLove begitu lucu dan terlihat sangat tampan, tetapi Arin tetap belum datang. Aku nggak begitu kalut, karena seperti yang kukatakan sebelumnya, aku menikmati --sangat menikmati-- menonton hanakimi.&lt;br /&gt;Asutarin datang jam setengah empat, dan acara dimulai setelah ashar. Harusnya acara sudah mulai. Aku dan Asutarin pun dihadapkan pada dilema yang sangat memusingkan: harus memilih antara ke warnet, atau langsung ke rumah Laila. Ah, tambah satu lagi: belum beli kado.&lt;br /&gt;Arin bilang, mendingan langsung ke rumah Laila aja, masalahnya, kalo kita ke warnet dulu, datangnya bakalan telat, mana nggak bawa kado lagi. Jadi berangkatlah kami ke TKP.&lt;br /&gt;Sampai di sana, DOOONG, yang datang baru dikit. Kami berpandangan, sebisa mungkin menahan tawa. "Tau gini, kita ke warnet dulu aja," ucap Asutarin. Aku mengangguk, grogi. Seperti yang kubilang, aku merasa garing. Lalu temen-temen lama Laila berdatangan. Arin yang cukup akrab dengan mereka langsung ikut menyambut. Lha aku? Kenal juga enggak. Cuma sekedar tau nama mereka. Dan, ya ampun, mungkin mereka bahkan nggak tau namaku. &lt;br /&gt;Arin yang simpatik lalu menemaniku yang berada dalam jurang kegaringan; ikutan garing. Kami kemudian membicarakan kami yang datang dengan tangan hampa.&lt;br /&gt;"Nggak kok," bela Asutarin, "liat aja yang lain, nggak ada juga yang bawa kado."&lt;br /&gt;"Hehe, iya juga."&lt;br /&gt;Kami pun membicarakan hal-hal lain, misalnya betapa penahan jendela rumah Laila menyodok rusukku. Ati datang, dan aku menguping pembicarannya dengan Asutarin.&lt;br /&gt;"Di kelas ada sekitar 5 sampe 7 cewek yang suka sama dia,"jelas Ati. &lt;br /&gt;Kuis: Siapakah yang mereka bicarakan? &lt;br /&gt;Ting-tong! Jawabannya: Adik pertama Asutarin, Tito.&lt;br /&gt;Beberapa saat kembali garing. Lalu Arin menyodok rusukku, sambil menahan tawa.&lt;br /&gt;"Bppph... Coba liat tas Ambar (temen lama Laila yang tadi datang)."&lt;br /&gt;Aku menoleh dan melihat... ada sesuatu yang terbungkus rapi dengan kertas manis bergambar warna-warni. Kado.&lt;br /&gt;"Jangan-jangan, itulah fungsi mereka bawa tas," ujarku sambil memandang teman-teman Laila dan tasnya. "Buat bawa kado."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8598852924628277124?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8598852924628277124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/crunchy-crackers.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8598852924628277124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8598852924628277124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/crunchy-crackers.html' title='Crunchy Crackers'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4593277566228683391</id><published>2008-04-12T15:50:00.000+07:00</published><updated>2008-04-12T16:31:34.161+07:00</updated><title type='text'>Benkyo Shimasho!*</title><content type='html'>Siapa sih yang nggak pengen pintar? Kurasa semua orang ingin jadi seseorang yang pintar, yang dikagumi. Banyak alasan untuk itu. Untuk membanggakan ortu, meraih mimpi, menarik perhatian gebetan atau pacar, mengalahkan seseorang, untuk bertahan hidup, bahkan untuk mengejar Toma Ikuta ke Jepang (mm, personal reason).&lt;br /&gt;Sayangnya nggak semua orang dilahirkan dengan kemampuan sekali dengar atau lihat langsung paham dan mengingat semuanya. Ada orang yang berusaha semalam suntuk buat belajar tetap nggak bisa mengalahkan si jenius yang cuma belajar satu jam. Ada juga orang yang punya kemampuan untuk menjadi pintar, tetapi nggak memanfaatkannya dan membiarkan kemampuannya berdebu. Tetapi yang paling kukagumi adalah seseorang yang kemampuan otaknya biasa-biasa saja, tetapi mampu mengalahkan si jenius karena keuletannya.&lt;br /&gt;Aku nggak tau aku masuk tipe yang mana, tapi yang pasti aku nggak mungkin termasuk tipe jenius. Mungkin aku masuk ke tipe "udah bego, males lagi".&lt;br /&gt;Ya, aku juga pengen mencicipi manisnya rasa menjadi seseorang yang pintar, dikagumi, dan disanjung-sanjung karena aktivitas sel-sel kelabuku. Hanya saja, kemampuan otakku sudah menurun jauh dibandingkan dulu, yang mungkin disebabkan karena terlalu banyaknya kandungan MSG dan pengawet buatan serta bahan-bahan kimia lain yang terdapat pada asupan makanan yang kukonsumsi. &lt;br /&gt;Dakara, satu-satunya cara mengembalikan fungsi kerja otak kiriku adalah belajar lebih banyak dari biasa. Duh, bukannya biasanya aku belajar banyak ya, malah aku bisa dikatakan nggak belajar sama sekali. Mm, sebenarnya nggak sama sekali, sih, hanya saja, ya ampun, tebak berapa lama waktu belajar yang kuperlukan sebelum ulangan: di bawah dua jam. Lima belas menit bahkan, untuk biologi. Ya, bagus sekali. Tak heran aku remidi.&lt;br /&gt;Rencanaku adalah belajar secara rutin. Kupikir ini rencana sempurna, kalau saja aku orang yang rajin dan konsisten. Sayangnya aku tidak. &lt;br /&gt;Darimana aku mendapatkan ide ini? Hmm, biar kukutip kata-kata Calvin Coolidge yang terdapat di novel teenlit Confeito:&lt;br /&gt;"Tak ada yang bisa mengalahkan keuletan. Bakat juga tidak; orang berbakat yang tidak pernah sukses adalah hal yang lumrah. Kejeniusan juga tidak; orang pandai yang tidak memperoleh apa-apa sudah nyaris menjadi kata-kata mutiara. Pendidikan juga tidak; dunia sudah penuh dengan penganggur berpendidikan. Keuletan dan keteguhanlah yang paling berkuasa. Slogan 'jangan menyerah' telah dan selalu memecahkan masalah yang dihadapi manusia."&lt;br /&gt;See? Mengalahkan rasa malasku adalah langkah pertama. Selanjutnya aku akan belajar dan terus belajar. Tidak percaya aku akan berhasil? Aku juga tidak. Tapi kita lihat saja.&lt;br /&gt;Berhasil atau tidak itu urusan nanti. Coba saja dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*mari belajar!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4593277566228683391?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4593277566228683391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/benkyo-shimasho.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4593277566228683391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4593277566228683391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/benkyo-shimasho.html' title='Benkyo Shimasho!*'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-3704383562375231200</id><published>2008-04-10T21:08:00.000+07:00</published><updated>2008-04-10T21:37:52.500+07:00</updated><title type='text'>Puisi Cinta Untuk Toma</title><content type='html'>Hm... Bukannya aku tiba-tiba jadi sok romantis gara-gara lagi jatuh cinta, tapi puisi cinta ini kubuat sekedar untuk memenuhi nilai latihan bahasa inggris. &lt;br /&gt;Ceritanya materi lesson kali ini tentang expression of love, jadinya Mam Mimi minta kami ngebuat sebuah surat atau puisi cinta, terserah mau ditujuin buat siapa aja.&lt;br /&gt;Aku mengeluh, betapa tugas ini sangat nggak sesuai buatku. Suruhlah aku buat fiksi tentang apa atau apa, asal jangan puisi, tolong. Tapi siapa yang mau nilainya nol? Akhirnya aku beranjak dari kegusaran dan memulai membuat puisi cinta pertamaku, yang, ditulis dalam bahasa inggris. Ampun, deh, aku kan orang Indonesia.&lt;br /&gt;Lima menit pertama tanpa inspirasi. Aku cuma menulis dua bait sampah yang super ultra nggak bermutu.&lt;br /&gt;Aku mendedikasikan puisiku ini untuk Toma Ikuta-kun yang tercinta, sehingga kata-kata pun akhirnya mengalir dengan tidak indah; yah, minimal aku berhasil menulis sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bagi siapapun yang membaca puisiku nanti akan berpikir bahwa apa yang kutulis itu hanya sekedar sampah kecil yang tidak ada harganya, tapi jangan salah. Biarpun puisi itu memang sampah, tetapi setidaknya itu merupakan kata-kata yang kurangkai yang khusus kutulis untuk Toma tersayang. Meski yah, rasanya puisi sesampah itu agak tidak pantas untuk Toma yang begitu berkilau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku ingin menuliskan puisi itu sekarang, tetapi sayang sekali, aku sudah lupa kata-katanya (padahal baru ditulis tadi pagi). Menyesal rasanya nggak buat pertinggalan dulu (ngikutin istilahnya Mrs. Umbridge).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar konteks puisi cinta, barusan aku selese baca novel metropop berjudul Autumn in Paris karangan Ilana Tan. Temen-temen pada bilang bagus, termasuk Asutarin saat menyerahkan novel ini padaku tadi siang di sekul. &lt;br /&gt;"Ceritanya sedih, bagus banget." Begitulah kira-kira kata temen-temen.&lt;br /&gt;Dan ternyata... emang bagus.&lt;br /&gt;Aku suka cerita seperti ini. Cerita yang nggak happy ending, cerita yang menusuk kisi hati.&lt;br /&gt;Aku paling suka e-mail Tatsuya di bagian akhir:&lt;br /&gt;'Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu.'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-3704383562375231200?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/3704383562375231200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/puisi-cinta-untuk-toma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3704383562375231200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3704383562375231200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/puisi-cinta-untuk-toma.html' title='Puisi Cinta Untuk Toma'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8173121606390276168</id><published>2008-04-09T15:07:00.000+07:00</published><updated>2008-04-09T15:32:06.131+07:00</updated><title type='text'>Benci=Cinta?</title><content type='html'>Pernah punya orang yang dibenci? &lt;br /&gt;Rasanya semua hal yang dilakukan orang yang kita benci itu selalu buruk, salah, pokoknya sampah deh. Apapun yang dikatakannya membuat kita membuang muka. Kalau dia ikut tertawa bersama kita, maka kita akan berhenti tertawa. Waktu dia menyukai lagu kesukaan kita, kita jadi nggak suka lagu itu lagi. Saat dia menjawab pertanyaan guru, kita bilang banyak lagak dan sok tahu. Misalnya dia nggak tahu tentang sesuatu hal, maka kita bilang dia nggak berwawasan luas.&lt;br /&gt;Dan yang paling utama: saat ia berada di dekat kita, sebisa mungkin kita mencari alasan untuk menjauh darinya.&lt;br /&gt;Um, kayaknya agak subjektif yah, yang kutulis di atas. Mungkin karena,ya, saat ini aku sedang membenci seseorang.&lt;br /&gt;Dan jangan salah, yang benci sama orang itu bukan aku seorang, melainkan hampir seluruh siswa di kelasku. Ha. Coba bayangkan.&lt;br /&gt;Ada yang bilang kalau kita terlalu benci dengan seseorang, maka lama-lama kelamaan tanpa kita sadari kita akan mencintai orang itu. &lt;br /&gt;Mmm, benarkah? Bagiku: nonsense.&lt;br /&gt;Ya ampun, yang namanya benci ya benci. Cinta ya cinta. Benci dan cinta adalah dua hal yang sangat berbeda.&lt;br /&gt;Yah, kadang aku sedikit (sekali lagi, SEDIKIT) merasa kasihan kepada si dia yang dibenci ini, karena teman-teman menjauhinya (well, termasuk aku) dan membuat organisasi khusus yang dibentuk untuk menggalang kekuatan antara orang-orang yang tidak menyukai dirinya.&lt;br /&gt;Mungkin terdengar berlebihan, tetapi itulah yang terjadi.&lt;br /&gt;Tapi apa yang terjadi pada dirinya? Dia bersikap seakan tidak terjadi apa-apa. TIDAK ADA APA-APA! &lt;br /&gt;Maksudku, aduh, orang bodoh pun mungkin akan sadar kalau dia tidak disukai jika saat ia berteriak "tunggu!" orang yang dia minta tunggu malah berlari sekencang-kencangnya. Kenyataannya, dia pintar. Tetapi dia tidak sadar. Mm, apa pantas dia disebut bodoh?&lt;br /&gt;Kami membencinya bukannya tanpa alasan. Hanya saja saat kami menyadari bahwa kami membencinya, alasan untuk membencinya terus menerus bertambah banyak seperti cendawan di musim hujan.&lt;br /&gt;Selanjutnya... wah, aku nggak bisa membayangkan bagaimana problematika ini akan berlanjutan di kelasku tercinta. &lt;br /&gt;Akankah dia menyadari kenyataan yang sebenarnya?&lt;br /&gt;Ataukah ia akan bertahan dalam lumpur ketidaktahuan?&lt;br /&gt;Entahlah. Tapi mungkin dalam minggu-minggu ini, semuanya akan terungkap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8173121606390276168?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8173121606390276168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/bencicinta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8173121606390276168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8173121606390276168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/04/bencicinta.html' title='Benci=Cinta?'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4350370524357889432</id><published>2008-03-28T12:07:00.000+07:00</published><updated>2008-03-28T12:12:33.970+07:00</updated><title type='text'>Atashi no Namae wa...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kali ini aku pengen nulis tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;namaku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Well, namaku Dimas. Bener, setidaknya sampe sebelum aku dilahirkan. Pas aku lahir ke dunia di tanggal yang mana orang-orang picik menyebutnya hari sial (dini hari jumat kliwon, tanggal 13), ternyata aku lahir sebagai cewek dan yah, nama Dimas udah nggak berlaku lagi. Dan berubah jadi nama yang... uh, apa ya, pokoknya, aku lebih suka nama Dimas, dan kalo boleh milih aku pengen nama Sakurano (sok jepang).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tapi tidak , namaku bukan Sakurano, namaku—ya, namaku—Desy. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;See? Simple, familiar, dan begitu pasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Maksudku, ya ampun, berapa banyak sih cewek Indonesia yang namanya Desy? Banyak banget, kan? Segudang nama Desy udah menumpuk untuk menoleh kalo di panggil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadi, misalnya ada yang manggil “Des!”, ga berarti aku harus menoleh, karena bakal ada banyak orang lain yang ikut menoleh seiring dengan keluarnya desisan itu (kisah nyata).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Meski begitu, aku punya alternatif nama panggilan atau nama belakang. Tapi SUMPAH nama panggilan dan nama belakangku malah lebih pasaran lagi!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kita ambil variabel kelas XI IPA 1 yang sekarang kuhuni. Nama panggilanku Chi, dan kalo Arta teriak Chi dari pintu depan kelas, ada lima orang yang bakalan noleh. Mari buat datanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku. Jelas, dari lahir juga Mama udah manggil aku kayak gitu. Jadi istilahnya aku udah ngebikin hak patennya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Indarci. Gak ngerti, tapi kurasa namanya masih nyambung-nyambung, jadi masih wajar kalo noleh, meski dia gak punya hak paten.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Chikita. Sebenarnya namanya lebih dekat ke ‘Chik’, tapi Chi dan Chik cukup mirip, apalagi kalo yang ngucapin orang Melayu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ridho. Mulai gak nyambung, karena namanya ga ada unsur Chi sama sekali, kecuali huruf i dan h, yang gak kentara. Tapi Arta manggil dia Chidori dan menyingkatnya jadi Chi-chan. Dan mengingat ini bukan kemauannya sendiri, tetapi Arta, jadi aku ga menyalahkannya, tetapi Arta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Albertus. Ini yang paling ga nyambung sejagat raya. Ya, namanya bahkan ga ada unsur c atau h atau i sama sekali (&lt;i style=""&gt;well, sebenarnya aku juga, tapi aku kan punya hak paten)&lt;/i&gt;. Kenapa dia ngaku-ngaku namanya Chi? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sekarang liat bagaimana reaksi terhadap nama depanku. (masih menggunakan XI IPA 1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Arta : Des!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dan yang menoleh adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku. Ya, itu nama yang jelas milikku. Ada di akte kelahiran, kartu pelajar sampe SIM. Jangan ada yang coba-coba memarahiku kalau aku menoleh saat namaku dipanggil, karena yang dipanggil kan memang aku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Nesi. Namanya agak mirip kalo didesiskan dan yah, itu ga salah. Tapi misalnya dia masih menoleh kalau namaku yang sebenarnya dipanggil, aku aku akan memberinya cotton bud untuk jaga-jaga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Nyak (&lt;i style=""&gt;beneran itu namanya!!)&lt;/i&gt;. Agak ga nyambung kalo kita liat nama depannya, tapi nama tengahnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Deska, jadi akan kuberi toleransi karena di rumah dia juga dipanggil Deska. Meski aku lebih suka kalau dia dipanggil Nyak saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Nama tengahku Rini. Beberapa teman pernah memanggilku Rini, dan aku tidak menyukai nama itu. Mungkin karena aksen yang mereka gunakan saat memanggilku Rini adalah aksen oom senang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Nama belakangku, kita bisa ambil nama Tiwi. Tapi tidak, aku ga mau dan ga suka dipanggil itu. Tiwi mengingatkanku akan SD swasta yang bobrok dan masuk siang hari tak jauh dari rumahku, juga pada personel T2 yang binal itu. Meski dia cukup manis, tapi tidak, terima kasih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4350370524357889432?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4350370524357889432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/03/atashi-no-namae-wa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4350370524357889432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4350370524357889432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/03/atashi-no-namae-wa.html' title='Atashi no Namae wa...'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2185995658741446528</id><published>2008-03-23T15:24:00.002+07:00</published><updated>2008-03-23T15:35:11.455+07:00</updated><title type='text'>Hanazakari no Kimitachi e</title><content type='html'>Wuaaaaaaaaaaaahh.....&lt;br /&gt;Aku lagi tergila-gila sama dorama satu ini. Gimana nggak, kalo cast Nakatsu Shuichi nya imuuuuut banget!&lt;br /&gt;Yah, Toma Ikuta-kun emang imut, tetapi itu bukan satu-satunya alasan aku tergila-gila sama dorama ini.&lt;br /&gt;Gimana bilangnya yah, hal-hal dalam dorama ini nih, tolol banget.&lt;br /&gt;Aduuuh,sampe ga tau musti bilang apa. Em, gini deh, aku tulis sinopsisnya dulu:&lt;br /&gt;Osaka Gakuen adalah sekolah khusus cowok-cowok cakep. Ashiya Mizuki, seorang cewek dari Amerika, nekat masuk sekolah ini demi bisa membuat Sano Izumi, orang yang terluka karena menyelamatkannya di Amerika, kembali melompat. Osaka gakuen terdiri dari 3 asrama. Asrama 1 terdiri dari cowok-cowok dojo karate, asrama 2 atletik, dan asrama 3 seniman. Tentu Mizuki memilih asrama 1 dimana Sano tinggal, dan mendapatkan kamar yang sama dengan cowok itu.&lt;br /&gt;Ketololan tampak saat masing-masing asrama bersaing untuk memenangkan lomba-lomba konyol yang diadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm... ga spesifik, yah? Tapi itu nggak penting. Yang penting adalah...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nakatsu Shuichi-kun!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2185995658741446528?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2185995658741446528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/03/hanazakari-no-kimitachi-e.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2185995658741446528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2185995658741446528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/03/hanazakari-no-kimitachi-e.html' title='Hanazakari no Kimitachi e'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1585393291287505409</id><published>2008-03-21T15:24:00.002+07:00</published><updated>2008-03-21T15:48:10.158+07:00</updated><title type='text'>Skala Prioritas</title><content type='html'>Em... judul postingan kali ini agak-agak sok idealis, yah... tapi memang, hal inilah yang sekarang harus kupikirkan dalam kehidupan ekonomiku.&lt;br /&gt;Sebagai manusia, kebutuhan kita emang nggak bisa terpuaskan hanya dengan satu dua barang. Setiap kita dapat satu yang kita mau, maka kita akan berpikir untuk memiliki lima juta barang lainnya.&lt;br /&gt;Yap, setidaknya begitulah yang terjadi padaku. Aku pengen beli sekul Supernova, lanjutan tetralogi Laskar Pelangi, Bartemius Trilogy, The Chronicle of Narnia, His Dark Materials Trilogy (The Golden Compass, The Subtle Knife, The Amber Spyglass), dan banyak banget fiksi best seller yang aku liat di gramedia.&lt;br /&gt;Tapi!!!!&lt;br /&gt;Keuangan terbatas, masalah terbesar bagi seluruh pelajar SMA di seluruh dunia, terutama bagi yang orangtuanya bukan Presiden, Gubernur, walikota, bupati, anggota DPR atau pejabat pemerintahan lainnya, dokter spesialis, eksekutif sukses, atau Managing Director perusahaan multinasional.&lt;br /&gt;Dan tentu saja, itu  berarti : aku.&lt;br /&gt;Dengan begitu banyak keinginan, tetapi hanya *piip* ratus ribu sebulan??? Bisa dapat apa aku??&lt;br /&gt;Kadang aku berpikir aku pingin kerja sambilan di sebuah kafe sebagai waitress atau kasir atau apapun terserahlah, tetapi kemudian aku menyadari bahwa hal seperti itu hanya  bisa terjadi di Jepang, seperti yang selalu kubaca di manga-manga yang begitu kugilai.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, skala prioritas sangat penting bagiku.&lt;br /&gt;Dari semua keinginan yang ada, aku harus menentukan apa-apa yang benar-benar kuinginkan, dan pisahkan apa-apa yang cuma keinginan semu.&lt;br /&gt;Lalu muncul satu masalah.&lt;br /&gt;Dari semua keinginanku tadi, rasanya semuanya benar-benar kuinginkan!!&lt;br /&gt;Haaah... semua ini akan jadi lebih mudah seandainya saja aku putri seorang anggota DPR......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1585393291287505409?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1585393291287505409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/03/skala-prioritas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1585393291287505409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1585393291287505409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/03/skala-prioritas.html' title='Skala Prioritas'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4899233051052505475</id><published>2008-01-26T11:33:00.000+07:00</published><updated>2008-01-26T11:57:42.623+07:00</updated><title type='text'>Artikel...?</title><content type='html'>Nah, kembali dalam dilema. Hari senin tanggal 28 Januari 2008 adalah dateline artikel yang harus kuselesaikan bersama asutarin.MASALAHNYA kita BELUM buat, bahkan satu hurup pun.&lt;br /&gt;Ngantuk.... tapi jam 01.00 p.m. nanti ada praktikum bio di skola tercinta, meski daku belum belajar sama sekali.&lt;br /&gt;Ada hal yang membuatku menangis di warnet ini. Barusan terjadi, hanya beberapa menit berlalu.&lt;br /&gt;Ini kronologis kejadiannya:&lt;br /&gt;Aku: &lt;em&gt;tektektektektek&lt;/em&gt;(lagi ngetik)&lt;br /&gt;Arin: &lt;em&gt;tektektektektek &lt;/em&gt;(ngetik juga)&lt;br /&gt;GEBRAK!!!&lt;br /&gt;OrangDiSebelahku: Aduh...&lt;br /&gt;Aku&amp;amp;Arin: (berpandangan) bbbhhhhphhh..... ppphhhpphhh....&lt;br /&gt;Sudah dapat dipastikan bahwa bahwa anggota tubuh OrangDiSebelahku itu menghantam keyboard!!&lt;br /&gt;Aku ma Arin sampe nangis-nangis nahan ketawa supaya ga menyinggung hati orang ituh.&lt;br /&gt;Ya udah deh. Mo pulang dulu. Mo belajar buat praktikum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4899233051052505475?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4899233051052505475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/01/artikel.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4899233051052505475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4899233051052505475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/01/artikel.html' title='Artikel...?'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8229165491974393529</id><published>2008-01-13T12:00:00.000+07:00</published><updated>2008-01-13T12:29:03.549+07:00</updated><title type='text'>Apa yang Berubah??</title><content type='html'>Namaku tetap D***. Pendek badanku juga masih sama, angka sialan 158. Berat badan aja yang berubah-ubah. Kadang kurus, kadang makin kurus.&lt;br /&gt;Oh ya, aku dah bikin SIM. akhirnya.... sebenarnya ga ada bedanya bikin sim apa enggak.&lt;br /&gt;Sebelum bikin sim aja aku dah mengelilingi seluruh kota dan mengalami berjuta hal memalukan berdua saja dengan si mobek. juga si helm botak yang sekarang udah pensiun digantiin sama si shiro.&lt;br /&gt;Yah, nggak begitu banyak perubahan yang terjadi di tahun yang baru ini. Mungkin akan ada, tetapi kurasa nggak akan drastis. Suatu sifat dasar nggak akan mudah banget buat diubah, kan? (contoh: my luvly bedroom. terimakasih tuhan, aku selalu terselamatkan dari memiliki kamar tanpa ada celah lantai yang bisa diinjak saking berantakannya karena memiliki mama yang sangat kritis terhadap kehidup berkamar anak perempuannya. meski hal itu hampir saja terjadi.)&lt;br /&gt;Bukannya aku nggak berusaha untuk berubah, tetapi keadaan selalu menggodaku. Kadang aku ingin belajar buat ulangan esok hari, tapi entah kenapa aku malah meminjam manga yang kusukai sampai bisa ditumpuk setinggi mobek (ini hiperbola, meski cukup mendekati kenyataan).&lt;br /&gt; Dan liat apa hasil yang kuperoleh untuk belajarku (kalo memang ada) semester lalu: peringkat 20! Terlempar dari kursi nomor 9 sejauh sebelas tingkat. Tak bisa kubayangkan wajah mama ngeliat rapot biru jelek itu.&lt;br /&gt;Yah, sebenarnya nilaiku nggak jelek-jelek banget, sih. tapi cukup jelek untuk kubanggakan pada diriku sendiri. Sebenarnya aku mungkin masih bisa dapet peringkat belasan kalau nilaiku di kelas lain, tapi yah, itu nggak membantu. tetap aja peringkat di rapor ku 20, peringkat paling buruk seumur hidupku (sumpah).&lt;br /&gt;Maka dari itu!&lt;br /&gt;AKu akan belajar di semester ini!!&lt;br /&gt;Suapaya nggak akan ada lagi orang yang ngetawain nilai rapor aku lewat hidungnya ! (kayak beneran ada aja)&lt;br /&gt;Lalu... aku ingin menyelesaikan project yang kumulai dari kelas 3 smp itu, The Neverland.&lt;br /&gt;Sampah ini masih menggantung ditengah-tengah, terlalu jelek untuk dikagumi, dan terlalu bagus untuk diludahi. (yang berani ngeludahi, datang lo kesini, tak bantai abis-abisan kowe!)&lt;br /&gt;Hm.... begitu banyak yang ingin kucapai tahun ini, termasuk resolusi tahun baruku yang nggak mutu, dan kuharap itu berhasil kulaksanakan.&lt;br /&gt;Semoga!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, ada satu hal yang membuatku senang hari ini.&lt;br /&gt;Harry Potter and Deathly Hallows!!&lt;br /&gt;Akhirnya dibeli juga...&lt;br /&gt;Sebenarnya aku pengen beli yang edisi bhs. Inggris nya, tapi berhubung kemampuan bahasa asing aku sebanding dengan kemampuan memasakku, kurasa tidak membeli edisi bhs inggris adalah salah satu keputusan paling tepat seumur hidupku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8229165491974393529?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8229165491974393529/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/01/apa-yang-berubah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8229165491974393529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8229165491974393529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2008/01/apa-yang-berubah.html' title='Apa yang Berubah??'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-220668181895019818</id><published>2007-12-31T11:56:00.000+07:00</published><updated>2007-12-31T12:17:54.815+07:00</updated><title type='text'>Year End, Miskeeennnnn!!!</title><content type='html'>Yap, guah lagi miskiiin banget nih. Kayaknya kalo mo ikutan pesta2 new year's eve (cieee)  gitu musti ngutang dulu, deh. Bener.&lt;br /&gt;Si mobek, bensinnya dah tetes terakhir, pasti nanti jalannya udah ndrut-ndrutan.&lt;br /&gt;Kalo liburan aku selalu ga punya duit. Nyebelin. Pokoke aku mo cari duit sendiriiii!!&lt;br /&gt;Tapi mo kerja apa yah?&lt;br /&gt;Ga mungkin kerja kantoran, wong sma aja belum tamat.&lt;br /&gt;Ngamen?? Halah, kalau aku nyanyi di kamar aja, tetangga2 pada tutup jendela (kisah nyata).&lt;br /&gt;Tidaaakk! Sebegitu hinanya kah suara ku???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Besok kan tahun baru, jadi aku mo buat resolusi taun baruku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bed cover akan selalu menutupi tempat tidurku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beli headset baru, karena yang lama ilang gara2 kamar terlalu berantakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merapikan kamarku. Gak boleh ada remahan oreo atau coklat di tempat tidur, sehingga  semut2 mengerubungiku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pecahin celengan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beli sendal jepit. Seperti yang kutulis sebelumnya, sendal jepit 37ribu udah dijadiin sendal jepit buat dirumah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari kucing baru. Aku nggak mo jadi rangking kedua dari terakhir di kelas hanya gara2 nggak ada kucing yang bisa membuat semangat belajarku bangkit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ah ya, selalu rutin mengisi si mobek dengan bensin, sehingga mencegah terjadinya pemogokan di jalan raya dan mengurangi jumlah hal memalukan yang terjadi padaku dalam setahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nggak duduk di lantai gramedia untuk baca buku gratis dan dimarahin penjaganya,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ga ngilangin rapot sementara JS lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih berekspresi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-220668181895019818?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/220668181895019818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/12/year-end-miskeeennnnn.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/220668181895019818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/220668181895019818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/12/year-end-miskeeennnnn.html' title='Year End, Miskeeennnnn!!!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7419160065372972405</id><published>2007-12-28T14:55:00.000+07:00</published><updated>2007-12-28T15:12:47.609+07:00</updated><title type='text'>Liburan yang Aneh</title><content type='html'>Liburan ini aku merasa hampa. Ga juga sih, tapi yah, iya juga lah.&lt;br /&gt;Ga kemana-mana, cuma diem aja dirumah, kayak tante-tante pengen mutihin kulit.&lt;br /&gt;Aku jadi kasian sama si kompi di rumah, nasibnya tragis banget. Aku main dgn dia 12 jam sehari, yah, mungkin lebih.&lt;br /&gt;Dan kasihan sama dompetku yang serata adonan abis digiling, gara-gara aku kebanyakan jajan.&lt;br /&gt;Sama tempat tidurku, yang sampe sekarang (semenjak berminggu bahkan berbulan-bulan yang lalu) belum lagi kupasang bedcover.&lt;br /&gt;Atau sama si mobek, yang kalo di idupin musti pake kick starter dulu, gara-gara jarang dipake.(motor jelek!)&lt;br /&gt;Juga sama sendal jepit butut 37 ribu yang dijadiin sendal buat di rumah (gak nyambung).&lt;br /&gt;Oh iya, kasian buat kursi komputer yang bunyinya sekarang jadi krieeetkriuttttngiiiikk gara-gara sering diputer-puter.&lt;br /&gt;Terutama yang paling patut dikasihani adalah diriku sendiri yang malang ini......&gt;!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7419160065372972405?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7419160065372972405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/12/liburan-yang-aneh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7419160065372972405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7419160065372972405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/12/liburan-yang-aneh.html' title='Liburan yang Aneh'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-4991344687426385463</id><published>2007-12-23T13:31:00.000+07:00</published><updated>2007-12-23T13:45:08.184+07:00</updated><title type='text'>Download, Download!</title><content type='html'>Sekarang lagi liburan.....&lt;br /&gt;Liburan yang tragis dimana aku belum mengetahui hasil raporku yang baru akan dibagikan setelah selesai liburan nanti.&lt;br /&gt;Siapa sih yang punya ide kayak gini??? Gimana kalo nilai rapor aku buruk rupa dan aku dimarahi setelah selesai bersenang-senang selama liburan???&lt;br /&gt;What a brilliant idea!!!!!!&lt;br /&gt;Bisa bersenang-senang.....tanpa harus dimarahi....cekakakak.....&lt;br /&gt;Aku lagi keranjingan nonton film, nih. Beberapa hari yang lalu aku nonton 4 film dalam satu hari. Dasar kemaruk.&lt;br /&gt;Nah, yang lagi membuatku keranjingan mendownload dari YouTube.com adalah dorama yang diangkat dari manga series, Tantei Gakuen Q.&lt;br /&gt;Kyaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;Ryu-kun yang sangat kusukai menjadi sebentuk manusia, dan bukannya gambar hitam putih!Tak terkatakan betapa bahagianya diriku.......&lt;br /&gt;Kemarin aku nonton episode 1-5 nya sampe begadang.&lt;br /&gt;Tapi aku ga tau dimana jual dvd nya, maka aku mendownload aja dari internet.&lt;br /&gt;Hidup download!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-4991344687426385463?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/4991344687426385463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/12/download-download.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4991344687426385463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/4991344687426385463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/12/download-download.html' title='Download, Download!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1053956450779813077</id><published>2007-11-20T14:03:00.000+07:00</published><updated>2007-11-20T14:53:10.242+07:00</updated><title type='text'>Adventure with Endah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Um,kalo dipikir-pikir cerita ini rada-rada basi juga sih,secara kejadiannya hari minggu. Tapi yah, gak apa-apa lah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Cerita dimulai pada suatu minggu sore, aku memacu si mobek (motor bebek) tersayangku ke rumah endah, dalam rangka hunting cardigan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a href="http://www.friendster.com/photos/24519898/1/535388675"&gt;&lt;img src="http://photos-898.friendster.com/e1/photos/89/89/24519898/1_535388675m.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Di sekul lagi demam cardigan sih, jadi entah kenapa guah yg biasanya tahan banting ini ketularan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Singkat cerita, sampailah gua di rumah endah,30 menit lebih telat dari waktu perjanjian.Tak apa,sudah biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Lalu petualangan pun dimulai.Kami berangkat ke Mal X, dengan sedikit hambatan. Berkeliling mal tapi barang yang dicari tak kunjung ketemu. Kami pun menyerah dan memutuskan pergi ke mal "terkutuk", Mal Y.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dan mal ini emang terkutuk, jadi kami memutuskan ke Mal Z, harapan terakhir kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Di mal inilah petualangan sebenarnya di mulai...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Saat asik keliling2, lewat gang-gang sempit di antara baju-baju:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Endah: (melewati gang sempit) hup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Gua: Em, tunggu... (berpikir mau lewat situ juga)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mbak2 hamil : Ya ampun dek... dek, dek... aah... astagfirullah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Gua: Hm? (bengong. ga jadi lewat situ)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mbak2 hamil: (geleng-geleng kepala dan menatap sinis endah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Endah: (pucet)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Aku bingung dengan apa yang terjadi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Ternyata endah nginjek bungkusan berisi baju yg dihamparin di lantai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Aku langsung ketawa ngakak sekeras-kerasnya. Endah berjanji ga mau lewat di dekat2 mbak itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Akhirnya kita keliling lagi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Ngeliat Pak satpam lagi ngedengerin ringtone hape nya sendiri, sampe ngangguk2 keasikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Akhirnya dapat juga deh cardigan, nggak jauh dari tempat mbak2 tadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kami pun memutuskan pulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Di perjalanan pulang, tepat saat mengeluarkan si mobek dari parkiran, gua dan enda dan mobek ampir diserempet motor. Sebnarnya gua yg ampir nabrak tu motor sih, hehe. Awal yg buruk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Perjalanan mengantar enda pulang, aku melewati Tk yg kata enda angker. Mata gajahnya menyala waktu malam lah... ibu-ibu yg katanya dah meninggal lah.... Aku pun entah kenapa merinding.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Akhirnya aku pun pulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dan baru sadar bahwa cardigan yg kubeli berwarna &lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;pink&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Garing ga sih? Iya banget kayaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1053956450779813077?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1053956450779813077/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/11/adventure-with-endah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1053956450779813077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1053956450779813077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/11/adventure-with-endah.html' title='Adventure with Endah'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-3734217101442459331</id><published>2007-11-11T15:52:00.000+07:00</published><updated>2007-11-11T16:02:12.378+07:00</updated><title type='text'>Recehan</title><content type='html'>Yup. Welcome to the same cyber cafe... Cafe dimana aku terjebak hujan...&lt;br /&gt;Kini aku balik lagi, dengan sejuta mimpi...gak lah.&lt;br /&gt;Masalah yang kuangkat dalam posting kali ini adalah...aku malu bayar duit warnet pake recehan...seribuan...&lt;br /&gt;Makanya gak berani lama-lama...&lt;br /&gt;Aduh...&lt;br /&gt;Kehidupan sekolahku? Um, baik-baik aja. Yang bikin nggak baik cuma nilai-nilaiku yang agak sedikit mirip sampah.&lt;br /&gt;Kehidupan Japanese School-ku? Um, cukup baik. Kalau saja tadi aku menjawab soal nomor sepuluh dengan benar. Haaah...&lt;br /&gt;Sekian. Laporan selesai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-3734217101442459331?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/3734217101442459331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/11/recehan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3734217101442459331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3734217101442459331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/11/recehan.html' title='Recehan'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1290541952495357250</id><published>2007-10-21T16:05:00.000+07:00</published><updated>2007-10-21T16:17:51.379+07:00</updated><title type='text'>Hujan</title><content type='html'>Hujan sama sekali nggak menampakkan tanda2 akan berhenti, malah mungkin semakin deras. Aku kedinginan di ruang AC ini, sendirian, teringat akan kamarku yang hangat dan bau apek. Aku ingin pulang...! Tapi tidak bisa, aku tak bisa mengambil resiko diguyur air oleh langit dan masuk angin dan besok nggak sekolah.&lt;br /&gt;Eh? Besok nggak sekolah? Kedengarannya boleh juga.&lt;br /&gt;Tapi enggak, gimana kalo yg terjadi jauh lebih parah daripada itu?&lt;br /&gt;Oh, hujan, cepatlah berhenti...&lt;br /&gt;Aku ingin pulang dan mengerjakan tugas biologi...&lt;br /&gt;Tugas fisika...&lt;br /&gt;Tugas kimia...&lt;br /&gt;Tugas english...&lt;br /&gt;Tugas mulok...&lt;br /&gt;Tugas-tugas lainnya!!&lt;br /&gt;Nah, hujan seperti tak mendengar rintihanku.&lt;br /&gt;Ia malah semakin mengganas, menggila, menggasak, mengguncang, mengganyang....&lt;br /&gt;Seperti inilah kalau kita tidak mendengarkan nasihat mamah kita.&lt;br /&gt;Kayaknya emang kuwalat nih gua.&lt;br /&gt;Tidaak!! Bill-nya semakin membengkak...&lt;br /&gt;Apakah aku harus menyerah dengan manga scan Eyeshield 21 yang kucintai dan melaju dengan sepeda motorku mengarungi kota menembus hujan?&lt;br /&gt;Ataukah aku harus merelakan uang angpao yang baru terkumpul beberapa hari yang lalu dan juga hampir terkuras karena Gramedia dan Dunkin Donuts?&lt;br /&gt;Yang manakah yang harus kupilih???&lt;br /&gt;Dari naga-naganya sih kayaknya aku pilih yang kedua. Abisnya aku nggak suka ujan. Mending disini aja, aman.&lt;br /&gt;Selamat tinggal angpao ku sayang...&lt;br /&gt;Aku merindukanmu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1290541952495357250?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1290541952495357250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/10/hujan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1290541952495357250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1290541952495357250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/10/hujan.html' title='Hujan'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2087886259409836715</id><published>2007-10-21T15:33:00.000+07:00</published><updated>2007-10-21T15:47:35.105+07:00</updated><title type='text'>Just Like Usual</title><content type='html'>Hebat...&lt;br /&gt;Hebat...&lt;br /&gt;Benar-benar hebat!&lt;br /&gt;Dua minggu liburan ini ku habiskan dengan melakukan hal-hal yang nggak guna, dan liat hasilnya kini...&lt;br /&gt;Semua tugas, satupun-SATUPUN-belum ada yang selesai kukerjakan...&lt;br /&gt;Baguss... Mantebh...&lt;br /&gt;Lebih bagus lagi, diluar hujan.&lt;br /&gt;Bakal mati kalo mikir gimana cara aku pulang nanti. Mana kayaknya ujannya bakal lama, lagi.&lt;br /&gt;Aduduh... Kalo dipikir-pikir takut juga nih...&lt;br /&gt;Mama mama mama.... Jemputlah anakmu pulang........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2087886259409836715?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2087886259409836715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/10/just-like-usual.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2087886259409836715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2087886259409836715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/10/just-like-usual.html' title='Just Like Usual'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-7504751926416181738</id><published>2007-09-14T12:51:00.000+07:00</published><updated>2007-09-14T12:58:40.977+07:00</updated><title type='text'>Puasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku rasa akhir2 ini aku jadi melankolis deh. Lagi puasa sih (apa hubungannya???)&lt;br /&gt;Pake nulis2 gak jelas di bulletin board friendster...&lt;br /&gt;haaah...&lt;br /&gt;mana laper lagi..&lt;br /&gt;eh,ya ampun,puasa2 gak boleh ngomong kayak gitu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-7504751926416181738?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/7504751926416181738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/09/puasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7504751926416181738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/7504751926416181738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/09/puasa.html' title='Puasa'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-312484667895143513</id><published>2007-08-26T14:01:00.000+07:00</published><updated>2007-08-26T14:24:52.476+07:00</updated><title type='text'>Aku... Akhirnya... Pake Kacamata</title><content type='html'>Yup yup yup.&lt;br /&gt;aku pake kacamata.&lt;br /&gt;dengan sombongnya waktu itu aku berpikir mataku ini mata ajaib yang gak bakalan bisa rusak, eh sekalinya....&lt;br /&gt;aku-pake-kacamata&lt;br /&gt;JDEER!&lt;br /&gt;seperti petir yg menyambar di siang bolong..&lt;br /&gt;sebenarnya gak gitu juga,sih.&lt;br /&gt;aku lumayan seneng pake kacamata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah udah ah.tulisanku makin lama makin gak bermutu.&lt;br /&gt;ngantuk nih.&lt;br /&gt;plus laper.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-312484667895143513?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/312484667895143513/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/08/aku-akhirnya-pake-kacamata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/312484667895143513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/312484667895143513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/08/aku-akhirnya-pake-kacamata.html' title='Aku... Akhirnya... Pake Kacamata'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-2774823751661529446</id><published>2007-08-13T17:30:00.000+07:00</published><updated>2007-08-13T17:39:49.249+07:00</updated><title type='text'>Proyeksi</title><content type='html'>Apa itu proyeksi???&lt;br /&gt;Pelajaran sampah yang luar biasa menyebalkan dan bikin aku makan ati terus-terusan..&lt;br /&gt;Musti ganti kertas sampe empat kali...&lt;br /&gt;Yah, pelajaran ini mungkin memang berguna buat masa depan kita.. KALO kita mo jadi arsitek.&lt;br /&gt;Kalo kita mo jadi presiden??&lt;br /&gt;Peduli sampah dengan segala titik dan garis sialan itu, toh indonesia itu lebih dari sekedar titik dan garis.&lt;br /&gt;Nah, berhubung cita-cita gua BUKAN untuk menjadi ARSITEK.... Buat apa proyeksi itu???? Buat apa?????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-2774823751661529446?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/2774823751661529446/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/08/proyeksi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2774823751661529446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/2774823751661529446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/08/proyeksi.html' title='Proyeksi'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-1132997632710822958</id><published>2007-07-21T12:27:00.000+07:00</published><updated>2007-07-21T12:50:34.422+07:00</updated><title type='text'>New Season!</title><content type='html'>Yah,maksudnya bukan musim yang itu,tapi maksudnya taon ajaran yang baru nie... Klo musim di indonesia kan kalo ga ujan ya kemarau,udah gitu meskipun musim kemarau masih ada aja ujannya en kalo musim ujan masih ada aja kemaraunya...&lt;br /&gt;Aku masuk kelas IPA!!!! yah,dah bisa ditebak karena kalo aq gak masuk ipe aku pasti sekarang udah ga bisa nulis disini, karena aku dah abis dibenyek-benyek sama my mum...&lt;br /&gt;Ipa satu,,gila,kumpulannya orang-orang pintar semua!&lt;br /&gt;Mati gua kelindes ampe  benyek!&lt;br /&gt;Diriku yang ini, tidak bisa mengalahkan mereka semua!!! ---&gt; ga penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Auk, ah!&lt;br /&gt;Selamat tinggal kelas sepuluh!&lt;br /&gt;Selamat datang ipeeee!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-1132997632710822958?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/1132997632710822958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/07/new-season.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1132997632710822958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/1132997632710822958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/07/new-season.html' title='New Season!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8760250546057152420</id><published>2007-06-05T10:07:00.000+07:00</published><updated>2007-06-05T10:41:33.215+07:00</updated><title type='text'>The Last Week</title><content type='html'>Hei, last week maksudnya bukan minggu lalu lo ya. Maksudnya ini adalah minggu terakhir aku belajar. Bukannya aku putus sekolah sih..tapi minggu depan tuh udah ulangan blok.&lt;br /&gt;JDEEERR..--&gt;oke,aku tau ini berlebihan.&lt;br /&gt;Pokoknya...yah.... begitulah.&lt;br /&gt;Omong-omong aku males nih ngomongin pelajaran.&lt;br /&gt;GUA&lt;br /&gt;LAGI&lt;br /&gt;SEBEL&lt;br /&gt;Gara-gara seorang di mIRC.&lt;br /&gt;Mati aja tuh orang.&lt;br /&gt;Auk ah, gua kan orang yg hepii...&lt;br /&gt;Yeiy yeiy yeiy...&lt;br /&gt;Gua semangat lagi!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8760250546057152420?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8760250546057152420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/06/last-week.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8760250546057152420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8760250546057152420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/06/last-week.html' title='The Last Week'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-8662213182468697194</id><published>2007-06-01T14:40:00.000+07:00</published><updated>2007-06-01T14:48:54.646+07:00</updated><title type='text'>Lagi-Lagi Tentang....</title><content type='html'>Yap, kali ini juga tentang cerita kebodohan guah.&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi tentang motor.&lt;br /&gt;Ya ampun, ada apa sih dengan kendaraan ini, kok kayaknya aku gak pernah bisa selamat tanpa kejadian memalukan mengendarai motor dengan membonceng teman.&lt;br /&gt;Sumpah.&lt;br /&gt;Tadi, barusan ini... motor tercinta gua jatoh.&lt;br /&gt;Jatoh, ya, jatoh.&lt;br /&gt;Dan esensi dari jatoh adalah memalukan.&lt;br /&gt;Ya, memalukan.&lt;br /&gt;Auk ah, aku jadi bosan sendiri.&lt;br /&gt;Mo nulis yang laen, tapi gak jadi deh.&lt;br /&gt;Gak bebas,ada duwi sama ririn.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-8662213182468697194?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/8662213182468697194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/06/lagi-lagi-tentang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8662213182468697194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/8662213182468697194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/06/lagi-lagi-tentang.html' title='Lagi-Lagi Tentang....'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-3858048104883897485</id><published>2007-05-12T12:40:00.000+07:00</published><updated>2007-05-12T12:45:21.395+07:00</updated><title type='text'>Susah Cari Temen</title><content type='html'>Nyebeliiiin banget..&lt;br /&gt;Udah asyik2 dapat temn yg sama2 suka anime di mIRC, eh, tiba2..jleb..Listrik matii...&lt;br /&gt;Ngulang dari awal deeh...&lt;br /&gt;Mana temen2 pada ilang lagi..&lt;br /&gt;Nyebelin...&lt;br /&gt;Aku mencintai anime!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-3858048104883897485?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/3858048104883897485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/05/susah-cari-temen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3858048104883897485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/3858048104883897485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/05/susah-cari-temen.html' title='Susah Cari Temen'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-495910186969540326</id><published>2007-05-05T15:23:00.000+07:00</published><updated>2007-05-05T15:26:16.181+07:00</updated><title type='text'>Long time no see</title><content type='html'>Lama&lt;br /&gt;LAma&lt;br /&gt;LAMa&lt;br /&gt;LAMAAAAAAAAAAAAAAAAA........................banget gua ga nulis....&lt;br /&gt;pas sekalinya nulis...&lt;br /&gt;lupa mo nulis ape...&lt;br /&gt;hehehehehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-495910186969540326?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/495910186969540326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/05/long-time-no-see.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/495910186969540326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/495910186969540326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2007/05/long-time-no-see.html' title='Long time no see'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-116513186261101611</id><published>2006-12-03T13:57:00.000+07:00</published><updated>2006-12-03T14:44:22.630+07:00</updated><title type='text'>Mana?????</title><content type='html'>dyah ga muncul.&lt;br /&gt;gimana neeeh.&lt;br /&gt;eh, nongol.&lt;br /&gt;di mIRC.&lt;br /&gt;oke, let's talking!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-116513186261101611?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/116513186261101611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/12/mana.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/116513186261101611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/116513186261101611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/12/mana.html' title='Mana?????'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-116328839167402276</id><published>2006-11-12T06:09:00.000+07:00</published><updated>2006-11-12T06:39:51.690+07:00</updated><title type='text'>All The Story I Have</title><content type='html'>Aku lagi sedih, nih. Kucing-kucingku tersayang, mati... Aduh... Oyab sama Oyub udah mati. Tinggal Oyeb ma Oyib. Taapi sekarang Oyib ilang. Huaa......(Air mata buaya).&lt;br /&gt;Pagi ini aku bolos latian basket. Alasannya...males. Nggak juga sih. Abisnya jam 9 nanti di sekolah ada kegiatan madrasah gitu deh. Masa aku datang dengan pakaian basket penuh keringat?Jadi keputusan aku nggak datang latian tepat, kan?&lt;br /&gt;PAgi gini...aku duduk di meja komputer sambil ngedengerin lagunya Blink.Kok kayaknya hampa banget, yach?Sebenarnya aku suka nonton anime gitu deh.Tapi hari ini kayaknya aku rada males gitu. Haaaah...&lt;br /&gt;Aku suka kucing. Suka banget.&lt;br /&gt;(saking nggak tau apa yang mau ditulis)&lt;br /&gt;Temen friendster aku dikit banget loh. Pokoknya bulan ini aku mau menambah temen aku habis-habisan!!!(temen kok pake target)&lt;br /&gt;Tuh,kan... &lt;br /&gt;AKu nggak tau mo nulis apaan.......&lt;br /&gt;Oh, iya, aku punya cerita. aku kasih judul "Balada si Uang Kurang" aja ya.&lt;br /&gt;Begini, waktu itu adik sepupu aku ultah. Sebagai kakak sepupu yang baik dan budiman-eh, budiwati-aku bakal ngasih kado. Yah... karena dia masih keucil, aku beliin snack yang murah-murah aza..&lt;br /&gt;Nah,aku berangkat sendirian ke mini market (pedenya...).Aku cuma bawa uang, tebak berapa, 20.000 perak. Doank! Sumpeh deh.&lt;br /&gt;Aku belanja deh tuh.Apa-apa aja aku ambil.Sama-sekali nggak mikirin uang.Baru pas aku bawa semua barang itu kekasir,aku mulai cemas.Gimana kalo uang aku kurang...Tidak!!!&lt;br /&gt;Barang satu-persatu mulai dihitung.&lt;br /&gt;Tinggal dua barang terakhir. 19.000-an.&lt;br /&gt;Totalnya 21.000-an.&lt;br /&gt;Mampus dah gua.&lt;br /&gt;Akhirnya,dengan rasa malu yg luar biasa besar, aku ngembaliin dua bungkus balon (gua kemaruk,ngambil 4 bungkus).&lt;br /&gt;Trus diitung lagi.&lt;br /&gt;Totalnya...19.700.Horee!!!Uang gua cukup!!!&lt;br /&gt;Belum.&lt;br /&gt;Aku melupakan tukang parkir.&lt;br /&gt;Anjrit.&lt;br /&gt;Duit gua tinggal 300 perak asli.Standar uang parkir motor dimana-mana tuh 500. Mampus lagi gua.&lt;br /&gt;Akhirnya aku memberanikan diri ngambil motor. Pas abang-abang nya nagih duit dengan jujur aku bilang, "Bang, duit abis...tinggal 300..."&lt;br /&gt;Trus abangnya bilang ga apa-apa.&lt;br /&gt;Selamat dah gua.&lt;br /&gt;Tapi sumpah, hari itu muka gua dah tebal banget!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-116328839167402276?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/116328839167402276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/11/all-story-i-have.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/116328839167402276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/116328839167402276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/11/all-story-i-have.html' title='All The Story I Have'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-116244836457304135</id><published>2006-11-02T13:09:00.000+07:00</published><updated>2006-11-02T13:19:24.593+07:00</updated><title type='text'>Too Much to Write</title><content type='html'>terlalu banyak yang mo ditulis, sampe nggak tau musti nulis apa....!&lt;br /&gt;Yeah!! Sulit mo nulis nih posting, ayu-san banyak bacot ada disamping gue!!!!&lt;br /&gt;Oke, masih dalam masa lebaran neh, jadi angpauw masih sisa (meski sedikit, huhuhu).&lt;br /&gt;Anjrit, ni cewek ngajak balik gua mlulu.&lt;br /&gt;Oke, postingan selesai!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-116244836457304135?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/116244836457304135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/11/too-much-to-write.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/116244836457304135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/116244836457304135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/11/too-much-to-write.html' title='Too Much to Write'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-115890150758740719</id><published>2006-09-22T11:40:00.000+07:00</published><updated>2006-09-22T12:05:07.610+07:00</updated><title type='text'>Libur Tlah Tiba!!</title><content type='html'>Sekolah aku libur mulai hari ini. Horeee!!! Mudah-mudahan semua orang melupakan kejadian kemaren... (mengingat itu aku masih pengen ketawa!!)&lt;br /&gt;Oke,deh, liburan ditandai dgn ikut madrasah di skul.&lt;br /&gt;Trus, jenguk Dwi dirumahnya (akhirya dijengukjuga...).&lt;br /&gt;Dan sekarang di cyber cafe, nulis nih posting.Males nulis dirumah. Mahal!!&lt;br /&gt;Apa ya, gak ada cerita menarik neeh.&lt;br /&gt;Oh,iya,aku akhirnya punya abang lho.Boongan sih. Tapi gak apa lah.&lt;br /&gt;Buat Denata ma Lia iriii!!!!!&lt;br /&gt;Aku kangen mereka....&lt;br /&gt;Soulmate aku tuch.... Huhuhu..&lt;br /&gt;Btw, HUT Smansa kemaren jadi ajang reuni bwt aku.&lt;br /&gt;AKu ketemu Andre (si PAPAW!), Lia (LIA! Lia, lho, L-I-A!!!!!!!),trus Inda(masih manis..) dan siapa lagi ya, oh, Ade!!!&lt;br /&gt;Temen SD aku dulu tuhh... Sekarang dia di Smanta. Sekelas ma Lia!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips singkat:&lt;br /&gt;Temen SD jangan dilupain karena mungkin pas SMA dia sekelas ma temen SMP lo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-115890150758740719?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/115890150758740719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/libur-tlah-tiba.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115890150758740719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115890150758740719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/libur-tlah-tiba.html' title='Libur Tlah Tiba!!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-115882675307482850</id><published>2006-09-21T15:15:00.000+07:00</published><updated>2006-09-21T15:19:13.086+07:00</updated><title type='text'>Hal Paliiing Memalukan.......!!!!!!!!!</title><content type='html'>Aku nggak ngerti sama sekali.&lt;br /&gt;Kok bisa-bisanya....&lt;br /&gt;Malu-maluin banget......&lt;br /&gt;Aku emang sering berbuat hal memalukan, tapi ini... nggak bisa diungkapin pake kata-kata!!!&lt;br /&gt;Oke, aku coba memperjelas...&lt;br /&gt;Tadi, waktu istirahat kedua aku jajan sama Echa dan Ayu. Pas jajan biasa aja. Nah, pas pulangnya kita main senggol-senggolan. Yang mulai siapa ya? Pokoknya....&lt;br /&gt;Langsung aja, aku mau nyenggol Echa sambil lari-lari terus nabrak dia, trus.... aku MENTAL  dan JATUH KEDUDUK!!!!!!!&lt;br /&gt;AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;Tepat di lapangan!!! Anjrit banget....&lt;br /&gt;Pas aku bangun aku ngeliat Lydia ketawa-ketawa.Aduuh,masa ada yang liat, sih??? Tapi ternyata...... semua abang dan kakak kelas yang ada di DPR (dibawah pohon rindang) ngeliat!!!&lt;br /&gt;Ayu udah lari di depan aku.&lt;br /&gt;Echa dibelakang.&lt;br /&gt;Aku lari ngejar Ayu.&lt;br /&gt;Sambil lari itu, aku masih bisa ngedenger abang kelas ketwa sampe heboh banget!!!&lt;br /&gt;Antuuuu......&lt;br /&gt;Malu banget!!!!!!!!&lt;br /&gt;Trus dikelas aku, Echa, AYu n Lydia ketawa ngakak abis-abisan. Monic nanya dan..... nyebar deh!!!!&lt;br /&gt;HARI INI NGGAK BAKAL AKU LUPAIIN!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips penting: Jangan pernah main senggol-sengolan ditengah-tengah lapangan!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-115882675307482850?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/115882675307482850/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/hal-paliiing-memalukan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115882675307482850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115882675307482850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/hal-paliiing-memalukan.html' title='Hal Paliiing Memalukan.......!!!!!!!!!'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-115863587620400423</id><published>2006-09-19T10:07:00.000+07:00</published><updated>2006-09-19T10:17:56.216+07:00</updated><title type='text'>Gak tau...</title><content type='html'>Duh, aku gak tau nih mo nulis apaan. Gak ada cerita yang menarik sih. Em... kalo Friendster lagi gak bisa dipake dianggap cerita menarik sih...&lt;br /&gt;Btw,temen friendster aku dikit banget,nih.Napa ya? Aku juga males ngasih fs aku sih, hehe.Trus,kalo ada yg minta add, gak aku layanin. Nah terang aja ya.&lt;br /&gt;Males chatting di mIRC. Aku dulu pernah chatting bego. AKu ngaku-ngaku anak kuliahan, trus jurusan sastra Indonesia. Kira-kira gini:&lt;br /&gt;sherry_girl:gw anak untan&lt;br /&gt;&lt;co&gt;: fakultas apa?&lt;br /&gt;sherry_girl:&lt;nebak&gt; Sastra Indonesia. Lo?&lt;br /&gt;&lt;co&gt;:oh, sama dong. kok aku nggak pernah ketemu kamu?&lt;br /&gt;sherry_girl: hah... iya, ya?&lt;br /&gt;Terang aja, aku cuma asal-asalan! Mulai detik itu, aku nggak pernah ngaku2 cewek kuliahan lagi. Tengsin,ding!&lt;br /&gt;Nah, mIRC nya disconected. Ampuun baru mau chat. Udahan ah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-115863587620400423?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/115863587620400423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/gak-tau.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115863587620400423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115863587620400423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/gak-tau.html' title='Gak tau...'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-115803058366642448</id><published>2006-09-12T09:20:00.000+07:00</published><updated>2006-09-12T10:09:43.696+07:00</updated><title type='text'>Aku dan Motor</title><content type='html'>Aduuuh kangen banget,nih.&lt;br /&gt;Lama nggak nulis. Tapi aku (sekarang pake aku. dan selamanya) punya buanyak banget bahan yg pengen aku ceritain. Oke, nih dibagi dalam poin-poin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sewaktu pulang dari latihan teater di TB, aku ma temen2 teater jalan dulu, mau neler (minum es teler maksudnya). Selama dijalan Monic nglakson2 mulu, udah malem padahal. Sebagai manusia yang nggak rela dikalahin, aku bales nglakson. Gak nanggung2, frekuensinya 100 tiit per menit. gak taunya Dwi yg didepan noleh dan bereenti. Eh, biarin aja. Aku salip, en... Akulah yang terdepan!!! Hahaha!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Masih di hari yg sama dengan hari klakson bego. Ceritanya aku lanjut ke skul, mo praktek bebas. Parkir motor di dalam sekolahan. Pas aku markir masih sepi. Nah, baru kira-kira 15 menit ditinggal,parkiran udah serame pasar ikan. Motor nggak bisa keluar, huhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Eit, masih berkesinambungan,nih.penderitaan motor kejepit belum selese. Pas gue coba keluarin (dengan susah payah, cucuran keringat dan air mata), motor gue mepet ama tanjakan yang cuma sejengkal. Antu banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.LAnjutannya lebih dan jauh memalukan. Aku ditontonin sama cowok-cowok abang kelas yg duduk di bawah pu'un. Bukannya nolongin malah ngeledekin. Trus pake acara sok nolongin padahal cuma numpang lewat. Untung akhirnya ada yang nolongin.&lt;br /&gt;Sial banget,ya aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Ni lain lagi. Ceritanya aku dan my classmates mo pergi ke rumah Cinta. Rumahnya jauh deh, tapi oks banget. Ngumpulnya di sekolah. Aku duluan nih didepan. Trus aku malas lewat jalan yg biasanya, so aku lewat jalan lain yg aku sendiri nggak tau ujungnya mana, cuma tebak2 aja. Trus Lydia udah ada disamping motor aku, nanya "Lewat mana,nih?"&lt;br /&gt;Aku cuma menggeleng penuh penghayatan lalu ketawa geli. Dibelakang motor aku dan Lydia bejibun motor teman2 lain yang ngikutin aku.&lt;br /&gt;Bego na..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Lanjutannya, mungkin gara-gara aku kuwalat, ya, aku nabrak motor ibu-ibu. Nggak nabrak sih, cuma nyerempet. Tapi ibu itu bilang, "Kau nih bodoh, ya?"&lt;br /&gt;Hahaha aku cuma ketawa trauma. Takut juga sih kalo disumpahin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Ceritanya panjang banget,ya. Penderitaan belom selesai. Aku diketawain sama temen-temen pas bereenti di lampu merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pas udah mo deket rumah Cinta, yg didepan kagak berenti. Sibego ini ngikutin aja. Eeeh, rupanya mereka salah jalan, muter. Aku yang bener. Aku ngikutin muter. Dan maki-maki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips nya apa, ya?&lt;br /&gt;Oh, iya. Jangan main-main dengan motor.&lt;br /&gt;Ntar kayak aku.&lt;br /&gt;Aah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-115803058366642448?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/115803058366642448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/aku-dan-motor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115803058366642448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115803058366642448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/09/aku-dan-motor.html' title='Aku dan Motor'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-115604913058024397</id><published>2006-08-20T11:36:00.000+07:00</published><updated>2006-08-20T11:45:30.603+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kenapa gw bilang gitu?&lt;br /&gt;Karena gara-gara kabut asap yang melanda kota,SEKOLAH LIBUR!!!!&lt;br /&gt;HUAHAHAHA!&lt;br /&gt;Upacara peringatan kemerdekaan RI berlangsung damai, bendera berkibar diantara asap.... top banget,deh.&lt;br /&gt;Tapi kok...pas libur gini,asapnya mau habis.Ah...asap dan kabut,lo gue rindukan...&lt;br /&gt;gue mo libur ampe setaun biar gak naek kelas sekalian.&lt;br /&gt;Tips hari ini lumayan singkat:&lt;br /&gt;Kalo mo libur bakar aja hutan secara besar-besaran.;p&lt;br /&gt;(takut disidang menteri kehutanan nih)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-115604913058024397?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/115604913058024397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/08/kenapa-gw-bilang-gitu-karena-gara-gara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115604913058024397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115604913058024397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/08/kenapa-gw-bilang-gitu-karena-gara-gara.html' title=''/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-115545896803514486</id><published>2006-08-13T15:32:00.000+07:00</published><updated>2006-08-13T15:49:28.046+07:00</updated><title type='text'>Kabut yang tak pernah terkuak</title><content type='html'>Saatnya bercerita tentang episode penuh air mata. Kenapa air mata? tentu saja karena kabut asap di kota!!!Bulan berwarna merah di malam hari.&lt;br /&gt;Jangan harap bisa keluar rumah dengan selamat tanpa abu yang seperti ketombe di kepala.&lt;br /&gt;Kehidupan SMA saya ditandai dengan asap yang menutupi kota.oh, iya, bicara soal SMA,saya mengikuti berbagai kegiatan ekskul.Anggap saja pembalasan karena saya hanya ikut pramuka waktu SMP.&lt;br /&gt;Ah,SMA.tidak sekeren yang saya bayangkan sih.tentu saja karena bangunan sekolah yang...(tidak akan saya hina lagi)dan teman-teman yang kabur kemana-mana.tapi tak apa.mengeluh terus tidak akan membuahkan hasil!&lt;br /&gt;ngomong-ngomong apa saya menjadi lebih dewasa setelah sma,ya?saya rasa tidak.saya masih suka main kejar2an dengan adik saya yang menyebalkan,main kejar2an dengan kucing(kejar2an mlulu),dan saya juga masih tidak dibolehkan memakai motor kesekolah (apa hubungannya?).&lt;br /&gt;Yg terakhir,buat saya kesel.oh iya karena saya mau marah maka saya tidak akan menggunakan bahasa formal dengan kata 'saya' lagi di blog saya!(hitung ada berapa saya)&lt;br /&gt;Pake gw aja,ya,tapi saya(ampuuun)nggak pake gw disekolah.aku?sama juga formal.aaaah...kok kayaknya nggak penting.&lt;br /&gt;Tips buat kali ini apa,ya,em...pendek aja:Jangan keluar malam-malam tanpa pakai masker.kena ISPA lho.yee gak percaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-115545896803514486?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/115545896803514486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/08/kabut-yang-tak-pernah-terkuak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115545896803514486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115545896803514486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/08/kabut-yang-tak-pernah-terkuak.html' title='Kabut yang tak pernah terkuak'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-115363860121412048</id><published>2006-07-23T13:44:00.000+07:00</published><updated>2006-07-23T14:10:01.226+07:00</updated><title type='text'>Alasan...+asyiknya jadi siswa SMA</title><content type='html'>Saya udah lama, lama............................ banget nggak ngisi posting di blog ini. Alasannya adalah, karena... karena saya...bukannya nggak lulus, tapi saya sedih karena Mikochin mati!!&lt;br /&gt;Huweeeeeee!!!! Nggak tertahan pedihnya hati ini. Saya sedih dan nangis (beneran, nangis!) nggak pake malu. Saya nggak punya cukup besar hati untuk mengisi blog bertitel mikochin ini selama beberapa minggu. Tetapi setelah saya cukup berbesar hati, eeeh, komputer di rumah malah rusak. Mau ke warnet, eeeh, nggak bisa. Jadi ya gitu deh.&lt;br /&gt;Oh, iya, ada kabar gembira!!! Hahaha!!&lt;br /&gt;Aku senang, aku senang, aku senang, diterima di SMA favorit! Nilai saya emang nggak tinggi tapi yah...lumayan.&lt;br /&gt;Senangnya bisa jadi cewek SMA. Ya meskipun masih junior, sih. Bagian nggak enaknya sih pas MOS aduh capeek! Mana seniornya galak-galak. Eit, tapi sekolah saya termasuk sekolah yang asyik, lho. Nggak ada tuh acara kepang-kepang rambut atau tas dari karung segala macam. Lebih intelek!Senior juga cuma galak pas MOS diluar baik kok. Saya nggak menyesal masuk kesana meski awalnya rada ragu gitu.Ternyata asyik! Cuma ada dua kecewa saya:&lt;br /&gt;1. Saya nggak satu sekolah sama temen2 deket saya. Yaaah... kita pada mencar gitu deh. Sayang, ya.&lt;br /&gt;2. Gedung sekolahnya jelek!!! Ya ampun... dari luar kelihatannya keren, tetapi didalam...siapa tahu!Untungnya bangunan barunya sudah hampir selesai, jadi saya nggak tinggal dikelas jelek lagi.&lt;br /&gt;Oh, iya, karena saya belum puas, jai saya mau bilang kalau,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUE SEKARANG SMA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-115363860121412048?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/115363860121412048/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/07/alasanasyiknya-jadi-siswa-sma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115363860121412048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/115363860121412048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/07/alasanasyiknya-jadi-siswa-sma.html' title='Alasan...+asyiknya jadi siswa SMA'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-114869283380945539</id><published>2006-05-27T08:11:00.000+07:00</published><updated>2006-05-27T08:20:33.820+07:00</updated><title type='text'>Pembolosan</title><content type='html'>Hari ini saya masuk sekolah. Hei buat apa? Kan udah ujian. Tapi karena saya anak yang baik serta berbakti pada nusa dan bangsa, saya masuk. Em... nggak guna juga sih, abisnya pengumuman nggak saya dengar jelas. Intinya, bagus nggak usah sekolah ajaaa!!&lt;br /&gt;Bisa dibilang saya kadang-kadang suka kabur dari sekolah. Nih, beberapa tips andalan saya.&lt;br /&gt;1.Liat keadaan dulu. Ada guru nggak?Ada temen yang ember nggak? Trs mau kemana? Kan bisa ikutan temen yang juga mau kabur.&lt;br /&gt;2. Experience is the  best teacher.Temen saya ada yang ketauan waktu mau kabur.Nah, makanya kira-kira dulu.&lt;br /&gt;3.Cek dompet! Saya pernah jalan kemana... gitu kabur dari sekolah, ternyata lupa bawa dompet! Untung ada teman saya. Fuuh...&lt;br /&gt;4.Modal nekat. Kalo dikit-dikit takut, hiii kerupuk!!!&lt;br /&gt;Kalau nggak bisa dari semua tips, bagusan bolos aja sekalian!!(Saya nggak mengajarkan lo ya. Cuma memberi tips.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-114869283380945539?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/114869283380945539/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/pembolosan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114869283380945539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114869283380945539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/pembolosan.html' title='Pembolosan'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-114844735280379657</id><published>2006-05-24T11:58:00.000+07:00</published><updated>2006-05-24T12:09:12.813+07:00</updated><title type='text'>Yeah! </title><content type='html'>Sudah bebas.........&lt;br /&gt;Ya, saya bebas dari segala macam tetek bengek pelajaran dan sekarang saatnya santai....... setidaknya masih ada sebulan untuk tahu apakah nilai saya jeblok atau nggak.&lt;br /&gt;Jadi pengen penyegaran,nih.Harus kegramedia, nih. Mau cari buku ah.Eit.... selipin tips mencari buku yang keren dulu,ya.&lt;br /&gt;1. Dari judul. Misalnya judulnya "WC Berhantu", kayaknya isinya nggak oke, ya?&lt;br /&gt;2. Covernya. Kalau misalnya dari gambar depannya aja udah aneh, apalagi isinya?? (Ingat pepatah, "Don't judge a book from its cover"? Abaikan aja!!)&lt;br /&gt;3. Pengarangnya. Kalau udah kenal ma pengarangnya, minta gratis aja! Maksudnya, kalo tau pengarangnya keren, pasti bukunya juga keren, kan? Nanti kalau buku saya keluar, beli ya.&lt;br /&gt;4. Penerbitnya. Penerbit pedagang kaki lima. Yah... hati-hati dirazia aja, deh. (??)&lt;br /&gt;5. Harganya. Kalau murah....... ya murahan! Ya nggak juga sih. Tapi biasanya sih gitu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-114844735280379657?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/114844735280379657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/yeah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114844735280379657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114844735280379657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/yeah.html' title='Yeah! &lt;Buku Keren&gt;'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-114750314115882756</id><published>2006-05-13T13:39:00.000+07:00</published><updated>2006-05-13T13:52:21.170+07:00</updated><title type='text'>Film</title><content type='html'>Saya jadi pengen nonton film, nih. Tapi, emang dibolehin? Minggu depan ujian nasional, nah, sekarang nonton film. Kalau saya pikir sih nggaj ngaruh, tapi kesannya santai banget, ya. Iya kalau lulus. Kalau nggak? Wah, suram banget masa depan.&lt;br /&gt;Intinya saya pengen nonton film dibioskop. Mission Impossible 3 juga boleh. Karena tipe-tipe film keren menurut saya, adalah:&lt;br /&gt;1. Yang menegangkan. Kalau nggak tegang bukan film. Sinetron!&lt;br /&gt;2. Ada adegan fighting-nya. Kalau nggak apa gunanya buat film? Bakar saja. Hancurkan dan segera buang! (hehehe)&lt;br /&gt;3. Nggak bisa ditebak akhirnya. Maksudnya kalau dari judulnya "Tikus Makan Sabun", jalan cerita dan endingnya sudah jelas, kan?&lt;br /&gt;4. Kalo bisa semakin banyak trik-triknya. Kan kereeeen tuh.&lt;br /&gt;5. Pemainnya oke. Kalau mukanya nggak menarik, mending saya yang main film itu.&lt;br /&gt;Masih banyak sih, tapi kalau disebutin satu-satu nggak bakaln abis, deh.&lt;br /&gt;Oh, iya. Tips saya, kalau mau nonton film, perhatiin aja poin-poin diatas. Misalnya wajah pemainnya nggak oke, bikin sakit mata aja, kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-114750314115882756?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/114750314115882756/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/film.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114750314115882756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114750314115882756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/film.html' title='Film'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-114697846089750573</id><published>2006-05-07T11:53:00.000+07:00</published><updated>2006-05-07T12:07:40.906+07:00</updated><title type='text'>Tips Kecil Seputar Ujian</title><content type='html'>Kan lagi musim-musimnya ujian, nih. Saya mau kasih tips-tips biar nilai kita bagus. Beberapa ilmu teman saya, saya contek nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Belajar&lt;br /&gt;Ya namanya mau pinter ya harus belajar! Tapi, menurut saya, belajar itu jauh-jauuuh hari sebelum ujian. Frekuensinya ditingkatin. Nah, pas mau beberapa langkah menjelang ujian, tinggal kerjain aja soal-soal yang dikasih guru. Pasti berhasil. (Berhasil tidak dijamin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Nyontek&lt;br /&gt;Ini penting banget nih. Sebagai pelajar SMP atau SMA yang normal, nggak mungkin kan nggak pernah nyontek. Ini dilakukan kalau otak sudah nggak bisa kompromi. Nyontek juga perlu keahlian lho. Nih, saya kasih beberapa cara yang teman saya lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Gunakan properti yang ada&lt;br /&gt;Misalnya jam tangan ato kartu ujian yang sudah dilaminating. Kalo pas ketiban rejeki dapat didekat jendela dan dipanggang ama matahari, ya manfaatin aja. Contohnya, jam itu ditaruh di cahaya, trus pantulin ke teman yang mau diincar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Gunakan tuntutan alam&lt;br /&gt;Apa guna wc disekolah?Pas kepepet nggak punya ide buat nyontek sebab pengawasnya nyeremin banget, ke toilet aja. Nah, pas pulang ke kelas kan diliatin sama satu kelas ("Oh, ini ya yang sering bocor. Pup atau cuma kentut, ya?")gunakan mulut. Ngomong sama temen misalnya: "24, 25!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-114697846089750573?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/114697846089750573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/tips-kecil-seputar-ujian.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114697846089750573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114697846089750573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/tips-kecil-seputar-ujian.html' title='Tips Kecil Seputar Ujian'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27668324.post-114697674449840128</id><published>2006-05-07T01:37:00.000+07:00</published><updated>2006-05-07T11:39:04.513+07:00</updated><title type='text'>Asal usul nama</title><content type='html'>Sebenarnya sih, blog ini dipropagandakan untuk memberikan tips-tips sehari-hari sesuai pengalaman. Tetapi karena ini posting pertama, jadi kayaknya Saya musti kasih penjelasan dulu, deh.&lt;br /&gt;Sebenarnya saya ini pecinta-cinta-cinta-cinta-cinta bangeet.... ma kucing. Nah, saya punya kucing cewek(betina, maksudnya) namanya Blacketet. Si Blacketet ini--panggilan sayangnya Ketet--sering banget bunting. Wah, sampai kewalahan cuma untuk ngurusin anaknya yang kemudian&lt;br /&gt;MATI, atau pernah&lt;br /&gt;BUTA, juga pernah&lt;br /&gt;DIBUANG.&lt;br /&gt;Ampuun....&lt;br /&gt;Tapi yang terakhir ini, anaknya survive!! Wah, senang banget saya. Anaknya ada empat. Choppie, Chiko, Pci-Pci, sama ini yang paling saya sayang; Mikochin. Nah, kira-kira gitu deh, asal-usul nama blog ini. Wah, nggak penting banget kali ya. He-he-he.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27668324-114697674449840128?l=mikochin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mikochin.blogspot.com/feeds/114697674449840128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/asal-usul-nama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114697674449840128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27668324/posts/default/114697674449840128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mikochin.blogspot.com/2006/05/asal-usul-nama.html' title='Asal usul nama'/><author><name>Mikochin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477659590640874791</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://1.bp.blogspot.com/-LH7Ak4lCgVU/TeAi0kf0fJI/AAAAAAAAAGM/n6IveAI1cUI/s220/apasih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
